Harapan Konsumen

Senin, 10 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Harapan Konsumen
[ILUSTRASI. Wahyu Tri Rahmawati (KONTAN/Steve GA)]
Wahyu Tri Rahmawati | Senior Editor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Periode Lebaran yang berlangsung di kuartal pertama 2026 menyebabkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2026 menjadi lebih rendah. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pun melambat menjadi 5,06% secara tahunan ketimbang kuartal pertama yang masih sebesar 5,52%. 

Konsumsi rumah tangga menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasalnya, porsi konsumsi rumah tanggal mencapai lebih dari separuh produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Porsi konsumsi rumah tangga terhadap PDB Indonesia di kuartal kedua 2026 berada di level 53,32%. Angka ini lebih rendah ketimbang kuartal pertama yang sebesar 54,35% dan kuartal kedua tahun lalu sebesar 54,25%.

Perlambatan konsumsi mencerminkan daya beli masyarakat yang belum pulih secara alami. Saat ini, pertumbuhan konsumsi masih ditopang oleh belanja pemerintah dan faktor musiman.

Lihat saja, meski turun, konsumsi pemerintah masih tumbuh dobel digit menjadi 15,97% pada kuartal kedua 2026 ketimbang kuartal pertama sebesar 21,81%.

Berbagai program pemerintah seperti bantuan sosial, makan bergizi gratis (MBG), serta pembayaran gaji ke-13 masih menjadi penyangga utama konsumsi rumah tangga. Tanpa dukungan tersebut, pertumbuhan konsumsi berpotensi turun di bawah level 5%.

Kondisi ini perlu menjadi perhatian. Jika terjadi realokasi atau efisiensi belanja pemerintah, konsumsi rumah tangga berisiko kembali tertekan.

Sinyal pelemahan tidak hanya terlihat dari sisi realisasi konsumsi. Indikator kepercayaan konsumen juga menunjukkan tekanan yang semakin dalam.

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2026 tercatat 117,8, menjadi level terendah sejak September 2025 atau dalam sembilan bulan terakhir. Lebih mengkhawatirkan, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) berada di 126,4, yang merupakan level terendah sejak Oktober 2022 atau dalam 44 bulan terakhir.

IEK mencerminkan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan, termasuk prospek kegiatan usaha, ketersediaan lapangan kerja, dan perkiraan tingkat pendapatan. Meski masih berada di atas 100 yang menandakan optimisme, penurunan ke titik terendah dalam hampir empat tahun menunjukkan bahwa keyakinan terhadap masa depan ekonomi mulai melemah.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Jejak Panjang Tekanan MSCI, dari Anomali IHSG hingga Ancaman Standalone Market
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Jejak Panjang Tekanan MSCI, dari Anomali IHSG hingga Ancaman Standalone Market

Sorotan terhadap pasar saham Indonesia sudah dimulai setidaknya sejak 2024, ketika kinerja indeks MSCI jauh di bawah IHSG.

Bedah Prospek Kinerja AALI dan TAPG yang Diprediksi Masih Solid Tahun Depan
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Bedah Prospek Kinerja AALI dan TAPG yang Diprediksi Masih Solid Tahun Depan

Setiap kenaikan biaya ekspor Rp 100.000 per ton bakal menggerus laba emiten sekitar 1% hingga 4% untuk tahun buku 2027–2028.

Rumor Merger BCA-DBS Ditepis, BlackRock dkk Tetap Akumulasi Saham BBCA
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Rumor Merger BCA-DBS Ditepis, BlackRock dkk Tetap Akumulasi Saham BBCA

Dalam kacamata investasi jangka panjang, prospek BBCA tetap menarik berkat efisiensi operasional dan kualitas kredit Bank BCA.​

Investor Membutuhkan Jaminan Kepastian
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Investor Membutuhkan Jaminan Kepastian

Sejak kuartal IV-2024 hingga kuartal III-2026, realisasi investasi mencapai Rp 3.923,2 triliun, tumbuh 11,64%

Perbaikan Mendasar MBG Lebih Diperlukan
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perbaikan Mendasar MBG Lebih Diperlukan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengklaim berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp 44 triliun.

Agar Rupiah Jangan Sampai Tembus Rp 20.000
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Agar Rupiah Jangan Sampai Tembus Rp 20.000

Kepercayaan investor perlu dijaga untuk menyetop arus keluar dana asing                             

Peserta Tax Amnesty II Masih Bisa Lolos dari Sanksi
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Peserta Tax Amnesty II Masih Bisa Lolos dari Sanksi

Program Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi (PSA) diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-239/PJ/2026

Laba MIDI Melonjak 19,44%, Daya Beli Jadi Penentu Kinerja hingga Akhir 2026
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Laba MIDI Melonjak 19,44%, Daya Beli Jadi Penentu Kinerja hingga Akhir 2026

Model bisnis MIDI yang defensif memberikan visibilitas laba lebih baik di tengah kondisi konsumsi masyarakat yang masih relatif lemah.

IHSG Makin Tertinggal dari Regional, Valuasi Terendah Sejak Krisis
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:23 WIB

IHSG Makin Tertinggal dari Regional, Valuasi Terendah Sejak Krisis

Analis mengatakan, forward price to earning ratio (Forward PE)) MSCI Indonesia saat ini sudah turun ke 7,3 kali.

Akuisisi Dua Perusahaan Afiliasi Sekaligus, MKNT Ekspansi ke Bisnis Energi Terbarukan
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

Akuisisi Dua Perusahaan Afiliasi Sekaligus, MKNT Ekspansi ke Bisnis Energi Terbarukan

Saham MKNT sudah mengalami ARA selama sembilan hari beruntun yang ditopang oleh tingginya minat beli.

INDEKS BERITA

Terpopuler