Lanjutkan Penguatan, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Di 6.381,95

Rabu, 11 September 2019 | 18:15 WIB
Lanjutkan Penguatan, IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Di 6.381,95
[ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia]
Reporter: Benedicta Prima | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan. IHSG hari ini ditutup menguat 45,28 poin atau 0,71% ke 6.381,95 di akhir perdagangan.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji, ada tiga katalis positif yang menopang pergerakan IHSG hari ini.

Pertama, sentimen perang dagang Amerika Serikat (AS)-China mereda. Kedua negara tersebut sepakat untuk menggelar pertemuan tingkat tinggi awal Oktober di Washington.

Baca Juga: Menguat 0,71%, ini katalis positif yang menyokong IHSG

Kedua, rezim suku bunga tinggi global berakhir pasca sikap dovish dari Federal Reserve (The Fed), bank sentral AS. "Ini juga disikapi positif oleh pelaku pasar global," kata Nafan kepada Kontan.co.id.

Ketiga, rencana pertemuan OPEC juga mendapat respons positif dari pelaku pasar, karena komitmen dari Arab Saudi untuk membatasi produksi minyak. Sehingga, ada potensi penguatan harga minyak dunia.

"Penguatan harga komoditas global selain minyak juga memberi katalis positif bagi IHSG," imbuh Nafan.

Baca Juga: IHSG menguat 0,71% ke 6.381 di akhir perdagangan Rabu (11/9)

Dalam perdagangan hari ini sebanyak sembilan sektor saham menopang IHSG, sedangkan satu sektor yakni sektor consumer goods tergelincir ke zona merah dengan pelemahan 0,11%.

Sektor-sektor dengan penguatan terbesar adalah sektor aneka industri yang menguat 3,09%, sektor konstruksi menguat 1,57%, dan sektor pertambangan menguat 1,22%.

Tapi, investor asing masih mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 237,89 miliar di seluruh pasar.

Bagikan

Berita Terbaru

Tekanan Jual Masih Kencang, IHSG Melemah 3,28% Dalam Sepekan
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Tekanan Jual Masih Kencang, IHSG Melemah 3,28% Dalam Sepekan

Dalam sepekan, IHSG masih terkoreksi sebesar -3,28%. Selama sepekan ini, koreksi IHSG didominasi oleh tekanan jual yang relatif meningkat.

Valas Safe Haven Tertekan Indeks Dolar AS
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Valas Safe Haven Tertekan Indeks Dolar AS

Di tengah penguatan indeks dolar AS (DXY), prospek JPY dan CHF berada di bawah bayang-bayang dominasi dolar AS. ​

Guyur Anak Usaha Rp 6,45 Triliun, Prospek EMAS Semakin Bernas
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Guyur Anak Usaha Rp 6,45 Triliun, Prospek EMAS Semakin Bernas

Dana tersebut akan digunakan belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex) PT Pani Industri Nusantara.

Strategi Bos Trisula Textile Industries (BELL):  Menakar Risiko Lewat Saham dan Emas
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Strategi Bos Trisula Textile Industries (BELL): Menakar Risiko Lewat Saham dan Emas

Potensi keuntungan tetap menjadi pertimbangan, tetapi tingkat risiko dari instrumen yang dipilih juga perlu diperhatikan.​

Strategi Sido Muncul (SIDO) Menyehatkan Kinerja
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:43 WIB

Strategi Sido Muncul (SIDO) Menyehatkan Kinerja

Penjualan SIDO pada semester I-2026 turun sekitar 20% secara tahunan. Penjualan herbal dan suplemen turun 41% menjadi sekitar Rp 639 miliar.​

Bisnis Mobil Bekas Auksi MPMX Melandai, Ini Penyebabnya
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Bisnis Mobil Bekas Auksi MPMX Melandai, Ini Penyebabnya

Kenaikan harga bahan bakar solar ternyata ikut memengaruhi minat konsumen terhadap mobil bekas bermesin diesel.

Reshuffle Lagi
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Reshuffle Lagi

Kita berharap sistem demokrasi bisa kembali berjalan, kritik keras bukan dijawab dengan pemblokiran akun, tapi tanggapan yang lebih membangun.

Indikasi Fenomena Makan Tabungan Menguat Lagi
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 04:45 WIB

Indikasi Fenomena Makan Tabungan Menguat Lagi

Pertumbuhan simpanan nasabah dengan nominal di bawah Rp 100 juta yang melambat menjadi 4,7% secara tahunan pada Juli 2026

Bank Kecil Menjaga Laju Bisnis Kredit
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Bank Kecil Menjaga Laju Bisnis Kredit

Bank kecil tetap ekspansif di tengah tekanan ekonomi.                                                    

Bensin Batubara dan Ujian Ekonomi Hilirisasi
| Sabtu, 03 Oktober 2026 | 04:18 WIB

Bensin Batubara dan Ujian Ekonomi Hilirisasi

Pabrik coal-to-liquids (CTL) memerlukan modal besar yang baru kembali setelah bertahun-tahun beroperasi.

INDEKS BERITA

Terpopuler