Menakar Prospek Saham Batubara di Tengah Ambisi Hilirisasi DME, PTBA Diuntungkan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek hilirisasi batubara pemerintah yang dijalankan melalui skema gasifikasi menjadi dimetil eter (DME) sebagai substitusi liquefied petroleum gas (LPG) masih menjadi diskusi hangat, meski telah ditargetkan memasuki tahap groundbreaking di awal tahun 2026 ini. Proyek yang menjadi bagian dari strategi jangka menengah pemerintah ini dirancang untuk mengalihkan beban subsidi energi dari LPG impor ke sumber energi domestik.
Pemerintah berharap proyek gasifikasi ini dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memberikan nilai tambah pada komoditas batubara, khususnya jenis batubara berkalori rendah. Seiring dengan rencana tersebut, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada sejumlah emiten batubara yang berpotensi terdampak. Mulai dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang memiliki keterkaitan erat dengan proyek pemerintah, hingga emiten dengan cadangan kalori rendah seperti PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).
