Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Senin, 13 April 2026 | 04:35 WIB
Ekonomi Sulit, Urun Dana Perketat Seleksi PenerbitIndustri securities crowdfunding atau urun dana semakin memerhatikan kualitas penerbitan efek demi menjaga kepercayaan investor.
| Senin, 13 April 2026 | 04:30 WIB
Utang Negara Naik, Risiko MeningkatBiaya utang pemerintah berpotensi naik akibat tekanan global dan rupiah.
| Senin, 13 April 2026 | 04:20 WIB
Mitra Keluarga (MIKA) Merawat Kinerja Tetap SehatPertumbuhan industri rumahsakit di 2026 ditopang oleh kesadaran masyarakat yang meningkat terhadap layanan kesehatan.
| Senin, 13 April 2026 | 04:00 WIB
Hilirisasi Belum Signifikan Mendorong PDBInvestasi hilirisasi capai Rp 584,1 triliun, namun kontribusi ke PDB masih minim. Ada apa di balik angka ini?
| Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB
Reli Saham EMTK; Ada Peluang Kenaikan Berlanjut tapi Waspadai Risiko Profit TakingPergeseran haluan EMTK dari sekadar di bisnis penyiaran konvensional menjadi raksasa multisektor berbuah manis.
| Minggu, 12 April 2026 | 12:08 WIB
WIFI Siap Alokasikan Duit Rights Issue Hampir Rp 6 Triliun untuk Internet RakyatWIFI menargetkan pembangunan 5.500 titik atau sites IRA tahun 2026. Adapun potensi menjangkau hingga 5 juta pelanggan sampai akhir tahun 2026.
| Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB
Ambisi B50 Terus Menuai Penolakan! Beban Subsidi Biodiesel bisa Capai Rp 29 TriliunNegara berpotensi kehilangan penerimaan dari pos pajak dan bea keluar senilai Rp 11,9 triliun hingga Rp 14,6 triliun.
| Minggu, 12 April 2026 | 10:35 WIB
Kondisi Ekonomi Menantang di Kuartal II-2026, Tiga Hal Perlu Diwaspadai MasyarakatCEO Confidence Index (ICCI) kuartal II-2026 terjerembap ke level 2,99, ini rekor terendah sejak Juli 2020.
| Minggu, 12 April 2026 | 09:25 WIB
Right Issue RMKO Memicu Harapan Jangka Pendek, namun Ketidakpastian Masih TinggiRights issue RMKO ditujukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan likuiditas.
| Minggu, 12 April 2026 | 08:35 WIB
Harga BBM Subsidi Tidak Akan Dinaikkan, APBN Sulit Bertahan & Pertamina Jadi BantalanHarusnya peran Pertamina dalam menyerap efek lonjakan harga BBM lebih menyerupai "pembeli waktu" ketimbang penahan beban permanen. | ||||||
