Masih Banyak Saham Murah Berfundamental Solid dengan Valuasi Oke
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa saham-saham likuid yang tergabung dalam indeks LQ45 tak mampu mengekor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tumbuh positif 9,36% sejak awal tahun ini. Di periode yang sama, indeks LQ45 hanya mampu naik 0,43%.
Maklum saja, ada 60% saham emiten LQ45 yang harganya masih jeblok. Tapi kabar baiknya, dari saham-saham yang harganya turun itu, ada sekitar 15 emiten yang memiliki valuasi menarik. Ini terlihat dari price earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir.
|
Valuasi Sejumlah Emiten LQ45 yang Harga Sahamnya Tengah Terkoreksi |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Rabu, 29 April 2026 | 08:39 WIB
Ancaman Inflasi Global: Nasib Dolar AS di Pusaran Konflik Timur TengahIndeks dolar AS stabil di 98,6, namun pasar bersiap untuk pertemuan Federal Reserve. Apakah ini sinyal beli atau justru peringatan?
| Rabu, 29 April 2026 | 08:30 WIB
Melihat Kinerja dan Masa Depan WIFI Pasca Masuk Indeks LQ45Keberadaan WIFI di indeks membuka akses bagi dana asing dan meningkatkan eksposur investor institusi global. Masuk LQ45.
| Rabu, 29 April 2026 | 07:55 WIB
Tertekan Aksi Jual Asing, Tenaga IHSG Masih TerbatasAksi jual asing dan pelemahan rupiah menekan IHSG. Analis proyeksikan pergerakan terbatas hari ini, cari tahu potensi rebound dan resistance.
| Rabu, 29 April 2026 | 07:39 WIB
Harga Bahan Baku Turun, Laba Bersih Mayora (MYOR) MendakiProfitabilitas MYOR membaik signifikan, margin laba bersih mencapai 10,1%. Simak rekomendasi saham dari analis
| Rabu, 29 April 2026 | 07:34 WIB
Saham Transportasi Terbang Tinggi, Intip Risiko yang MembayangiSaham transportasi melesat tinggi, namun tak selalu didukung fundamental. Analis ingatkan risiko profit taking, jangan sampai terjebak koreksi.
| Rabu, 29 April 2026 | 07:14 WIB
Ada Insentif Fiskal, Reksadana Bisa MekarMenteri Keuangan membuka pintu bagi insentif fiskal jika Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR) berjalan sukses.
| Rabu, 29 April 2026 | 07:13 WIB
Estonia Melirik Peluang Kerjasama Sektor Maritim di IndonesiaPemerintah Estonia disebut siap menggelontorkan € 25 juta untuk proyek retrofit untuk menunjang efisiensi.
| Rabu, 29 April 2026 | 07:07 WIB
Medikaloka Hermina (HEAL) Siap Menebar Dividen Rp 207,44 MiliarSetiap pemegang saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) akan memperoleh dividen sebesar Rp 13,5 per saham.
| Rabu, 29 April 2026 | 07:01 WIB
Indika Energy (INDY) Berencana Jual 7,5 Juta Saham Hasil BuybackPT Indika Energy Tbk (INDY) berencana menjual kembali saham treasuri hasil buyback pada periode 11 Mei 2026 sampai 5 Juli 2026.
| Rabu, 29 April 2026 | 06:53 WIB
Dyandra Media International (DYAN) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 5% di Tahun IniManajemen DYAN sebut target pertumbuhan pendapatan hingga 5% juga mempertimbangkan kondisi pemulihan lainnya. Terpopuler | ||||||
