Margin Bunga Tergerus, Non-Bunga Topang Laba
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada yang bergeser di laporan keuangan bank-bank besar awal tahun 2026. Pendapatan bunga bersih atawa net interest income (NII) belum optimal, terutama bank swasta. Alhasil, pertumbuhan laba lebih ditopang oleh performa pendapatan non bunga saat biaya provisi menyusut.
Bank Central Asia (BCA) misalnya, mencatat NII sebesar Rp 12,8 triliun di dua bulan pertama tahun 2026, susut 0,14% secara tahunan. Ini membuat laba bersih hanya naik 2,81% meski pendapatan non bunga tumbuh 13,2% dan biaya provisi turun 18,7% secara tahunan.
