Nasib BI Tanpa Tangan Dingin Perry
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mengawali pekan keempat Juli 2026, di pagi hari menjelang terik matahari, publik dikejutkan kabar pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Padahal baru saja Perry memimpin Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, dan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 5,75%.
Publik pun berspekulasi, Perry mengundurkan diri atau dimundurkan paksa oleh kekuasaan? Maskipun pihak BI melalui Deputi Gubernur seniornya menegaskan bahwa Perry mengundurkan diri karena alasan yang bersifat pribadi dan sukarela. Bahkan berkembang selentingan, Perry mundur karena alasan kesehatan, seperti halnya Nanik S. Deyang dan Hotman Paris Hutapea.
