Menanti Ambisi Prabowo Mengatasi Kemiskinan

Rabu, 23 Oktober 2024 | 06:00 WIB
Menanti Ambisi Prabowo Mengatasi Kemiskinan
[ILUSTRASI. Warga beraktivitas di pemukiman kumuh di bantaran kali Ciliwung, Jakarta, Selasa (08/10/2024). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/10/2024]
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah badan baru lahir di pemerintahan Prabowo Subianto. Salah satunya adalah Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Menekan angka kemiskinan menjadi salah satu program dari Prabowo. 

Budiman Sudjatmiko, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan mengemukakan, pihaknya bertugas menyusun rencana induk pengentasan kemiskinan yang ada di kementerian dan lembaga. Badan ini juga akan mengoordinasikan dan mempercepat aktivitas pengentasan kemiskinan. 

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Harga Saham CPRO Terkerek Seiring Volume Membengkak, Simak Kinerja & Profil Bisnisnya
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:19 WIB

Harga Saham CPRO Terkerek Seiring Volume Membengkak, Simak Kinerja & Profil Bisnisnya

Tidak ada informasi terkait rencana aksi korporasi maupun fakta material lainnya, yang bisa disebut sebagai alasan kenaikan harga saham CPRO.

Terdorong Reccuring Income, Laba Bersih Pakuwon (PWON) Diestimasi Turun 5% Tahun 2025
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:14 WIB

Terdorong Reccuring Income, Laba Bersih Pakuwon (PWON) Diestimasi Turun 5% Tahun 2025

Pada paruh pertama 2025, segmen pendapatan berulang PWON menguat 10% YoY di angka Rp 2,7 triliun berkat Pakuwon Bekasi Mall

Ketika Bau Sampah Bisa Menghidupi 380 Rumah
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Ketika Bau Sampah Bisa Menghidupi 380 Rumah

Bau sampah membawa berkah. Inilah ungkapan yang cocok bagi ratusan rumah tangga di Kelurahan Manggar, Balikpapan.

 
Harga Energi Tertekan Kelebihan Pasokan
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Harga Energi Tertekan Kelebihan Pasokan

Pasokan energi global melimpah, harga batubara dan gas alam tertekan. Pelajari sentimen pasar dan prediksi harga hingga akhir tahun

Bisa Jadi Musisi Tanpa Perlu Punya Keahlian Bermusik
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Bisa Jadi Musisi Tanpa Perlu Punya Keahlian Bermusik

Peluang bisnis dari platform pembuat musik dan lagu berbasis artificial intelligence terbuka lebar. Inovasi AI ini memiliki pasar menjanjikan.

Satu per Satu Mulai Gugur, Pengumpul dan Off-Taker Minyak Jelantah
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 06:30 WIB

Satu per Satu Mulai Gugur, Pengumpul dan Off-Taker Minyak Jelantah

Ada peluang pasar baru bagi pelaku usaha pengumpulan minyak jelantah. Kini, minyak jelantah menjadi bahan baku bahan bakar pesawat terbang. 

Bank Daerah Tumbuh Berkelanjutan Lewat Papan Bursa
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 06:20 WIB

Bank Daerah Tumbuh Berkelanjutan Lewat Papan Bursa

Meski tidak semua bank pembangunan daerah terburu-buru menuju bursa, tren IPO menunjukkan arah baru bank daerah dalam memperkuat daya saing.

Masih Banyak Tantangan Ganjal Pengambangan Energi Terbarukan
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 06:15 WIB

Masih Banyak Tantangan Ganjal Pengambangan Energi Terbarukan

Penambahan pembangkit energi terbarukan sepanjang paro pertama tahun ini hampir 900 MW. Menambah bauran energi bersih sebesar 0,6%. 

Cepat Balik Modal dari Usaha Berjualan Paket Sarapan Pagi
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 05:10 WIB

Cepat Balik Modal dari Usaha Berjualan Paket Sarapan Pagi

Usaha menyediakan paket sarapan pagi Rp 10.000 kini menjamur di banyak lokasi. Dilirik karena harganya murah, penyajiannya juga simpel. 

 
Empati dan Transparansi
| Minggu, 31 Agustus 2025 | 04:55 WIB

Empati dan Transparansi

Masyarakat sudah skeptis, karena banyak proyek beranggaran besar, kebanyakan terkuak karena ada kasus korupsi.

INDEKS BERITA

Terpopuler