Minat Masyarakat Memiliki Saving Bond Ritel Masih Tinggi

Senin, 21 Januari 2019 | 06:45 WIB
Minat Masyarakat Memiliki Saving Bond Ritel Masih Tinggi
[]
Reporter: Grace Olivia | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Minat investor ritel terhadap penawaran saving bond ritel masih tinggi. Antusiasme itu terlihat pada pekan kedua masa penawaran Saving Bond Ritel (SBR) seri 005.

Hampir semua agen penjual yang ditunjuk pemerintah menyatakan tak kesulitan memasarkan SBR 005. Mereka optimistis target penjualan yang  didapat bisa tercapai, bahkan terlampaui.

Ambil contoh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Bank pelat merah ini menyatakan telah menjajakan SBR005 sebesar Rp 190 miliar dalam kurun sepekan masa penawaran. "Kami menargetkan SBR005 sebesar Rp 600 miliar," kata Kepala Divisi Wealth Management BNI Neny Asriany, Jumat (18/1).

Pada penerbitan SBR004, BNI berhasil mengumpulkan dana Rp 652 miliar. Neny menyebut, biasanya bank sebagai mitra distribusi akan melakukan permintaan penambahan atau up size, jika target penjualan yang dipatok terpenuhi.

Namun, kali ini pemerintah memutuskan untuk membatasi penjualan SBR005 nilai Rp 5 triliun. "Jadi, semua tergantung kebijakan Kementerian Keuangan," terang Neny.
Penjualan SBR005 melalui agen non bank, seperti PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa.com) juga berjalan lancar. Head of Research Bareksa.com Ni Putu Kurniasari, menyebut, sampai Jumat (17/1) pekan lalu, penjualan SBR005 telah menyentuh Rp 35 miliar dari target sebesar Rp 50 miliar.

"Dalam sepekan ini sudah hampir 2.000 orang yang melakukan pembelian SBR005 lewat platform kami. Sementara, user yang terdaftar dari sejak SBR003 sampai sekarang sudah sekitar 9.000-an," tutur Ni Putu, Jumat (18/1).

Bareksa menargetkan user pembeli SBR005 di Bareksa kali ini bisa mencapai setidaknya 2.500 orang. Menurut Ni Putu, Bareksa memang tak membidik target nilai dana yang besar untuk setiap penerbitan SBR. "Karena pemerintah juga telah berencana melakukan penerbitan SBN ritel, baik konvensional maupun syariah, secara lebih sering sepanjang tahun ini," tandasnya.

Bagikan

Berita Terbaru

Aset Ritel HSBC Indonesia Diperebutkan 5 Bank Raksasa di Tingkat Regional
| Minggu, 01 Maret 2026 | 16:18 WIB

Aset Ritel HSBC Indonesia Diperebutkan 5 Bank Raksasa di Tingkat Regional

Pada 2022 lalu, HSBC sejatinya sempat menjajaki kemungkinan untuk menggelar IPO bagi unit bisnisnya di Indonesia.​

Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Alternatif dan Bantalan Pasokan Migas Tak Memadai
| Minggu, 01 Maret 2026 | 15:58 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Alternatif dan Bantalan Pasokan Migas Tak Memadai

International Energy Agency (IEA) mencatat, lebih dari 26% perdagangan minyak dunia diangkut melewati selat Hormuz setiap harinya.

Kilau Bisnis Perhiasan Emas di Tahun Kuda Api
| Minggu, 01 Maret 2026 | 12:00 WIB

Kilau Bisnis Perhiasan Emas di Tahun Kuda Api

Data Kementerian Perindustrian menyebut, industri perhiasan nasional ditopang lebih dari 500 pelaku usaha dan sekitar 30.000 toko emas.

Tips Agar THR Tak Hanya Menumpang Lewat
| Minggu, 01 Maret 2026 | 09:00 WIB

Tips Agar THR Tak Hanya Menumpang Lewat

Tunjangan Hari Raya (THR) kerap habis hanya dalam hitungan hari. Simak cara mengelolanya!           

Perjalanan Karier The Ka Jit Direktur OCBC: Selalu Tertantang Menciptakan Perbaikan
| Minggu, 01 Maret 2026 | 09:00 WIB

Perjalanan Karier The Ka Jit Direktur OCBC: Selalu Tertantang Menciptakan Perbaikan

Merunut perjalanan The Ka Jit di industri perbankan hingga menjadi Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP).

PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 2,76 Triliun Per Januari 2026
| Minggu, 01 Maret 2026 | 04:30 WIB

PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 2,76 Triliun Per Januari 2026

Pencapaian tersebut meningkat 120,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya alias year on year (yoy). ​

Harga Batubara Global Anjlok, Kinerja Indo Tambangraya (ITMG) Tahun 2025 Ikut Jeblok
| Minggu, 01 Maret 2026 | 04:24 WIB

Harga Batubara Global Anjlok, Kinerja Indo Tambangraya (ITMG) Tahun 2025 Ikut Jeblok

Laba bersih PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)  terkontraksi 48,96% yoy jadi US$ 190,94 juta pada 2025, dari US$ 374,12 juta pada tahun 2024.​

Segmen Bisnis Otomotif dan Batubara Tekan Kinerja Grup Astra
| Minggu, 01 Maret 2026 | 04:19 WIB

Segmen Bisnis Otomotif dan Batubara Tekan Kinerja Grup Astra

Laba PT Astra International Tbk (ASII) dan PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami koreksi sepanjang tahun lalu.​

Siasat Mudik dengan Kuda Besi Bertenaga Listrik
| Minggu, 01 Maret 2026 | 03:05 WIB

Siasat Mudik dengan Kuda Besi Bertenaga Listrik

Penggunaan mobil listrik untuk mudik semakin populer. Agar mudiknya aman dan nyaman, berkendara dengan mobil listrik perlu siasat.

Cara WTON Memperkokoh Bisnis Beton Rendah Emisi
| Minggu, 01 Maret 2026 | 02:35 WIB

Cara WTON Memperkokoh Bisnis Beton Rendah Emisi

Kinerja ESG WIKA Beton mendapat apresiasi mentereng. S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) memberi skor 71 dari skala 100.

 
INDEKS BERITA

Terpopuler