Berita Refleksi

Membenahi Manajemen Beras

Oleh Toto Subandriyo - Pegiat Forum Pengkajian Pangan Pertanian dan Lingkungan (FP3L)
Jumat, 01 Maret 2024 | 04:21 WIB
Membenahi Manajemen Beras

ILUSTRASI. stvgott

Reporter: Harian Kontan | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - Saat berpidato pada peletakan batu pertama pembangunan Institut Pertanian Bogor pada 1952, Presiden Soekarno mengingatkan: "Tiap tahun soal beras ini akan datang, makin lama makin hebat, makin lama makin ngeri..." Penulis meyakini, saat itu Presiden Soekarno tidak bermaksud mengutuk bangsa ini.  
Semua itu disampaikan sebagai peringatan kepada para penentu kebijakan pangan di negeri ini agar serius menyikapi tren peningkatan produksi pangan yang sangat njomplang dibandingkan dengan tren peningkatan jumlah penduduk.

Memang, kalau kita bicara masalah beras di negeri ini, sepertinya kita sedang bicara tentang masalah yang tak pernah berujung. Selalu datang dan datang lagi, sulit untuk dipecahkan. Seperti yang sedang terjadi saat ini, meskipun pemerintah mengklaim bahwa sejak awal tahun 2024 telah berhasil memberikan bantuan pangan beras kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM), namun harga beras masih tetap meroket.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Terbaru