Menyelamatkan Nasib IHSG
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bukan sekadar angka yang berkedip di layar trading. Ia adalah cermin kesehatan ekonomi sebuah bangsa mencerminkan kepercayaan investor, daya saing industri, dan kualitas tata kelola pasar. Namun di balik potensinya yang besar, IHSG menyimpan kerentanan struktural yang, jika dibiarkan, akan terus membuatnya rentan terhadap guncangan dari dalam maupun luar negeri.
Tiga variabel makroekonomi ini bekerja seperti sekrup yang bisa diputar semakin kencang hingga menekan IHSG ke bawah. Hubungan antara suku bunga dan indeks saham bersifat terbalik: ketika Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate apalagi secara agresif instrumen bebas risiko seperti Surat Berharga Negara dan deposito menjadi lebih menarik dibanding saham. Dana bergeser keluar dari ekuitas.
