Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:10 WIB
Bonus atau Beban?Bila pemerintah gagal menciptakan lapangan kerja yang memadai, tenaga kerja produktif tidak bisa jadi bonus demografi.
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 05:00 WIB
Perpres Transportasi Online Menunggu Aksi Merger GOTO dan GrabIndikasi Peraturan Presiden soal transportasi online lebih condong menguntungkan para pengemudi online.
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:32 WIB
Rasio Pajak dan Cermin Keberanian KekuasaanNegara yang besar bukan negara yang pandai membuat target, melainkan negara yang berani menagih tanggung jawab dari yang paling mampu.
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:10 WIB
Dugaan Rekayasa dan Skema Ponzi DSIDSI berhasil menghimpun dana masyarakat Rp 7,48 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 6,2 triliun sempat dibayarkan sebagai imbal hasil.
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 04:00 WIB
Ramadan Menekan Bisnis Gadai EmasTekanan musiman masih membayangi gadai emas.  
| Jumat, 16 Januari 2026 | 11:00 WIB
Saham Prajogo Pangestu Mayoritas Melempem di Awal 2026, Investor Lebih SelektifSaham afiliasi Prajogo Pangestu melemah di awal Januari 2026, Analisis menyebut kondisi ini dalam fase konsolidasi.
| Jumat, 16 Januari 2026 | 09:13 WIB
United Tractors (UNTR) Hentikan Periode Buyback SahamPT United Tractors Tbk (UNTR) menuntaskan pelaksanaan pembelian kembali saham alias buyback sejak 14 Januari 2026.
| Jumat, 16 Januari 2026 | 08:56 WIB
Bintang Cahaya Investment Resmi Jadi Pengendali Agro Yasa Lestari (AYLS)Setelah merampungkan proses akuisisi saham, PT Bintang Cahaya Investment resmi jadi pengendali baru PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS).
| Jumat, 16 Januari 2026 | 08:51 WIB
Menguat 1,55% Dalam Sepekan, Laju IHSG Ditopang Harga KomoditasDalam sepekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengakumulasi penguatan 1,55%. Faktor domestik dan global, jadi sentimen pendorong IHSG.
| Jumat, 16 Januari 2026 | 08:43 WIB
Rencana Pemangkasan Komisi Aplikasi Bisa Menekan Kinerja GOTOWacana penurunan komisi tersebut berpotensi menekan kinerja keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Terpopuler | ||||||
