Nasib Emiten Nikel, China Bakal Larang Ekspor Asam Sulfat Saat Selat Hormuz Diblokade
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awan mendung membayangi emiten nikel di Tanah Air. Dinamika baru siap mengadang laju industri menyusul rencana China yang bakal merealisasikan larangan ekspor asam sulfat (sulphuric acid) mulai Mei 2026. Kebijakan restriktif ini dijatuhkan tepat saat harga asam sulfat dan sulfur global tengah mendidih, sebuah kondisi yang siap mencekik margin kinerja pemilik smelter nikel high pressure acid leach (HPAL).
Asam sulfat sejatinya merupakan urat nadi penyusun komponen biaya utama dalam proses pengolahan HPAL. Tak ayal, lonjakan harga bahan baku krusial ini berisiko mengerek struktur biaya operasional secara masif sekaligus memangkas margin produk mixed hydroxide precipitate (MHP).
