Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB
Mereka yang Menorehkan Cuan di Notes LeatherAktivitas menulis di buku catatan ini, belakangan banyak dilakukan berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pekerja kantoran.
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB
Karbon Biru, Harta Karun Jumbo yang Tersembunyi di Pesisir IndonesiaPemerintah menyiapkan ekosistem karbon biru sebagai bagian strategis upaya pengurangan emisi dan perdagangan karbon. Potensinya sangat besar.
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB
Jaga Penyerap KarbonEkosistem lamun merupakan penyerap karbon yang sangat efisien, terutama pada sedimen, yang mampu menyimpan karbon dalam jangka waktu ribuan tahun.
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:51 WIB
Sinyal Winter Seasons, Cari Aman di Pasar Aset KriptoHarga Bitcoin cs rontok bersamaan dengan likuiditas global yang menyusut di awal tahun 2026. Masih ada yang layak beli?
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:51 WIB
Investasi Emas Fisik atau Digital, Ini Pertimbangannya!Banyak yang masih ragu: pilih tabungan emas fisik atau digital. Cek perbandingannya di sini!
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:30 WIB
DANA Hitung Transaksi, Sambil Menggerakkan KonservasiDANA berupaya membuktikan bahwa transaksi keuangan berbasis aplikasi dapat menjadi pintu masuk edukasi lingkungan.
| Minggu, 15 Februari 2026 | 04:40 WIB
IHSG Anomali: Bursa Saham Naik, Asing Malah Jual Rp 5,74 Triliun SepekanIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencatat penguatan total 3,49% dalam sepekan terakhir dan ditutup pada 8.212.
| Minggu, 15 Februari 2026 | 04:40 WIB
Bank Syariah Berani Pasang Target TinggiBank syariah targetkan pertumbuhan double digit tahun ini dengan mengedepankan strategi seleksi risiko dan inovasi produk.
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:10 WIB
Bidik 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029Program ini akan dilengkapi dengan pembangunan pabrik es hingga cold storage, hingga dukungan kendaraan operasional
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:54 WIB
Kebut Belanja Kejar Ekonomi Tumbuh 6%Belanja negara Rp809 triliun digelontorkan di awal 2026. Mampukah dorong ekonomi RI tumbuh 6%? Cari tahu pendorong lainnya! | ||||||
