Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Kamis, 26 Maret 2026 | 17:49 WIB
Menilik Keuangan WBSA, IPO Perdana di 2026 yang Labanya Tumbuh Ribuan Persen di 2025WBSA bakal melepas sebanyak-banyaknya 20,75% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh bernilai hingga Rp 306 miliar.
| Kamis, 26 Maret 2026 | 16:52 WIB
Memetakan Persaingan Sengit Alfamart dan Indomaret, Duo Raksasa Ritel di IndonesiaUntuk penjualan minuman siap saji saja di Alfamart turun 20% YoY, pendapatan kelas menengah yang menyusut porsi berbelanja ikut berkurang.
| Kamis, 26 Maret 2026 | 16:19 WIB
Struktur Voting Baru Grab Holdings Limited Buka Peluang Konsolidasi dengan GOTOPerubahan struktur voting pasca akuisisi Foodpanda Taiwan tampak sebagai strategi Grab untuk menjaga fleksibilitas pengambilan keputusan.
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:37 WIB
Harga Minyak Terus Melonjak, Margin Emiten Sektor Ini Rentan TertekanJika daya beli masyarakat melemah akibat inflasi energi, emiten sektor konsumer akan kesulitan menjaga volume penjualan.
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:04 WIB
Sentimen Pembagian Dividen Emiten Kakap, Simak Rekomendasi Saham Hari IniSentimen positif lain, langkah efisiensi berbagai kementerian melalui pemangkasan belanja tidak mendesak.
| Kamis, 26 Maret 2026 | 07:00 WIB
Pemulihan Aset Diprediksi Lebih Sulit Tahun IniBank andalkan jual aset bermasalah untuk jaga laba—tapi tahun ini makin sulit karena stok menipis dan pasar lesu.
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:53 WIB
Kakao Indonesia Terbentur KualitasDari sisi hilir, kapasitas industri pengolahan kakao nasional sebenarnya telah mencapai sekitar 739.000 ton per tahun
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:50 WIB
Suplai Kontainer Langka, Bongkar Muat MelambatHambatan di pelabuhan akibat kelangkaan kontainer dan keandalan carane, serta perang Timur Tengah turut mengerek biaya logistik ekspor-impor
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:44 WIB
Roland Berger: Pasar RI Masih TerbukaIndonesia menawarkan kombinasi antara potensi jangka panjang yang signifikan dan stabilitas konsumsi yang relatif tinggi.
| Kamis, 26 Maret 2026 | 06:38 WIB
Krisis Minyak, Batubara Kembali Menjadi AndalanPotensi Filipina mengimpor batubara dari Indonesia bisa mencapai 40 juta ton pada tahun ini untuk mengamankap operasional PLTU Terpopuler | ||||||
