Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Minggu, 19 April 2026 | 07:00 WIB
Kunci Sukses Investasi ala Presiden Diretur Valbury Futures: Membaca Momentum HargaMulai dari tontonan Wall Street, kini Presiden Direktur Valbury ungkap strategi diversifikasi portofolio. Simak rahasia untung ribuan persen!
| Minggu, 19 April 2026 | 06:20 WIB
Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Bidik Marketing Sales Tumbuh 31% di Tahun IniTarget tersebut akan dicapai dengan melakukan pendekatan yang selektif dan juga adaptif terhadap dinamika pasar.
| Minggu, 19 April 2026 | 06:15 WIB
Industri Ban Memangkas Pemakaian EnergiIndustri ban yang menggunakan energi besar untuk produksi berupaya melakukan transisi energi dengan berbagai upaya.
| Minggu, 19 April 2026 | 06:05 WIB
Konflik Timur Tengah Mengobok Rantai Pasok Pupuk DuniaGangguan distribusi barang di Selat Hormuz berdampak pada pasokan bahan baku pupuk, yang berimbas pada kenaikan harga di pasaran.
| Minggu, 19 April 2026 | 05:56 WIB
Segmen Residensial Turun, ,Segmen Recurring Income Bakal Topang Kinerja CTRACTRA melakukan diversifikasi bisnis yang tersebar di 34 kota juga memberikan fleksibilitas dalam menghadapi siklus produk.
| Minggu, 19 April 2026 | 05:10 WIB
Mengangkut Cuan dari Usaha Jasa PindahanLayanan jasa pindahan rumah atau kantor makin banyak dicari. Pelaku usaha mulai mengintip peluang, apalagi melihat omzet yang menggiurkan.
| Sabtu, 18 April 2026 | 10:20 WIB
Lewat Olahraga, Bos Valbury Asia Futures Ini, Bangun Kedekatan dan Soliditas TimIni membuka ruang komunikasi yang lebih jujur dan nyaman, sehingga masukan atau ide dari rekan-rekan bisa tersampaikan dengan lebih cepat.
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:15 WIB
Polemik Haji Klik CepatPolemik war ticket haji menegaskan satu hal: persoalan antrean memang mendesak, tetapi solusi tidak boleh lahir dari ketergesaan.
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:05 WIB
Mengkreasi Instrumen Moneter Valuta AsingStatus finansial SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dalam valas lebih kokoh dari sekuritas dan sukuk valas BI.
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:00 WIB
Dampak Geopolitik, Industri Barang Mewah Melambat, Pertumbuhan Cuma 2%-4%Ketidakpastian global pukul industri barang mewah. Proyeksi pertumbuhan hanya 2-4% di 2026. Bagaimana nasib koleksi Anda ke depan? | ||||||
