Melihat Potensi Kripto Meme Coin di Bulan Oktober Pasca Harganya Melambung Tinggi

Minggu, 05 Oktober 2025 | 17:20 WIB
Melihat Potensi Kripto Meme Coin di Bulan Oktober Pasca Harganya Melambung Tinggi
[ILUSTRASI. Representation of cryptocurrencies are seen in this illustration photo taken in Krakow, Poland on September 28, 2021. (Photo illustration by Jakub Porzycki/NurPhoto)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keberadaan meme coin dalam dunia kripto biasanya tidak mendapat perhatian sebesar kripto Bitcoin atau altcoin. Hal ini diduga karena meme coin, dinilai tidak bisa mencetak pertumbuhan setinggi Bitcoin atau altcoin.

Namun begitu, beberapa jenis meme coin mencetak pertumbuhan tinggi sepanjang September 2025 lalu. Sebagai contoh, Memecore (M) yang tercatat naik sebesar 230% sepanjang September, lalu BurnedFi (BURN) yang tercatat naik 77% lalu MANYU yang naik sebesar 203% sejak awal September.

Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur menjelaskan pandangan memecoin yang tidak banyak perhatian sebesar Bitcoin atau jenis kripto lain seperti Altcoin, disebabkan karena sifat dasar meme coin yang sangat spekulatif.

Meme coin biasanya lahir dari tren internet, komunitas, hingga budaya populer sehingga pergerakan harganya lebih banyak ditentukan oleh sentimen pasar dan hype di media sosial dibandingkan dengan fundamental teknologi atau utilitas yang nyata.

Baca Juga: Menilik Prospek dan Strategi Cari Cuan di Aset Kripto

"Hal inilah yang membuat volatilitas meme coin jauh lebih ekstrem dibandingkan dengan aset kripto lain. Harga bisa melonjak ratusan persen dalam hitungan hari tetapi berpotensi jatuh drastis dalam waktu yang sama," papar Fyqieh kepada KONTAN, Minggu (5/10).

Dia melanjutkan, risiko meme coin juga terletak pada likuiditas yang seringkali terbatas, sehingga investor sulit keluar dan masuk tanpa mempengaruhi harga.

Selain itu, kurangnya kegunaan teknis yang jelas, meme coin juga lebih rawan digunakan untuk praktik manipulasi harga seperti skema pump and dump. Sementara itu, berbeda dengan altcoin yang umumnya memiliki tujuan pengembangan, fitur teknologi, atau prospek blockchain yang mendasarinya, meme coin seringkali hanya bergantung pada popularitas komunitas.



Meski begitu, Fyqieh mengakui bahwa tidak sedikit meme coin yang mencatat pertumbuhan fantastis sepanjang September. Memecore (M) berhasil naik setinggi 230%, lalu BurnedFi (BURN) melonjak 77% dan MANYU melambung setinggi 203% sejak awal September.

Fyqieh menuturkan bahwa lonjakan yang dicatat oleh ketiga meme coin tersebut menunjukkan adanya potensi keuntungan besar yang ditawarkan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kredit Pajak untuk Zakat, Adil bagi Siapa?
| Selasa, 14 Juli 2026 | 10:59 WIB

Kredit Pajak untuk Zakat, Adil bagi Siapa?

Pendekatan yang lebih layak ditempuh adalah kredit pajak berjenjang dengan batas persentase maksimum terhadap pajak terutang.

Melestarikan Budaya
| Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Melestarikan Budaya

Kekayaan budaya bukan sekadar identitas masa lalu, tapi bagian dari jati diri bangsa. Jangan sampai hilang karena kita terlambat sadar.

Belajar dari EMAS dan TLKM, Akankah Gelombang Dual Listing Emiten RI Berlanjut?
| Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Belajar dari EMAS dan TLKM, Akankah Gelombang Dual Listing Emiten RI Berlanjut?

Dual listing tak selalu jadi pilihan terbaik jika manfaat tidak lagi sebanding dengan biaya dan kompleksitas yang harus ditanggung.

MBMA Perkuat Rantai Pasok Nikel Terintegrasi, Ekspansi Tambang Jadi Penopang Kinerja
| Selasa, 14 Juli 2026 | 09:08 WIB

MBMA Perkuat Rantai Pasok Nikel Terintegrasi, Ekspansi Tambang Jadi Penopang Kinerja

MBMA akan tetap fokus pada efisiensi operasional, disiplin alokasi modal, serta melanjutkan pengembangan hilirisasi sebagai motor pertumbuhan.

SMCB Resmi Likuidasi Anak Usaha SBI Bangun Nusantara
| Selasa, 14 Juli 2026 | 09:07 WIB

SMCB Resmi Likuidasi Anak Usaha SBI Bangun Nusantara

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) melakukan pembubaran disertai dengan likuidasi PT SBI Bangun Nusantara (SBN).

Dapat Restu RUPSLB, RMK Energy (RMKE) Eksekuisi Stock Split dengan Rasio 1:5
| Selasa, 14 Juli 2026 | 09:02 WIB

Dapat Restu RUPSLB, RMK Energy (RMKE) Eksekuisi Stock Split dengan Rasio 1:5

Stock split emiten pertambangan batubara itu akan dilakukan dengan rasio 1:5 atau satu saham lama menjadi lima saham baru.

Peta Market Cap BEI: BBCA di Puncak Klasemen, DCII dan MORA Masuk Top 10
| Selasa, 14 Juli 2026 | 08:59 WIB

Peta Market Cap BEI: BBCA di Puncak Klasemen, DCII dan MORA Masuk Top 10

Peta emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) berubah dalam enam bulan terakhir, DCII dan MORA masuk top 10. 

Usai Lunasi Surat Utang Rp 38,29 Miliar, Kinerja BWPT Ke Depan Bergantung Harga CPO
| Selasa, 14 Juli 2026 | 08:57 WIB

Usai Lunasi Surat Utang Rp 38,29 Miliar, Kinerja BWPT Ke Depan Bergantung Harga CPO

Senin (13/7), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) telah melunasi pokok dan bagi hasil ke-4 Sukuk Mudharabah Tahun 2025 sebesar Rp 38.29 miliar. 

Harga Komoditas Layu, Laju Saham Bahan Baku Masih Lesu
| Selasa, 14 Juli 2026 | 08:49 WIB

Harga Komoditas Layu, Laju Saham Bahan Baku Masih Lesu

Ketidakpastian di pasar, pelemahan rupiah, dan kenaikan suku bunga acuan BI, jadi sentimen negatif bagi kinerja indeks bahan baku.​

Tambah Modal Usaha, Emiten Rajin Serap Dana IPO
| Selasa, 14 Juli 2026 | 08:43 WIB

Tambah Modal Usaha, Emiten Rajin Serap Dana IPO

Realisasi penyerapan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) emiten berada di atas 50% dari total emisi.

INDEKS BERITA

Terpopuler