Menkeu: Jiwasraya Sempat Membaik

Sabtu, 21 Desember 2019 | 06:20 WIB
Menkeu: Jiwasraya Sempat Membaik
[ILUSTRASI. Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Pemerintah sudah memiliki skenario untuk menangani masalah kekurangan modal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yakni dengan cara pembentukan holding asuransi atau ]
Reporter: Grace Olivia | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permasalahan perusahaan PT Asuransi Jiwasraya masih terus menggantung. Kasus yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp 13,7 triliun tersebut memang telah bermula sejak lama.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui, dirinya telah mengetahui permasalahan likuiditas perusahaan asuransi pelat merah ini sejak tahun 2008-2009 lalu. Ia juga menyebutkan, saat itu, sudah ada permintaan bantuan likuiditas dari Jiwasraya ke Kementerian Keuangan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Menanti Laporan Keuangan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (27/10)
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Menanti Laporan Keuangan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (27/10)

Rilis laporan keuangan kuartal III 2026 yang berpotensi memicu pergerakan sektoral dan seleksi saham berdasarkan kinerja fundamental.

GOLF Memperkuat Fasilitas di New Kuta Golf Bali
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:19 WIB

GOLF Memperkuat Fasilitas di New Kuta Golf Bali

PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) membidik potensi pendapatan di luar bisnis lapangan golf dengan mengembangkan kawasan komersil.

KAEF Melirik Peluang Manufaktur Kontrak
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:16 WIB

KAEF Melirik Peluang Manufaktur Kontrak

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menawarkan kerja sama lini manufaktur kontrak untuk pihak lain yang ingin menggunakan fasilitas produsen farmasi.

DEPO Ekspansi Gerai di Luar Jawa
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:09 WIB

DEPO Ekspansi Gerai di Luar Jawa

Ekspansi gerai hingga menjaga kestabilan harga produk menjadi strategi PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) jaga kinerja.

Tinggalkan Rugi, OKAS Raih Laba Bersih US$ 2,45 Juta
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Tinggalkan Rugi, OKAS Raih Laba Bersih US$ 2,45 Juta

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatat kinerja bottom line cemerlang hingga akhir kuartal III-2026

Kapasitas Panas Bumi BREN Bertambah Jadi 935,55 MW
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 06:58 WIB

Kapasitas Panas Bumi BREN Bertambah Jadi 935,55 MW

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi menjadi 935,55 megawatt (MW)

Diversifikasi, BUMI Mencaplok Tambang Mineral di Australia
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Diversifikasi, BUMI Mencaplok Tambang Mineral di Australia

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali berekspansi di luar negeri, kali ini melalui akuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd

Pasar Volatil, Emiten Grup Salim Gelar Buyback Rp 2,25 Triliun
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 06:51 WIB

Pasar Volatil, Emiten Grup Salim Gelar Buyback Rp 2,25 Triliun

Tiga emiten Grup Salim kompak melakukan pembelian kembali alias buyback saham senilai Rp 2,25 triliun.

Koreksi Harga Emas, Emiten Jadi Cemas
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 06:48 WIB

Koreksi Harga Emas, Emiten Jadi Cemas

Tren koreksi harga komoditas mengancam kinerja keuangan emiten-emiten produsen emas dalam waktu dekat

Pergerakan IHSG Dibayangi Tekanan Rupiah
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 06:32 WIB

Pergerakan IHSG Dibayangi Tekanan Rupiah

Tekanan IHSG berasal dari pelemahan rupiah yang bergerak di kisaran Rp 18.100 per dolar Amerika Serikat (AS)

INDEKS BERITA

Terpopuler