Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Senin, 16 Maret 2026 | 09:13 WIB
Jaga Likuiditas Saham, Emiten Menggelar Aksi BuybackHingga pertengahan Maret tahun ini, sudah ada beberapa emiten yang sedang dan berencana melaksanakan aksi buyback saham.
| Senin, 16 Maret 2026 | 09:05 WIB
Laba PRDA Tergerus 23%, Ini Fokus Ekspansi Prodia dan Rekomendasi SahamnyaPenurunan laba bersih PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) murni dipicu oleh siklus normalisasi permintaan pasca-pandemi.
| Senin, 16 Maret 2026 | 09:03 WIB
OJK Menargetkan Nilai Kapitalisasi Bursa Indonesia Bisa Tembus Rp 25.000 TriliunPada 2031, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan nilai kapitalisasi pasar atau market cap bursa saham Indonesia mencapai Rp 25.000 triliun.
| Senin, 16 Maret 2026 | 08:25 WIB
Buyback Jadi Sinyal Optimisme, Fair Value Saham ADRO Ditaksir Rp 2.600–Rp 2.800Arus kas yang masih kuat dari bisnis batubara membuka ruang bagi ADRO untuk tetap membagikan dividen yang menarik bagi investor.
| Senin, 16 Maret 2026 | 06:45 WIB
Saham Emiten Batubara Terjepit Perang dan Kuota ProduksiSentimen perang Timur Tengah dan pemangkasan kuota produksi nasional dapat mempengaruhi permintaan dan harga batubara
| Senin, 16 Maret 2026 | 06:16 WIB
TOBA Siapkan Duit US$ 200 Juta Garap Pengolahan LimbahTOBA siapkan US$200 juta untuk bisnis pengelolaan limbah, targetkan pertumbuhan di 2026. Simak bagaimana strategi TOBA tahun ini
| Senin, 16 Maret 2026 | 06:00 WIB
Harga Minyak Bertahan di Level Tinggi, Selat Hormuz Jadi KunciPulau Kharg punya peran vital lantaran memegang kendali atas 2,79 juta hingga 2,97 juta barel ekspor minyak Iran.
| Senin, 16 Maret 2026 | 05:20 WIB
Mengawali Pekan Pendek, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (16/3)Kenaikan harga minyak dunia juga menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap dampak ke kondisi fiskal domestik.
| Senin, 16 Maret 2026 | 04:00 WIB
Potensi Nilai Zakat Fitrah Tahun ini MenurunLembaga riset Ideas memproyeksikan potensi zakat fitrah tahun ini berkisar Rp 6,4 triliun hingga Rp 7,1 triliun.
| Senin, 16 Maret 2026 | 04:00 WIB
Kepolisian Pakai Pasal Penganiayaan Berat Ungkap Penyiraman Air Keras Andrie YunusKorban penyiraman air keras yakni Wakil Kontras, Andrie Yunus aktif mengadvokasi isu terkait reformasi militer. Terpopuler | ||||||
