Menuju Pekan RDG dan FOMC Meeting, Rupiah Awal Pekan Ini (20/9) Menguat Terbatas

Senin, 20 September 2021 | 05:05 WIB
Menuju Pekan RDG dan FOMC Meeting, Rupiah Awal Pekan Ini (20/9) Menguat Terbatas
[]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - Jelang hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDGBI) 20-21 September, rupiah berpotensi menguat terbatas. Sebaliknya, dollar AS cenderung tertekan.

Mengutip Bloomberg, Jumat (19/9), rupiah menguat 0,21% ke Rp 14.223 per dollar AS. Kompak, kurs referensi Jisdor juga menguat 0,04% ke Rp 14.233 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal memprediksi, Senin (20/9) ini rupiah ada potensi menguat meski terbatas. Kata Faisyal, pelaku pasar cenderung bersikap wait and see menanti hasil RDGBI di awal pekan.

Baca Juga: Pasar menanti hasil RGBI, rupiah diproyeksi menguat terbatas di awal pekan

Sementara Kepala ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual berpendapat, penurunan kasus Covid-19 di dalam negeri, turut memberi angin segar bagi rupiah. Di sisi lain, dollar AS mendapat tekanan dari data pengangguran Amerika yang naik. Belum lagi kini muncul kemungkinan bahwa tapering pada tahun 2021, bakal ditunda.

David mengingatkan, naiknya kebutuhan impor memberikan batasan penguatan rupiah. Dia memproyeksikan rupiah bergerak di rentang Rp 14.200 hingga Rp 14.260.

Adapun Faisyal memperkirakan mata uang Garuda bolak-balik kisaran Rp 14.180-Rp 14.260.

Baca Juga: Rupiah berpotensi kembali menguat di awal pekan, ini sentimennya

Bagikan

Berita Terbaru

Asuransi Syariah Tertekan, Industri Bidik Pemulihan
| Senin, 26 Januari 2026 | 04:30 WIB

Asuransi Syariah Tertekan, Industri Bidik Pemulihan

Kontribusi asuransi syariah anjlok 5% hingga November 2025. Pergeseran produk dan kasus unitlink jadi penyebab utama. Simak detail penurunannya!

Pengangguran dan Risiko Utama Perekonomian
| Senin, 26 Januari 2026 | 04:24 WIB

Pengangguran dan Risiko Utama Perekonomian

Pemerintah mendesak untuk mengembangkan revitalisasi industri dan membangun infrastruktur pendukung untuk membuka lapangan kerja baru.

Semen Baturaja (SMBR) Siap Mengokohkan Kinerja
| Senin, 26 Januari 2026 | 04:20 WIB

Semen Baturaja (SMBR) Siap Mengokohkan Kinerja

Memproyeksikan pendapatan SMBR pada 2026 bisa meningkat 13,6%. Sedangkan laba bersih SMBR diproyeksikan tumbuh 57% dibandingkan 2025.​

Krisis Chip Memori Kerek Biaya Produksi Laptop
| Senin, 26 Januari 2026 | 04:10 WIB

Krisis Chip Memori Kerek Biaya Produksi Laptop

Sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026, harga komponen RAM dan NAND tercatat mengalami kenaikan yang sangat tajam, yakni berkisar 300% hingga 500%

Pekan Ini, Pasar Wait and See Menanti MSCI dan Rebalancing LQ45
| Senin, 26 Januari 2026 | 04:00 WIB

Pekan Ini, Pasar Wait and See Menanti MSCI dan Rebalancing LQ45

IHSG berpotensi bergerak fluktuatif menjelang rebalancing indeks LQ45 dan pengumuman pembaruan metodologi penghitungan free float MSCI

Turun 1,37% Pekan Ini, IHSG Punya Peluang Rebound Terbatas Esok (26/1)
| Minggu, 25 Januari 2026 | 19:12 WIB

Turun 1,37% Pekan Ini, IHSG Punya Peluang Rebound Terbatas Esok (26/1)

IHSG melemah 1,37% sepekan. Namun, sejumlah saham pilihan diprediksi berpotensi cuan di tengah tekanan. Cek rekomendasi terbaru!

Wangi Cuan dari Usaha Belah Durian
| Minggu, 25 Januari 2026 | 07:10 WIB

Wangi Cuan dari Usaha Belah Durian

Menikmati durian tak perlu menunggu musim durian. Kini ada banyak warung menanti pelanggan untuk membelah durian.

 
Bos Privy, Sukses Berkat Kejelian Membaca Pasar
| Minggu, 25 Januari 2026 | 06:38 WIB

Bos Privy, Sukses Berkat Kejelian Membaca Pasar

Pada 2014, belum ada perusahaan di Indonesia yang memiliki izin resmi sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik meski regulsinya tersedia.

Bank Permata Pangkas Pemakaian Air di Kantor
| Minggu, 25 Januari 2026 | 06:10 WIB

Bank Permata Pangkas Pemakaian Air di Kantor

Untuk menerapkan praktik bisnis berkelanjutan, Bank Permata mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dalam operasional

Ambisi Bangun Ekosistem Terintegrasi Logam Tanah Jarang
| Minggu, 25 Januari 2026 | 06:00 WIB

Ambisi Bangun Ekosistem Terintegrasi Logam Tanah Jarang

Pemerintahan Prabowo Subianto berambisi mempercepat hilirisasi logam tanah jarang. Tapi, masih banyak PR yang harus pemerintah selesaikan dulu.

INDEKS BERITA

Terpopuler