Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif
Berita HOME

Menanti Formula Tepat Aturan Pengembangan Koperasi

Kamis, 23 Juli 2020 | 14:23 WIB
Menanti Formula Tepat Aturan Pengembangan Koperasi

ILUSTRASI. Menurut catatan Kementerian Koperasi dan UKM, sampai tahun lalu nilai aset koperasi mencapai Rp 152,11 triliun. Jawa Timur menjadi provinsi pencetak aset koperasi terbesar hingga Rp 26,28 triliun. KONTAN/Baihaki/5/7/2020

KONTAN.CO.ID - Kalau tidak berlebihan, mari kita berterima kasih kepada sederet kasus gagal bayar dan penipuan berkedok koperasi yang mencuat ke permukaan. Tanpa kemunculan kasus-kasus itu, kemungkinan para eksekutif maupun legislatif negeri ini masih akan anteng duduk di kursi panas. Barangkali, sebelumnya mereka hanya memandang koperasi sebagai kelompok usaha mikro yang tidak menguntungkan.

Padahal tanggung jawab terbesar gagal bayar koperasi ada di pundak pemerintah. Sebab, keberadaan koperasi merupakan implementasi dari Undang-undang Dasar 1945 pasal 33 ayat (1) yang berbunyi; perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan. Artinya, sejak awal pemerintah mesti menyokong perkembangan koperasi dengan regulasi dan ekosistem yang tepat.

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
Login
ATAU
Reporter: Anastasia Lilin Y
Editor: Anastasia Lilin Yuliantina
IHSG
5.769,11
0.78%
44,37
LQ45
913,89
1.00%
9,06
USD/IDR
14.178
0,35
EMAS
952.000
1,49%