Lagi-Lagi, BUMN Bikin Kualitas Kredit Jeblok

Kamis, 03 Februari 2022 | 07:23 WIB
Lagi-Lagi, BUMN Bikin Kualitas Kredit Jeblok
[ILUSTRASI. Workers clean a Garuda Indonesia's Boeing 737-800 NG aeroplane at the Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, at Soekarno-Hatta International airport near Jakarta, Indonesia, January 21, 2022. REUTERS/Willy Kurniawan]
Reporter: Herry Prasetyo, Maizal Walfajri | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Deja vu. Lagi-lagi perusahaan pelat merah berada di ujung tanduk. Setelah Garuda Indonesia (GIAA) berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU),  giliran Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bernasib serupa karena tak kuasa lagi menanggung beban utang.

Cerita pun berulang. Memburuknya kemampuan membayar utang dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut berdampak terhadap kualitas kredit di perbankan. Terlebih, baik GIAA maupun WSBP sama-sama memiliki kredit yang cukup besar dari perbankan, terutama bank BUMN (lihat tabel). 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Kinerja Amman Mineral Internasional (AMMN) Terangkat Tambahan Produksi
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:15 WIB

Kinerja Amman Mineral Internasional (AMMN) Terangkat Tambahan Produksi

Maybank Sekuritas memangkas laba AMMN hingga 28,4% untuk 2026. Ketahui alasan utama revisi turun ini sebelum berinvestasi.

Dolar AS Terus Menguat, Rupiah Tertekan Krisis Kepercayaan?
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:00 WIB

Dolar AS Terus Menguat, Rupiah Tertekan Krisis Kepercayaan?

Rupiah terpuruk ke Rp 18.188/dolar AS. Sentimen domestik jadi pemicu krisis kepercayaan. Analis ungkap proyeksi rupiah pada Selasa.

Pembiayaan Mobil Bekas Tertekan
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:30 WIB

Pembiayaan Mobil Bekas Tertekan

Pelemahan daya beli dan mobil listrik jadi penghalang.                                                     

KAI Tuntaskan Pengadaan Kereta Komuter dari INKA
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:30 WIB

KAI Tuntaskan Pengadaan Kereta Komuter dari INKA

Salah satu proyek utama yang tengah berjalan adalah pengadaan 192 unit kereta atau 16 trainset KRL baru dari INKA.

Aturan E-Commerce Resmi Berlaku
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:25 WIB

Aturan E-Commerce Resmi Berlaku

Menteri Perdagangan Budi Santoso menerbitkan Permendag Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

Bisnis Kawasan Industri Ditopang Investor Asing
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:20 WIB

Bisnis Kawasan Industri Ditopang Investor Asing

Permintaan dari investor asing masih lebih dominan dibandingkan investor domestik. Selain itu, tren relokasi industri, ekspansi supply chain,

Sejumlah Dapur MBG Berhenti Operasional
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:15 WIB

Sejumlah Dapur MBG Berhenti Operasional

Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyalurkan Rp 5 triliun untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah Membatalkan Gross Split di Minerba
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:10 WIB

Pemerintah Membatalkan Gross Split di Minerba

Kepastian hukum dan konsistensi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dinilai penting untuk menjaga iklim investasi.

Evaluasi Layanan Ibadah Haji
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:00 WIB

Evaluasi Layanan Ibadah Haji

Usai puncak haji Kementerian Haji dan Umrah memetakan sejumlah masukan hingga rekomendasi untuk layanan ibadah haji berikutnya.

Asuransi Bidik Peluang dari Kenaikan Imbal Hasil
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:00 WIB

Asuransi Bidik Peluang dari Kenaikan Imbal Hasil

Imbal hasil domestik naik, perusahaan asuransi bidik peluang investasi lebih tinggi. Pelajari strategi mereka untuk meraup keuntungan.

INDEKS BERITA

Terpopuler