Merger dan Akuisisi

Sabtu, 18 September 2021 | 09:05 WIB
Merger dan Akuisisi
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari-hari ini, aksi merger dan akuisisi bernilai jumbo kembali terjadi di Indonesia. Kabar terbaru, PT Indosat Tbk akhirnya memutuskan merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia. Nilai transaksinya diperkirakan mencapai US$ 6 miliar setara Rp 85,2 triliun (kurs Rp 14.200 per dollar AS).

Merger Indosat dan Tri mengonfirmasi bahwa pasar ideal bisnis telekomunikasi hanya diisi dua-tiga pemain.

Di waktu yang berdekatan, Grup Djarum melalui PT Global Digital Niaga (Blibli.com) mengumumkan rencana akuisisi 51% saham PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC).

Supra Boga adalah pengelola jaringan ritel supermarket yang mengusung brand Ranch Market dan Farmers Market. Di Bursa Efek Indonesia, Supra Boga mencatatkan kapitalisasi pasar Rp 3,60 triliun.

Rencana transaksi perusahaan-perusahaan tadi melengkapi keriuhan aksi merger dan akuisisi korporasi di Indonesia sepanjang tahun 2021. Sebelumnya, dua raksasa teknologi, Gojek dan Tokopedia resmi merger dan bersalin nama menjadi GoTo. Perusahaan hasil merger tersebut ditaksir mencatatkan valuasi senilai US$ 17 miliar.

Sebelum Grup Djarum masuk ritel konvensional dengan mencaplok Ranch Market, GoTo lewat Gojek sudah lebih dulu membenamkan investasinya di PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), emiten Grup Lippo yang mengelola jaringan ritel Hypermart.

Melihat fakta-fakta di atas, bisa disimpulkan bahwa pandemi Covid-19 telah mengubah lanskap bisnis. Tahun pandemi memang menjadi masa-masa keemasan bagi perusahaan berbasis teknologi. Pandemi pula yang mempercepat transformasi bisnis teknologi.

Lantaran pola bisnis ini mulai terbentuk dan mengerucut, peta persaingan di ranah digital pun sudah tergambar. Tak ingin kehilangan momentum dan pangsa pasar, raksasa e-commerce Tokopedia dan super app Gojek akhirnya bersatu.

Demikian pula pemain seperti Bukalapak yang beraliansi dengan Grup Emtek dan Grab, kemudian Shopee yang disokong SEA Bank.

Jadi, aksi merger dan akuisisi dalam dua tahun terakhir ini, boleh jadi, merupakan upaya para pelaku bisnis menyiasati perubahan lanskap, tantangan dan dinamika pasar akibat pagebluk Covid-19.

Dari fenomena konsolidasi ini, ada catatan yang perlu dicermati. Otoritas mesti jeli mencegah, jangan sampai perusahaan hasil merger memonopoli bisnis dan mengerdilkan pemain lain sehingga mematikan persaingan usaha yang sehat.

Bagikan

Berita Terbaru

Menanti Kembalinya Asing, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (12/2)
| Kamis, 12 Februari 2026 | 06:04 WIB

Menanti Kembalinya Asing, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (12/2)

Namun penguatan itu di tengah aksi asing yang kembali melakukan jual bersih alias net sell sekitar Rp 526,42 miliar.

Yield Melandai, Penerbitan Obligasi Korporasi Ramai
| Kamis, 12 Februari 2026 | 05:38 WIB

Yield Melandai, Penerbitan Obligasi Korporasi Ramai

Imbal hasil (yield) obligasi korporasi berpeluang melanjutkan tren penurunan,seiring potensi pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia (BI).​

Harga Komoditas Energi Masih Bergerak Volatil
| Kamis, 12 Februari 2026 | 05:32 WIB

Harga Komoditas Energi Masih Bergerak Volatil

Meski mengalami koreksi, permintaan batubara dari sektor industri membuat harga batubara tidak terjun sedalam gas alam.​

Ada Ruang Pemulihan Kinerja, Simak Rekomendasi Saham SSIA
| Kamis, 12 Februari 2026 | 05:26 WIB

Ada Ruang Pemulihan Kinerja, Simak Rekomendasi Saham SSIA

Penjualan lahan kawasan industri dan membaiknya pendapatan berulang memoles prospek PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA

Risiko Masih Tinggi, Laju Kredit Fintech Bisa Melambat
| Kamis, 12 Februari 2026 | 05:15 WIB

Risiko Masih Tinggi, Laju Kredit Fintech Bisa Melambat

OJK mencatat tingkat wanprestasi di atas 90 hari alias TWP90 fintech lending menembus 4,32% di ujung tahun 2025. 

Laba Melandai, Dividen Bank Tetap Royal
| Kamis, 12 Februari 2026 | 05:10 WIB

Laba Melandai, Dividen Bank Tetap Royal

Bank-bank besar seperti BNI dan Mandiri mempertahankan rasio dividen tinggi di 2025.                          

Tata Kelola Pasar Modal di Simpang Jalan
| Kamis, 12 Februari 2026 | 04:54 WIB

Tata Kelola Pasar Modal di Simpang Jalan

Arah Indonesia tidak akan ditentukan oleh retorika pro-investasi, melainkan oleh konsistensi kebijakan dan ketegasan penegakan hukum pasar modal. 

IHSG Naik Hampir 2% di Tengah Aksi Jual Asing, Intip Prediksi Hari Ini (12/2)
| Kamis, 12 Februari 2026 | 04:45 WIB

IHSG Naik Hampir 2% di Tengah Aksi Jual Asing, Intip Prediksi Hari Ini (12/2)

IHSG mengakumulasi kenaikan 1,77% dalam sepekan. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG masih turun 4,12%.

Dapat Jatah PNM Rp 6,68 Triliun, SMF Genjot Pendanaan KPR FLPP
| Kamis, 12 Februari 2026 | 04:35 WIB

Dapat Jatah PNM Rp 6,68 Triliun, SMF Genjot Pendanaan KPR FLPP

Suntikan PMN tersebut akan di-leverage oleh perseroan untuk mendukung penyediaan dana pendamping KPR FLPP. 

Calon Investor Masih Belum Terlihat, BPKH Belum Lepas Muamalat
| Rabu, 11 Februari 2026 | 20:53 WIB

Calon Investor Masih Belum Terlihat, BPKH Belum Lepas Muamalat

BPKH belum juga lepas Muamalat, kepemilikan saham masih di atas batas OJK. Aturan ketat menanti, bagaimana nasib Bank Muamalat ke depan?

INDEKS BERITA

Terpopuler