Minat Membludak, Mitratel Tambah Jatah Pooling Jadi 5%

Sabtu, 20 November 2021 | 06:05 WIB
Minat Membludak, Mitratel Tambah Jatah Pooling Jadi 5%
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Initial public offering (IPO) PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) Tbk (MTEL) menjaring minat yang tinggi dari para investor. Tingginya minat membuat anak usaha Telkom ini perlu menerbitkan saham tambahan.

Penambahan jatah saham dilakukan pada alokasi terpusat (pooling). "Alokasi pooling dari seluruh saham yang ditawarkan ditingkatkan dari 2,5% menjadi 5%," kata sumber KONTAN, Jumat (19/11).

Sejak awal, Mitratel seperti sudah mengantisipasi tingginya minat investor terhadap IPO. Ini tercermin dari alokasi maksimal 2,62 miliar saham tambahan yang memang disiapkan jika permintaan membludak. Jumlah ini setara dengan 3,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Masa penawaran umum atau bookbuilding rampung 18 November 2021. Harga pelaksanaan ditetapkan di level Rp 800 per saham.

Jika tidak ada penambahan jatah pooling, Mitratel tetap melepas 22,92 miliar saham atau setara 27,63% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Mitratel meraup dana segar Rp 18,33 triliun jika menggunakan skenario ini.

Namun, dengan adanya saham tambahan, total jumlah emisi yang dilepas sebesar 23,49 miliar saham atau setara  dengan lebih dari 28% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Alhasil, Mitratel memperoleh total dana segar Rp 18,79 triliun.

Manajemen Mitratel mengalokasikan sekitar 90% hasil IPO untuk belanja modal atawa capital expenditure (capex) terkait pengembangan bisnis organik maupun anorganik. Kemudian, sisa 10% untuk keperluan modal kerja dan keperluan lain.

Mitratel memiliki lebih dari 28.000 unit menara yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebanyak 57% menara berada di luar pulau Jawa.

Dalam empat tahun ke depan, Mitratel akan membangun 3.000 menara baru serta berekspansi secara anorganik dengan mengakuisisi sekitar 6.000 menara. "Pada 2025, tenancy ratio ditargetkan bisa mencapai 1,8 kali, sejajar dengan perusahaan menara yang lain," ujar Hendra Purnama, Direktur Investasi Mitratel belum lama ini.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Siap Dorong Ekonomi
| Jumat, 06 Februari 2026 | 05:10 WIB

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Siap Dorong Ekonomi

Juda Agung juga diminta memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter hingga riil.

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Restitusi Pajak
| Jumat, 06 Februari 2026 | 05:05 WIB

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Restitusi Pajak

Ketiga tersangka tersebut sebagai tindak lanjut OTT dari KPK yang mengamankan barang bukti senilai Rp 1,5 miliar.

Awas Ekspansi Danantara Memicu Potensi Monopoli
| Jumat, 06 Februari 2026 | 05:05 WIB

Awas Ekspansi Danantara Memicu Potensi Monopoli

BPI Danantara mewajibkan sesama BUMN untuk saling bersinergi dalam pengerjaan proyek di antara mereka.

Ramai Pameran IIMS, Kinerja Otomotif Bisa Semakin Sip
| Jumat, 06 Februari 2026 | 05:02 WIB

Ramai Pameran IIMS, Kinerja Otomotif Bisa Semakin Sip

Beberapa faktor topang kinerja sektor otomotif, mulai dari peluncuran produk baru hingga gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Ada Aturan Baru, Target IPO Tahun Ini Terancam Meleset
| Jumat, 06 Februari 2026 | 04:59 WIB

Ada Aturan Baru, Target IPO Tahun Ini Terancam Meleset

Saat ini, BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menggodok perubahan Peraturan Nomor I-A tentang pencatatan saham demi IPO lebih berkualitas

IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Melemah, Amankan Portofolio Anda!
| Jumat, 06 Februari 2026 | 04:45 WIB

IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Melemah, Amankan Portofolio Anda!

IHSG kembali turun 0,53% ke 8.103,88, akumulasi pelemahan sepekan 1,56%. Analis ungkap saham konglomerasi pemicu, antisipasi koreksi lebih dalam.

Risiko Kredit Produktif Tinggi, Multifinance Semakin Hati-Hati
| Jumat, 06 Februari 2026 | 04:45 WIB

Risiko Kredit Produktif Tinggi, Multifinance Semakin Hati-Hati

Bisnis pelaku UMKM sebagai pasar utama dari pembiayaan produktif multifinance masih dihantui lemahnya daya beli. 

Soal Batas Maksimum Saham bagi Asuransi
| Jumat, 06 Februari 2026 | 04:12 WIB

Soal Batas Maksimum Saham bagi Asuransi

Peningkatan batas investasi saham bagi dana pensiun dan asuransi hingga 20% per emiten perlu dipandang secara hati-hati.

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% Ditopang Industri Pengolahan & Jasa, Tambang Pemberat
| Kamis, 05 Februari 2026 | 13:56 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% Ditopang Industri Pengolahan & Jasa, Tambang Pemberat

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% secara tahunan, meningkat dibandingkan pertumbuhan 2024 yang sebesar 5,03%.

Tertekan Aturan Impor Pakan, Saham Poultry Masih Layak Diperhatikan
| Kamis, 05 Februari 2026 | 13:55 WIB

Tertekan Aturan Impor Pakan, Saham Poultry Masih Layak Diperhatikan

Perubahan aturan impor bahan baku pakan ternak, berpotensi memberi tekanan jangka pendek pada margin industri perunggasan.

INDEKS BERITA