ILUSTRASI. Lee Su-jin, miliarder muda asal Korea Selatan, pendiri platform pemesanan akomodasi Yanolja.
Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Dikky Setiawan
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Untuk meningkatkan layanan Yanolja, pada periode 2021-2022, Lee Su-Jin mengakuisisi dua startup di Korea Selatan yang bergerak di bisnis pariwisata. Dua perusahaan ini lalu digabung menjadi anak usaha Yanolja. Melalui entitas hasil merger ini, Yanolja menyediakan program paket tur untuk wisatawan asing, yang disesuaikan dengan budaya Korea Selatan. Lewat paket tur ini, wisatawan bisa mengunjungi tempat syuting film drama Korea hingga foto bersama sang bintang idola.
Dalam dua dekade terakhir, budaya Korea Selatan atau kerap dikenal dengan sebutan K-Culture telah menjamur ke seluruh penjuru dunia. Industri kreatif asal Negeri Gingseng ini, telah menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat dunia, terutama kalangan generasi milenial. Mulai dari makanan, lagu, hingga film.
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.
Sudah berlangganan? Masuk
Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan
Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini
Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.