Melawan Gelombang

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:00 WIB
Melawan Gelombang
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak satu orang pun yang berharap kita semua kena hantam badai Covid-19 lagi. Setelah hampir 2 tahun berbagai perusahaan harus "tiarap", kita sebagai karyawan harus "rebahan" di rumah, beberapa bulan terakhir ini bagaikan oase.

Kita semua sudah mulai pelan-pelan menjalankan kembali berbagai aktivitas, baik bisnis, sekolah, beribadah maupun rekreasi.

Pemerintah memang mulai melonggarkan kegiatan di banyak daerah, karena mereka sudah masuk ke dalam zona 1 PPKM. Beberapa daerah memang terus mencatat  penurunan kasus Covid-19. Dan tentu saja bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit semakin turun.

Walau belum semua aktivitas di zona 1 bisa dijalankan 100%, tapi berbagai aktivitas mulai berjalan kembali. Geliat pertumbuhan ekonomi juga mulai kelihatan di beberapa daerah.

Acara-acara pertemuan keluarga atau teman lama yang mungkin sudah berbulan-bulan tak terwujud gara-gara pandemi pun mulai terjadi di beberapa minggu terakhir ini. Harapan-harapan baru pun mulai merekah, walau "awan hitam" Covid-19 dengan varian omicron sudah mulai tampak di November 2021.

Melihat omicron ini, pemerintah memang sempat menaikkan PPKM ke level 3 di sepanjang liburan akhir tahun 2021. Konsekuensinya tentu saja panjang, karena pembatasan berbagai aktivitas akan langsung mengetat. Tapi entah kenapa, keputusan itu tak jadi dijalankan.

Padahal kali ini Covid-19 datang dengan varian baru dan tantangan baru. Walau kabarnya tidak separah varian delta, kita tidak bisa merasa lebih "kebal" karena sudah vaksin atau bahkan penyintas Covid-19.

Kalau di Desember 2021, mungkin kita merasa omicron masih terlalu jauh untuk dikhawatirkan, mengingat kasus terkonfirmasi di Indonesia masih konsisten rendah.

Tapi Selasa (11/1) kasus terkonfirmasi harian mendadak melompat menjadi  802 orang dari sebelumnya 454 orang.  Lompatan-lompatan ini sepertinya akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kita memang semua sudah bosan dan lelah, tapi tak ada gunanya untuk memarahi si omicron ini kan? Ada peribahasa yang mengatakan bad habit die hard alias kebiasaan kita yang buruk susah untuk dihentikan. 

Memakai masker memang membuat kita sering sesak napas, sering mencuci tangan mungkin membuat tangan menjadi kering, Tapi disiplin dengan protokol kesehatan dan kebiasaan baiklah yang akan membuat kita bisa "melawan" wabah Covid-19.                     

Bagikan

Berita Terbaru

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi
| Senin, 27 April 2026 | 10:00 WIB

Efek Perang Permintaan PLTS Melonjak, Ekspor Panel Surya Cina Capai Rekor Tertinggi

Skala program ini membuka peluang industri nyata, yakni manufaktur panel surya domestik, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi hijau.

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?
| Senin, 27 April 2026 | 09:00 WIB

Sideways Sepanjang April 2026, Ke Mana Arah Harga Emas?

Pembukaan Selat Hormuz jadi kunci penting, jika harga minyak stabil di bawah US$ 80 per barel, maka harga emas bisa terangkat lagi.

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?
| Senin, 27 April 2026 | 08:42 WIB

Badai Krismon Tahun 1998 Pasti Kembali?

Badai krisis bisa kembali! Pelajaran dari 1998 sangat penting. Pemerintah harus bertindak cepat. Cari tahu langkah krusialnya.

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG
| Senin, 27 April 2026 | 08:00 WIB

Saham Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Masih Menarik Berkat MBG

Implementasi program MBG masih menopang kinerja JPFA, program ini menambah konsumsi ayam nasional secara signifikan di 2026.

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May
| Senin, 27 April 2026 | 07:41 WIB

Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May

Bursa saham Indonesia tertatih-tatih berjalan. Apakah fenomena Sell in May berpeluang memperparah IHSG?

Prospek  Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis
| Senin, 27 April 2026 | 07:22 WIB

Prospek Tahun 2026, Saat Harga Emas Stabil, HRTA Tetap Optimistis

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencetak laba fantastis 2025. Prediksi pertumbuhan 2026 tidak lagi tiga digit, simak proyeksi terbarunya!

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 27 April 2026 | 06:57 WIB

IHSG Anjlok, Net Sell Hampir Rp 3 T, Rupiah Ambruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Badai menerjang IHSG, investor asing lepas saham besar-besaran. Jangan sampai salah langkah, pahami risikonya sebelum Anda bertindak.

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu
| Senin, 27 April 2026 | 06:55 WIB

Daya Beli Loyo, Kredit Konsumer Semakin Lesu

​Kredit konsumer perbankan melambat seiring daya beli masyarakat melemah, mendorong bank semakin ketat menyalurkan pembiayaan.

Dolar AS Melemah Tapi Bakal Bangkit: Kejutan di Tengah Ketegangan Global?
| Senin, 27 April 2026 | 06:45 WIB

Dolar AS Melemah Tapi Bakal Bangkit: Kejutan di Tengah Ketegangan Global?

Dolar AS sempat melemah di akhir pekan, namun kini berpotensi kembali menguat. Ketegangan geopolitik AS-Iran jadi pemicu. 

Hasil Stress Test, Perbankan Tanah Air Masih Kuat Hadapi Gejolak Ekonomi
| Senin, 27 April 2026 | 06:35 WIB

Hasil Stress Test, Perbankan Tanah Air Masih Kuat Hadapi Gejolak Ekonomi

​Stress test menunjukkan perbankan Indonesia tetap kuat menghadapi gejolak global, namun ekspansi kini dibuat lebih hati-hati 

INDEKS BERITA

Terpopuler