Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Jumat, 20 Maret 2026 | 22:58 WIB
Perang AS-Iran Memanas, Harga Batubara Sudah Tembus US$ 145 per TonHarga batubara di pasar global terus menunjukkan penguatan signifikan di tengah tensi geopolitik di Timur Tengah.
| Jumat, 20 Maret 2026 | 22:42 WIB
Petinggi Negara di Timur Tengah Bahas Serangan Iran ke Kilang, Harga Minyak MelonjakDi sepanjang tahun berjalan 2026, harga minyak WTI sudah melambung 68,73%. Sedangkan harga minyak Brent sudah melejit 80,59%. .
| Jumat, 20 Maret 2026 | 15:00 WIB
Transaksi QRIS Melonjak Saat Lebaran, Makin Favorit Dalam Dua Tahun TerakhirJelang Lebaran 2026, transaksi QRIS diprediksi melonjak drastis. GoPay, AstraPay, dan LinkAja ungkap pertumbuhan fantastis. Simak pemicu utamanya!
| Jumat, 20 Maret 2026 | 14:25 WIB
Kinerja Portofolio Investasi Moncer di Awal Tahun, Saham SRTG Bakal Ikut Naik?Saratoga membukukan lonjakan keuntungan neto dari investasi saham dan efek lainnya hingga 180,04% menjadi Rp 4,14 triliun.
| Jumat, 20 Maret 2026 | 13:44 WIB
Terbesar Dalam Sejarah: IEA Gelontorkan 426 Juta Barel Minyak Cadangan DaruratIEA mengucurkan 426 juta barel cadangan minyak darurat. Ini langkah kolektif terbesar, menekan harga WTI dan Brent.
| Jumat, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB
Gempuran Mobil China Makin Ngeri, Pangsa Pasar Astra (ASII) Anjlok di Bawah 50%Selain digencet merek China, Astra juga digempur pabrikan Jepang lainnya yang agresif memasarkan kendaraannya.
| Jumat, 20 Maret 2026 | 12:10 WIB
Tak Dibebani Saham Big Banks, Investor di Reksadana Campuran Syariah Menang BanyakKue pasar produk investasi berbasis syariah di Indonesia masih sangat besar seiring membeludaknya animo masyarakat.
| Jumat, 20 Maret 2026 | 11:15 WIB
Banding-Banding Layanan Cicil Emas di Bank BSI, Muamalat, dan BCA SyariahCicil emas berbasis syariah mengikuti prinsip akad murabahah: harganya disepakati oleh kedua pihak di awal transaksi.
| Jumat, 20 Maret 2026 | 10:34 WIB
Tak Hanya Suku Bunga, Pasar Saham Ditentukan Kredibilitas BI Jaga Stabilitas RupiahKeputusan BI menahan suku bunga dinilai akan membuat pasar saham cenderung sideways dengan bias defensif.
| Jumat, 20 Maret 2026 | 10:06 WIB
Kucurkan Dana Triliunan, Emiten Blue Chip Gelar Buyback SahamHingga pertengahan Maret tahun ini, sudah ada beberapa emiten yang sedang dan berencana melaksanakan aksi buyback saham. Terpopuler | ||||||
