Minat Lelang SUN Dibayangi Omicron dan Kenaikan Yield

Senin, 31 Januari 2022 | 04:05 WIB
Minat Lelang SUN Dibayangi Omicron dan Kenaikan Yield
[]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat investor pada lelang Surat Utang Negara (SUN), Rabu (3/2), berpotensi menurun. Analis memprediksi pelaku pasar bakal kembali bersikap wait and see lantaran khawatir tingginya penyebaran omicron dan tren kenaikan yield atawa imbal hasil.

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto memproyeksikan  jumlah penawaran yang masuk pada lelang SUN pekan ini akan turun menjadi sekitar Rp 60 triliun. Sebagai catatan, pada lelang SUN 18 Januari lalu, penawaran yang masuk mencapai Rp 84,84 triliun.

Ramdhan mengatakan, pasca The Federal Reserve (The Fed) bersikap semakin hawkish dalam rapat Federal Open Market Commiittee (FOMC) pekan lalu, yield obligasi Amerika Serikat (AS) bergerak naik seiring rencana AS menaikkan suku bunga acuannya. 

Baca Juga: Lelang SUN 3 Februari Bisa Lesu Karena Kasus Covid-19 Naik dan The Fed Hawkish

Hal ini menyebabkan investor asing lebih tertarik masuk kembali ke pasar keuangan AS. "Investor asing belum bisa diharapkan masuk ke pasar obligasi pemerintah karena suku bunga akan naik di AS," kata Ramdhan, Minggu (30/1).

Pelaksanaan lelang SUN pekan ini akan berlangsung di saat yield SUN tenor acuan juga dalam tren naik. Tercatat, yield SUN tenor 10 tahun berada di posisi tertingginya di level 6,44% hingga Jumat (28/1) akhir pekan lalu.

Pelaku pasar juga dilanda kekhawatiran penyebaran virus omicron yang meluas. Ramdhan mengingatkan, kenaikan kasus pandemi sempat membuat trauma, sehingga saat ini ketidakpastian di masyarakat kembali muncul. "Pelaku pasar kembali wait and see," kata Ramdhan. 

Meski begitu, Ramdhan memproyeksikan penurunan jumlah permintaan di lelang SUN tersebut tidak akan turun terlalu signifikan, lantaran likuiditas di dalam negeri masih melimpah. "Kini, investor domestik yang dapat diharapkan menunjang permintaan, terutama perbankan," terang Ramdhan.

Baca Juga: Pemerintah Siap Lelang Tujuh Seri SUN pada Rabu (2/2), Ini Rinciannya

Seri yang Ramdhan proyeksikan bakal ramai diburu investor adalah seri tenor pendek dan seri tenor 10 tahun.

Bagikan

Berita Terbaru

DSSA Masih Diburu dan Bertahan di Atas Rp 1.000, Minat Investor Asing Belum Luntur
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:00 WIB

DSSA Masih Diburu dan Bertahan di Atas Rp 1.000, Minat Investor Asing Belum Luntur

Net foreign buy menunjukkan sebagian investor asing melihat cerita spesifik DSSA lebih penting daripada statusnya di indeks MSCI.

Simak Prospek TLKM yang Kantongi 17 Rekomendasi Beli Sejak Awal Agustus 2026
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Simak Prospek TLKM yang Kantongi 17 Rekomendasi Beli Sejak Awal Agustus 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berencana melepas tiga hingga empat anak usaha yang masih merugi sebelum akhir 2026.

Menakar Dampak Kehadiran Sandiaga Uno Sebagai Komisaris Utama Terhadap Prospek MUTU
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Menakar Dampak Kehadiran Sandiaga Uno Sebagai Komisaris Utama Terhadap Prospek MUTU

Nilai tambah kehadiran Sandiaga Uno lebih mungkin muncul melalui jaringan, strategic partnership, dan akses ke ekosistem investasi.

Asing Rotasi di Bank BUMN, BBRI Jadi Pilihan, BMRI Tertekan
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:51 WIB

Asing Rotasi di Bank BUMN, BBRI Jadi Pilihan, BMRI Tertekan

Menurut analis BBRI dan BBNI relatif menarik karena valuasinya masih kompetitif dengan prospek pertumbuhan kredit dan laba yang solid.

Peta Persaingan Berubah, Konsolidasi serta Ekspansi Fiber Jadi Andalan Emiten Menara
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:42 WIB

Peta Persaingan Berubah, Konsolidasi serta Ekspansi Fiber Jadi Andalan Emiten Menara

Entitas gabungan MTEL dan TBIG akan memiliki valuasi sekitar Rp 90 triliun hingga Rp 93 triliun, jauh lebih besar dibandingkan skala milik TOWR.

Profil Swayasa Prakarsa (SWAP), Perusahaan Riset UGM yang Bakal Melantai di BEI
| Senin, 24 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Profil Swayasa Prakarsa (SWAP), Perusahaan Riset UGM yang Bakal Melantai di BEI

PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) masih mengalami kerugian meskipun nilainya menyusut, diiringi pendapatan yang tumbuh positif.

Industri Semen Mulai Pulih, Begini Prospek Saham INTP dan SMGR di Semester II-2026
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Industri Semen Mulai Pulih, Begini Prospek Saham INTP dan SMGR di Semester II-2026

Perbaikan kinerja emiten semen berlangsung di tengah kondisi kelebihan pasokan yang masih menghantui.

Cari Tambahan Modal Baru, Emiten Siap Menggelar Rights Issue
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Cari Tambahan Modal Baru, Emiten Siap Menggelar Rights Issue

Saat ini ada beberapa emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berencana menggelar aksi korporasi rights issue.

Hari Kejepit di Awal Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (24/8)
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hari Kejepit di Awal Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (24/8)

Investor tetap perlu memperhatikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta perkembangan sentimen eksternal. 

Ada Pasar Bullion IBMA, Prospek Emiten Emas Cerah
| Senin, 24 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Ada Pasar Bullion IBMA, Prospek Emiten Emas Cerah

Kehadiran IBMA bisa meningkatkan permintaan emas karena akses masyarakat dam institusi terhadap logam mulia ini semakin luas.

INDEKS BERITA

Terpopuler