Menanti Harapan Rupiah untuk Berbalik Arah

Rabu, 30 November 2022 | 10:21 WIB
Menanti Harapan Rupiah untuk Berbalik Arah
[ILUSTRASI. Pasar berekspektasi ada harapan pada pelonggaran lockdown di China ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.]
Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kemungkinan akan melemah terbatas pada Rabu (30/11). Kebijakan yang diambil otoritas moneter di Amerika Serikat (AS) masih menjadi penyebab utama rupiah kehilangan keperkasaan. 

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengamati, rupiah bakal kembali melemah seiring dengan pernyataan hawkish dari pejabat The Fed mengenai kebijakan suku bunga acuan di negaranya. 

Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan masih akan menaikkan suku bunga di akhir tahun ini. Rencana pertemuan FOMC akan diadakan pada 13-14 Desember 2022. "Sementara, dari domestik minim sentimen yang dapat menjadi penggerak pasar," kata Reny, Selasa (29/11).

Baca Juga: Intip Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini, Rabu 30 November 2022

Namun ada sisi lain yang menurut Analis DCFX Futures Lukman Leong bisa membuka ruang penguatan bagi rupiah di perdagangan Rabu (30/11). Rupiah berpotensi rebound karena sentimen risk-on global. Namun penguatan rupiah mungkin terbatas oleh sentimen negatif internal.

"Dari eksternal, pasar berekspektasi ada harapan pada pelonggaran lockdown di China dan antisipasi investor akan pernyataan pejabat the Fed di kemudian hari," jelas Lukman, Selasa (29/11).

Lukman memprediksikan, rupiah pada hari ini (30/11) akan menguat rentang di area Rp 15.650 - Rp 15.800 per dollar AS. Sedangkan, Reny memperkirakan rupiah bergerak di Rp 15.678 - Rp 15.765 per dollar AS. 

Kurs rupiah Jisdor BI melemah tipis 0,05% ke level Rp 15.737. Sementara rupiah di pasar spot ditutup pada melemah 0,13% berada pada level Rp 15.743 per dollar AS. 

Baca Juga: Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Rabu 30 November 2022, Periksa Sebelum Tukar Valas

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Ambruk, Imbal Unitlink Ikut Terpuruk
| Minggu, 12 April 2026 | 04:25 WIB

IHSG Ambruk, Imbal Unitlink Ikut Terpuruk

Infovesta Utama mencatat, rata-rata return unitlink saham amblas 9,93% secara month on month (MoM) di Maret

Siap-Siap, CMRY Akan Membagikan Dividen Tunai Rp 793 Miliar
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:46 WIB

Siap-Siap, CMRY Akan Membagikan Dividen Tunai Rp 793 Miliar

Nantinya, setiap pemegang saham emiten produsen susu olahan akan memperoleh dividen final tunai sebesar Rp 100 per saham.

Masyarakat Mulai Berhitung Cermat
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:01 WIB

Masyarakat Mulai Berhitung Cermat

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2026 tercatat sebesar 122,9, turun 2,3 poin                    

Rupiah Anjlok dan Harga Energi Naik, INTP Ambil Langkah Naikkan Harga Semen
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Rupiah Anjlok dan Harga Energi Naik, INTP Ambil Langkah Naikkan Harga Semen

Kinerja Indocement 2026 diproyeksi tertekan oleh biaya energi dan rupiah yang melemah drastis. Akankah INTP mampu bertahan dari badai ekonomi?

Tokocrypto Gandeng BRI & Mandiri: Akses Kripto Kini Makin Mudah
| Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Tokocrypto Gandeng BRI & Mandiri: Akses Kripto Kini Makin Mudah

Tokocrypto kini tawarkan deposit via BRI & Mandiri. Ini langkah menarik investor di tengah pasar kripto yang les

Restitusi Disikat, Pebisnis Tercekat
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:52 WIB

Restitusi Disikat, Pebisnis Tercekat

Kementerian Keuangan menggandeng BPKP dalam melakukan audit menyeluruh terhadap restitusi pajak     

Emas Bangkit Lagi! Analis Ungkap Alasan di Balik Kenaikan Harga
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:15 WIB

Emas Bangkit Lagi! Analis Ungkap Alasan di Balik Kenaikan Harga

Harga emas spot menguat 2,25% dalam sepekan. Koreksi harga justru jadi peluang investor. Ketahui pemicu kenaikannya sekarang

Gejala Resentralisasi dalam Senyap
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:05 WIB

Gejala Resentralisasi dalam Senyap

Atas nama otonomi, ada gejala resentralisasi yang bekerja secara perlahan yang dilakukan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah.​

Nasib Rupiah Sepekan ke Depan: Inflasi AS dan Harga BBM Jadi Kunci
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

Nasib Rupiah Sepekan ke Depan: Inflasi AS dan Harga BBM Jadi Kunci

Rupiah terancam melemah lebih dalam. Konflik Timur Tengah dan data inflasi AS jadi penentu nasib mata uang Garuda.

Bibit Ancaman Sosial dan Ekonomi
| Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

Bibit Ancaman Sosial dan Ekonomi

Lonjakan harga energi, pelemahan rupiah dan ancaman kemarau ekstrem patut diantisipasi lantaran rawan secara sosial maupun ekonomi.​

INDEKS BERITA