Oil Climbs on Tight Supply, though EU Ban on Russian Supply Still Uncertain

Kamis, 26 Mei 2022 | 15:26 WIB
Oil Climbs on Tight Supply, though EU Ban on Russian Supply Still Uncertain
[ILUSTRASI. Petroleum pump jacks are pictured in the Kern River oil field in Bakersfield, California November 9, 2014. REUTERS/Jonathan Alcorn ]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - MELBOURNE. Oil prices rose on Thursday, extending a cautious rally this week on signs of tight supply while the European Union (EU) wrangles with Hungary over plans to ban imports from Russia, the world's second-largest crude exporter, after it invaded Ukraine.

Brent crude LCOc1 futures for July settlement gained 47 cents, or 0.41%, to $114.50 a barrel at 0656 GMT.

U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude CLc1 futures for July delivery climbed 53 cents, or 0.48%, to $110.86 a barrel.

A bigger-than-expected drawdown in U.S. crude inventories in the week to May 20, following soaring exports, buoyed the market on Wednesday. Analysts said the inventory draw and the prospect of an EU embargo on Russian oil, in retaliation for what Moscow calls its "special military operation" in Ukraine, were pushing prices higher.

Baca Juga: Shanghai Heading Out of Lockdown But China Still Lost in Economic Gloom

"The focus in oil markets is on the EU summit taking place next week, at which another attempt will be made to agree on an EU-wide embargo on Russian oil," said Stephen Innes, managing partner at SPI Asset Management in a note.

European Council President Charles Michel on Wednesday said he is confident that an agreement can be reached before the council's next meeting on May 30. Read full story

However, Hungary remains a stumbling block to the unanimous support needed for EU sanctions. Hungary is pressing for about 750 million euros ($800 million) to upgrade its refineries and expand a pipeline from Croatia to enable it to switch away from Russian oil. Read full story

Even without a formal ban, much less Russian oil is available to the market as buyers and trading houses avoid dealing with crude and fuel suppliers from the country.

Baca Juga: China will Strive for Economic Growth in Second Quarter, Premier Says

ANZ analysts pointed to cargoes from Baltic ports taking longer journeys to Asian refineries, while deliveries to the Netherlands and France have all but halted.

There are also other factors that are favouring further upside in oil prices.

"Shanghai is preparing to reopen after a two-month lockdown, while the U.S. peak driving season begins with the Memorial Day weekend, which could provide a fillip to oil demand," said Sugandha Sachdeva, vice president of commodities research at Religare Broking, referring to the U.S. holiday on Monday.

"All of the variables are pointing to further gains in oil prices going ahead."

Bagikan

Berita Terbaru

Reksadana Primadona Saat Ketidakpastian Melanda di Awal Tahun 2026
| Minggu, 26 April 2026 | 14:10 WIB

Reksadana Primadona Saat Ketidakpastian Melanda di Awal Tahun 2026

Pasar modal bergejolak, tapi ada cara lindungi modal Anda. Reksadana pasar uang tawarkan stabilitas di tengah ketidakpastian.

Pendapatan Naik, Laba DCI Indonesia Tertekan Lonjakan Beban
| Minggu, 26 April 2026 | 14:02 WIB

Pendapatan Naik, Laba DCI Indonesia Tertekan Lonjakan Beban

Pendapatan DCII melesat 10,92%, tapi laba justru anjlok. Temukan penyebab di balik fenomena ini dan dampaknya pada saham DCII.

NAYZ Punya Bos Baru, Perusahaan Asal Singapura Mencaplok 41,18% Saham
| Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

NAYZ Punya Bos Baru, Perusahaan Asal Singapura Mencaplok 41,18% Saham

Saiko Consultancy akan menjadi pengendali baru NAYZ, membawa potensi besar bagi saham makanan bayi ini.

Rupiah Memburuk, Investor Asing Kabur, IHSG Ambruk
| Minggu, 26 April 2026 | 13:41 WIB

Rupiah Memburuk, Investor Asing Kabur, IHSG Ambruk

IHSG ambruk 6,61% sepekan, investor asing lepas Rp 2 triliun. Kalkulasi terbaru menunjukkan risiko kerugian yang harus diwaspadai.

Dividen Jumbo Menanti, Simak Emiten yang Siap Menebar Cuan Pekan Depan
| Minggu, 26 April 2026 | 11:58 WIB

Dividen Jumbo Menanti, Simak Emiten yang Siap Menebar Cuan Pekan Depan

Waspada dividen trap! Jangan sampai modal Anda tergerus setelah menikmati dividen. Ketahui strategi menghindarinya.

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank
| Minggu, 26 April 2026 | 09:05 WIB

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank

Tergiur pada bunga tinggi bisa berujung dana simpanan raib. Simak cara memeriksa produk perbankan!  

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus
| Minggu, 26 April 2026 | 07:35 WIB

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus

Kinerja Bitcoin lebih unggul ketimbang emas selama perang di Timur Tengah. Perubahan fundamental atau sekadar kebetulan teknikal?

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar
| Minggu, 26 April 2026 | 05:42 WIB

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar

AI chatbot terus berkembang dan kian banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Peluang ekonomi dari teknologi ini pun semakin menggiurkan.

 
Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri
| Minggu, 26 April 2026 | 05:36 WIB

Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri

Sektor industri khususnya perkebunan dan pertambangan tengah berjuang menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

 
Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik
| Minggu, 26 April 2026 | 05:33 WIB

Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik

Kenaikan harga plastik membuat UMKM cari cara agar tetap meraih keuntungan. Salah satunya mencari pemasok plastik alternatif.

 
INDEKS BERITA

Terpopuler