Berita

Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Serap Capex Rp 230 Miliar Hingga Juni 2019

Selasa, 10 September 2019 | 05:57 WIB

ILUSTRASI. Paparan publik PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk merealisasikan penggunaan belanja modal sebesar Rp 230 miliar hingga akhir Juni 2019. Mitra Pinasthika telah menggunakan dana tersebut untuk membeli kendaraan baru bagi anak usahanya, MPM Rent.

Pada tahun ini, emiten berkode saham MPMX di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 600 miliar hingga Rp 700 miliar.

Berdasarkan catatan KONTAN, pendanaan capex itu bersumber dari kas internal, namun tak menutup kemungkinan bagi MPMX untuk mengajukan pinjaman dari pihak ketiga.

GM Corporate Communication PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), Natalia Lusnita, menjelaskan manajemen menggunakan capex tersebut untuk pengembangan warehouse bagi bisnis roda dua di anak usaha MPMulia dan pembelian unit mobil di MPM Rent.

"Hal ini merupakan kegiatan rutin MPM Rent untuk meremajakan (rejuvenate) unit-unit kendaraannya," ungkap dia kepada KONTAN, Senin (9/9).

Manajemen MPMX optimistis kinerja positif MPM Rent di semester pertama tahun ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun nanti. Mereka siap mengimplementasikan beberapa inisiatif strategis jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.

Sejumlah inisiatif tersebut antara lain adalah terus memperbarui sistem operasi seperti pendataan, bengkel, inventori hingga inisiatif untuk fokus kepada pertumbuhan top line.

"Tentunya kami juga melihat tren saat ini, di mana layanan online telah mendominasi cara kita melakukan bisnis. Di masa mendatang, kami berencana untuk merambah sewa mobil online," ungkap Natalia. Namun, dia enggan menyebutkan rencana tersebut secara mendetail.

Pada semester pertama tahun ini, MPMX mencatatkan pendapatan sebesar Rp 8,01 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 6,9% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp 7,55 triliun.

Natalia menjelaskan, dengan kondisi yang baik di semester I-2019, maka manajemen MPMX berpotensi meraih pertumbuhan pendapatan berkisar 5%-10% hingga akhir tahun nanti. "Kami menargetkan laba di kisaran Rp 400 miliar hingga Rp 450 miliar," ujar Natalia. Selama enam bulan pertama tahun ini, MPMX meraup laba sebesar Rp 249,9 miliar.

Oleh karena itu, MPMX memilih strategi mengembangkan bisnis-bisnis yang sudah ada dan terus selektif menggunakan dana belanja modal, meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Selain itu, manajemen MPMX secara konsisten terus melihat peluang kerja sama atau aliansi dengan mitra strategis dari berbagai industri terkait. Mereka juga dalam tahap memantau seluruh tren di area terkait serta melihat berbagai kesempatan.

"Kami akan terus melihat peluang untuk bekerja sama mengembangkan bisnis secara non-organik. Kami mempertimbangkan potensi mengakuisisi bisnis baru yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham," pungkas Natalia.

Reporter: Eldo Christoffel Rafael
Editor: Yuwono triatmojo

IHSG
6.236,69
0.28%
17,26
LQ45
985,92
0.27%
2,68
USD/IDR
14.100
0,57
EMAS
753.000
0,00%

Baca juga