Menguji Taji Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 | 04:20 WIB
Menguji Taji Pertumbuhan Ekonomi
[ILUSTRASI. Pertumbuhan Ekonomi Dalam Negeri Akan Terus Membaik (KONTAN/Fransiskus Simbolon)]
Reporter: Dendi Siswanto, Siti Masitoh | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah lagi-lagi memasang target pertumbuhan ekonomi yang ambisius pada tahun 2027 mendatang. Tantangannya adalah, memastikan berbagai kebijakan yang digulirkan tak sekadar stimulus di atas kertas, tetapi benar-benar mampu menggerakkan perekonomian.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 telah yang disetujui DPR untuk disahkan sebagai Undang-Undang saat Rapat Paripurna, Selasa (29/9) kemarin, pertumbuhan ekonomi tahun depan dipatok 6%. Angka ini jauh di atas target 2026 yang sebesar 5,4%. Target tahun ini pun diragukan oleh sejumlah lembaga internasional.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Indonesian Paradise (INPP) Bidik Porsi Pendapatan Berulang 75%
| Rabu, 30 September 2026 | 07:05 WIB

Indonesian Paradise (INPP) Bidik Porsi Pendapatan Berulang 75%

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menargetkan porsi recurring income mencapai 70%-75% terhadap total pendapatan hingga akhir 2026.

Victoria Care (VICI) Masuk Pasar Premium
| Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Victoria Care (VICI) Masuk Pasar Premium

Sejumlah brand akan dilluncurkan untuk mengisi segmen premium dari PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI).

Rupiah dan Aturan Baru Minimal Rp 1 Jadi Fokus Pasar, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 30 September 2026 | 06:33 WIB

Rupiah dan Aturan Baru Minimal Rp 1 Jadi Fokus Pasar, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Proses adaptasi terhadap kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas minimum harga saham Rp 1 juga turut menjadi perhatian  investor.

Jurang Digital Lansia
| Rabu, 30 September 2026 | 06:10 WIB

Jurang Digital Lansia

Pemerintah bersama industri teknologi harus segera mengambil langkah radikal, misalnya melakukan reformasi sistem pensiun.

MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Pacu Akuisisi dan Pasar Luar Negeri
| Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Pacu Akuisisi dan Pasar Luar Negeri

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) masih menghadapi risiko daya beli dan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS.

Neraca Dagang Agustus Diramal Kembali Defisit
| Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Neraca Dagang Agustus Diramal Kembali Defisit

Neraca perdagangan Agustus 2026 diperkirakan mencatat defisit sekitar US$ 0,9 miliar, setelah surplus tipis US$ 0,12 miliar pada Juli 2026. 

Antren Jual GOTO Tembus 1 Miliar Lot, Tekanan Jual Diprediksi Berlanjut
| Rabu, 30 September 2026 | 05:50 WIB

Antren Jual GOTO Tembus 1 Miliar Lot, Tekanan Jual Diprediksi Berlanjut

Bagi pelaku pasar yang belum mempunyai saham GOTO, analis menyarankan untuk wait and see terlebih dahulu, karena kondisi saat ini berisiko tinggi.

Asuransi hingga Dapen Buka Peluang Rebalancing Portofolio Kala Imbal SRBI Loyo
| Rabu, 30 September 2026 | 05:50 WIB

Asuransi hingga Dapen Buka Peluang Rebalancing Portofolio Kala Imbal SRBI Loyo

Yield SRBI tenor 12 bulan saat ini telah turun ke kisaran 6,76%, dari level tertingginya yang sempat mencapai 7,74%. 

Asing Hengkang, Pasar Terpanggang
| Rabu, 30 September 2026 | 05:47 WIB

Asing Hengkang, Pasar Terpanggang

Investor asing berpeluang tinggalkan saham-saham di sektor perbankan, komoditas, konsumer, hingga telekomunikasi

TPIA Geber Kinerja dengan Proyek Baru
| Rabu, 30 September 2026 | 05:44 WIB

TPIA Geber Kinerja dengan Proyek Baru

Hingga September 2026, progres proyek chlor alkali dan ethylene dichloride (CA-EDC) telah mencapai sekitar 80% 

INDEKS BERITA

Terpopuler