Laba Bersih Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Turun 24% di 2024
JAKARTA. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) melaporkan pendapatan dan laba bersih yang kurang mengesankan di sepanjang tahun 2024.
JAKARTA. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) melaporkan pendapatan dan laba bersih yang kurang mengesankan di sepanjang tahun 2024.
Tekanan jual meningkat seiring pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang kemarin hampir menjebol Rp 17.000.
Pola musiman kembali terulang untuk mencari pinjaman tunai guna memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadan.
Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar AS. Keputusan BI menahan suku bunga belum sepenuhnya meredam tekanan.
Prospek Unilever Indonesia (UNVR) di 2026 hadapi tantangan berat. Persaingan ketat dan daya beli melemah jadi ancaman serius.
Skala transaksi dinilai belum menghasilkan operating leverage yang cukup untuk menutup struktur biaya tetap industri infrastruktur pembayaran.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) meluncurkan layanan komersial 5G dengan merek IRA atau Internet Rakyat pada Kamis (19/2).
Ditjen Perikanan Tangkap KKP mencatat produksi perikanan tangkap Januari sampai Maret 2026 mencapai sekitar 7,3 juta ton.
Potensi kenaikan emas Antam di Ramadan-Idulfitri menarik, tapi sentimen The Fed dan dolar AS bisa pengaruhi.
Data panel harga Bapanas harga rata-rata nasional cabai rawit merah per Kamis (19/2) Rp 76.198 per kg, masih 33,68% di atas HAP.
Anggaran pemulihan bencana Sumatra yang terjadi pada pertengahan Desember 2025 membengkak jadi Rp 75 triliun.