Literasi dan Inklusi

Sabtu, 25 Maret 2023 | 08:00 WIB
Literasi dan Inklusi
[]
Reporter: Harris Hadinata | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mungkin para pembaca KONTAN sudah tahu, saat ini KONTAN tengah melaksanakan program Jelajah Ekonomi Desa. Tim KONTAN mengunjungi sejumlah desa yang didapuk sebagai desa maju di Indonesia dan menelisik geliat ekonomi di desa tersebut. 

Meski sudah mendapat predikat sebagai desa maju, akses masyarakat ke sistem keuangan di sejumlah desa belum benar-benar terbuka. Untuk berurusan dengan bank misalnya, penduduk di sejumlah desa harus pergi ke bank di kota terdekat.

Jadi tidak heran, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih merasa perlu menggencarkan program literasi dan inklusi keuangan. Saking pentingnya hal ini, OJK menerbitkan Peraturan OJK (POJK) baru tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan Masyarakat.

POJK yang diundangkan pada 28 Februari 2023 ini antara lain mewajibkan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) menyusun dan melaksanakan program literasi dan inklusi keuangan ke masyarakat. Ini antara lain untuk mencegah konsumen dan masyarakat mengalami rugi akibat tawaran produk keuangan yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, POJK baru ini diharapkan membantu mencapai target indeks inklusi keuangan sebesar 90% di 2024. Sekadar info, indeks inklusi keuangan di 2022 masih sebesar 85,10%, naik dari 76,19% pada 2019.Sementara indeks literasi keuangan di 2022 mencapai 49,68%, lebih tinggi dari posisi di 2019, yaitu 38,03%. 

Memang, jumlah masyarakat yang melek produk keuangan saat ini sudah semakin banyak. KSEI mencatat, jumlah investor di pasar modal saat ini sudah tembus Rp 10 juta. Tapi bukan berarti program literasi dan inklusi keuangan sudah tidak diperlukan lagi.

Nyatanya, masih banyak investor atau nasabah yang kecele dan akhirnya terjebak di tawaran investasi palsu atau produk keuangan yang tidak jelas. Apalagi, saat ini banyak produk keuangan model baru yang memanfaatkan teknologi.

Di luar dari perluasan program literasi dan inklusi keuangan, pengawasan dan penegakan aturan industri keuangan juga perlu diterapkan dengan baik. Tidak dapat dipungkiri, banyak kejadian yang merugikan investor atau nasabah dilakukan oleh perusahaan keuangan resmi dan mendapat izin dari otoritas. 

Jadi, selain meminta masyarakat belajar dan lebih waspada, OJK dan lembaga pengawas di industri keuangan juga perlu lebih cermat mengawasi lembaga keuangan.

Bagikan

Berita Terbaru

Konversi Utang Rp 4,35 Triliun, UNSP Menggelar Private Placement
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:29 WIB

Konversi Utang Rp 4,35 Triliun, UNSP Menggelar Private Placement

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menerbitkan sebanyak 145 miliar saham baru Seri B atau setara 580,17% dari modal ditempatkan dan disetor

Bisnis Inti Masih Jadi Penopang Laba Emiten BUMN
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:24 WIB

Bisnis Inti Masih Jadi Penopang Laba Emiten BUMN

Kehadiran Danantara belum jadi penopang kinerja emiten BUMN di sepanjang semester pertama tahun ini.

Ekspansi Bisnis Logistik Tahan Laba Bersih Adi Sarana Armada (ASSA)
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:20 WIB

Ekspansi Bisnis Logistik Tahan Laba Bersih Adi Sarana Armada (ASSA)

Penurunan laba bersih dipicu sejumlah faktor, termasuk investasi awal pada proyek-proyek baru di sektor logistik.

Pasar Saham Tak Seksi, Aksi IPO Semakin Sepi
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Pasar Saham Tak Seksi, Aksi IPO Semakin Sepi

Target jumlah penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO). yang ditetapkan BEI di tahun ini kemungkinan tidak tercapai.

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Menjelang Akhir Pekan (7/8)
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:50 WIB

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Menjelang Akhir Pekan (7/8)

IHSG mengakumulasi kenaikan 2,54% dalam sepekan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih melemah 26,64%.​

Modal Ventura Belum Agresif Menambah Investasi
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45 WIB

Modal Ventura Belum Agresif Menambah Investasi

Hingga akhir Juni 2026, pembiayaan modal ventura terkoreksi 0,48% secara tahunan menjadi Rp 16,28 triliun.

Astrindo Nusantara (BIPI) Memacu Bisnis di Paruh Kedua
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:30 WIB

Astrindo Nusantara (BIPI) Memacu Bisnis di Paruh Kedua

Penjualan batubara masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 80,86% terhadap total pendapatan BIPI pada semester pertama tahun ini.

Tablet Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru
| Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:20 WIB

Tablet Menjadi Mesin Pertumbuhan Baru

Pertumbuhan ini menjadikan pasar tablet mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan sebagian besar kategori perangkat elektronik konsumen.

Cadangan Devisa Menipis, Seberapa Kuat Rupiah Bertahan?
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Cadangan Devisa Menipis, Seberapa Kuat Rupiah Bertahan?

Pergerakan rupiah di kuartal III-2026 diproyeksikan masih berada dalam fase bearish karena tekanan ekonomi yang melanda.

Harga Tembaga Dunia Naik 18% Sepanjang 2026, AMMN dan MDKA Jadi Penerima Manfaat
| Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Harga Tembaga Dunia Naik 18% Sepanjang 2026, AMMN dan MDKA Jadi Penerima Manfaat

Kenaikan harga tembaga mencerminkan ekspektasi pasar terhadap permintaan yang tetap kuat di tengah kondisi pasokan global yang relatif terbatas.

INDEKS BERITA

Terpopuler