Ombudsman Minta Pemerintah Menunda Keputusan Impor Beras Lewat Rakortas

Rabu, 24 Maret 2021 | 15:41 WIB
Ombudsman Minta Pemerintah Menunda Keputusan Impor Beras Lewat Rakortas
[ILUSTRASI. Ombudsman meminta pemerintah menunda keputusan impor beras hingga menunggu perkembangan panen dan pengadaan Bulog. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/rwa.]
Reporter: Anastasia Lilin Y | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana impor beras 1 juta ton oleh Kementerian Perdagangan (Kemdag) masih memantik polemik. Ombudsman Republik Indonesia meminta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemko) menggelar rapat koordinasi terbatas (rakortas) demi menunda keputusan impor beras hingga menunggu perkembangan panen dan pengadaan Bulog awal Mei 2021.

Dalam pengamatan Ombudsman, sejauh ini tidak ada kendala dari sisi produksi, stok maupun proses penggilingan beras. "Sementara beras itu bukan hanya komoditas tapi juga bisa berdampak sosial dan politik yang cukup luas," kata Yeka Hendra Fatika, Anggota Ombudsman RI dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, Rabu (24/4).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Harga Komoditas Mendaki, Prospek Saham TINS Kian Seksi
| Senin, 20 Juli 2026 | 09:59 WIB

Harga Komoditas Mendaki, Prospek Saham TINS Kian Seksi

Kenaikan harga timah menjadi kabar baik bagi PT Timah Tbk (TINS). Harga jual rata-rata (ASP) bisa terdongkrak dan memperlebar margin laba TINS. ​

Pajak dan Potensi Fraud Koperasi
| Senin, 20 Juli 2026 | 09:44 WIB

Pajak dan Potensi Fraud Koperasi

Risiko terjadinya fraud atau kecurangan pajak Koperasi Merah Putih dipengaruhi faktor lemahnya tata kelola.​

Lebih Mini untuk Ritel
| Senin, 20 Juli 2026 | 09:35 WIB

Lebih Mini untuk Ritel

Pemerintah harus adil memberikan imbal hasil surat utang yang ditawarkan, baik itu untuk institusi maupun kepada masyarakat.

ESG United Tractors (UNTR): Menjaga Eksplorasi Bisnis Dalam Koridor ESG
| Senin, 20 Juli 2026 | 08:40 WIB

ESG United Tractors (UNTR): Menjaga Eksplorasi Bisnis Dalam Koridor ESG

Bagi PT United Tractors Tbk (UNTR), eksplorasi bukan hanya mencari cadangan batubara, tapi juga menggali peluang bisnis jangka panjang.

Industri Maritim Khawatirkan Dampak B50
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:43 WIB

Industri Maritim Khawatirkan Dampak B50

Tingkat keberhasilan uji coba mencapai 80%–90% dan memenuhi standar teknis kendaraan. B50 aman untuk mobil, truk, hingga bus.

Jangan Jadi Penonton Realisasi Investasi
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jangan Jadi Penonton Realisasi Investasi

Kehadiran proyek strategis nasional di wilayah Timur Indonesia ini harus memberikan dampak langsung bagi perputaran roda ekonomi daerah.

Mitigasi Komprehensif Gangguan Rantai Pasok
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:31 WIB

Mitigasi Komprehensif Gangguan Rantai Pasok

Penutupan kembali Selat Hormuz mengerek biaya transportasi hingga produksi, sehingga pemerintah harus segera melakukan antisipasi

Bankir Mengklaim Belum Menaikkan Bunga Kredit
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:30 WIB

Bankir Mengklaim Belum Menaikkan Bunga Kredit

Sejumlah bank mengklaim belum menaikkan bunga kredit meski BI rate naik 1% sejak Mei 2025, karena persaingan penyaluran kredit masih ketat.  ​

Mencermati Peluang Cuan di Obligasi Negara FR
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:30 WIB

Mencermati Peluang Cuan di Obligasi Negara FR

Di tengah pasar yang bergejolak, Obligasi Negara FR bisa jadi pilihan. Analis merekomendasi tenor pendek dan menengah. 

Pergerakan Rupiah Pekan Ini Menanti Keputusan RDG BI
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:15 WIB

Pergerakan Rupiah Pekan Ini Menanti Keputusan RDG BI

Sentimen eksternal seperti geopolitik Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan rupiah pada pekan ini. 

INDEKS BERITA

Terpopuler