Menekan Produksi Emisi Karbon Lewat Bata Ringan
Saat musim kemarau, suhu udara di perkotaan terasa lebih panas. Suhu panas dari matahari tak hanya terasa di luar ruangan, panasnya juga merambat ke dalam rumah melalui dinding dan atap. Gerah di dalam ruangan terasa meski tidak terkena terpaan langsung dari sinar matahari.
Ini terjadi karena banyak hunian dan gedung disusun dari beton dan bata. Sebagian dari dinding bata tak mampu menahan panas sinar matahari sehingga meneruskannya ke sisi bata sebelahnya. Jadi wajar saat diraba, ada dinding yang sebelahnya terkena paparan sinar matahari akan terasa hangat pada sisi sebelahnya.
