Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Senin, 23 Maret 2026 | 03:00 WIB
Industri Sawit Dibayangi Pajak Ekspor, HGU, dan DHE, Ekspor Jadi AndalanDi sepanjang 2025 total konsumsi dalam negeri mengalami peningkatan 3,82% dari 23,859 juta ton di tahun 2024 jadi 24,772 juta ton pada tahun 2025.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB
Lebaran, Saatnya Dulang Cuan dari Saham Supermarket dan MinimarketSejak awal puasa, biasanya emiten ritel supermarket dan minimarket isi stok berlipat untuk antisipasi kenaikan permintaan masyarakat.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 12:00 WIB
Simak 5 Produk Reksadana Saham Syariah Terbaik di Awal Tahun IniReksadana saham syariah tak sekadar menawarkan peluang pertumbuhan yang solid, melainkan juga menggaransi ketenangan batin.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 11:00 WIB
Permintaan Ramadan dan Lebaran Jadi Pelecut Kinerja JPFA di Kuartal IHead of Reseach Retail MNC Sekuritas menyampaikan momentum Ramadan dan Lebaran memang menjadi katalis positif bagi emiten perunggasan.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB
Agar Belanja Kecantikan Tak Mengganggu AnggaranPenggunaan produk kecantikan sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. Yuk, simak cara mengelola anggarannya!
| Minggu, 22 Maret 2026 | 08:05 WIB
Strategi Peritel Kosmetik Tampil Menarik di Mata PesolekPeritel kosmetik adu strategi penjualan agar mampu menuai berkah penjualan saat Ramadan dan Lebaran.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:15 WIB
Meracik Bisnis Kecap dengan Energi Ramah LingkunganDi balik sebotol kecap manis ABC, PT Heinz ABC Indonesia menjalankan transformasi produksi memanfaatkan energi surya dan biomassa.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:07 WIB
Portofolio Merek Sport dan Lifestyle Menjadi Katalis Positif Saham MAPADi tengah ketidakpastian ekonomi global, MAPA yang menyasar segmen menengah ke atas, diproyeksikan memiliki kinerja yang masih cukup solid.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:00 WIB
Melihat Kelahiran BRIS dan Potensinya di Masa DepanDiversifikasi pendapatan melalui fee based income juga terlihat stabil, menyumbang 15%–17% terhadap total pendapatan BRIS.
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:00 WIB
CEO Social Bella: Kembangkan Satu Solusi yang Bersifat MenyeluruhChristopher Madiam, Co-Founder dan CEO Social Bella, memaparkan strategi yang dia terapkan kepada Wartawan KONTAN. Simak, yuk. | ||||||
