Berita Opini

Menyoal Kontroversi Rencana Kebijakan Kenaikan Tarif PPN

Oleh Muhammad Nalar Al Khair - Peneliti Sigmaphi
Senin, 14 Juni 2021 | 21:38 WIB
Menyoal Kontroversi Rencana Kebijakan Kenaikan Tarif PPN

ILUSTRASI. Pesepeda melintas di depan tulisan Pajak Kuat Indonesia Maju di Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2020). Rencana pemerintah menaikan tarif PPN dan PPh menjadi kontroversi. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawanrwa.

Reporter: Harian Kontan | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19  selama dua tahun ini mengakibatkan perekonomian Indonesia terganggu. Secara agregat, ditandai kontraksi pertumbuhan ekonomi triwulan II-2020 sebesar  -5,32% (yoy), dan mengecil -0,74% (yoy) pada triwulan I-2021. 

Kontraksi ekonomi yang terjadi pada 2020 hingga awal 2021 menyebabkan tingkat pengangguran terbuka naik menjadi 7,07 % atau 9,77 juta orang Agustus 2020.


Baca juga