One Piece

Rabu, 06 Agustus 2025 | 06:13 WIB
One Piece
[ILUSTRASI. TAJUK - Djumyati Partawidjaja]
Djumyati Partawidjaja | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari-hari ini jagat maya dipenuhi perbincangan tentang "one piece". Mereka bukan bicara tentang pakaian renang, tapi bendera bajak laut bertopi jerami. Bendera bajak laut Jolly Roger ini sebenarnya lebih kelihatan imut daripada seram, karena memang berasal dari kartun Jepang.

Bendera one piece datang dari kartun karya Eiichiro Oda yang menceritakan petualangan Monkey D Luffy, seorang remaja bajak laut bertopi rami. Bendera ini jadi ramai karena juga simbol kebebasan dan perlawanan terhadap kekuasaan absolut. Luffy dan kru topi jerami digambarkan menentang world government yang otoriter, korup, dan memanipulasi sejarah. 

Secara simbolik bendera ini menjadi perlawanan di dunia nyata. Para pengibar bendera seolah memberi pesan, "Kami tak takut pada kekuasaan dan kami juga menolak tunduk pada sistem yang menindas."

Para pejabat di negara ini awalnya mungkin tak terlalu peduli, tapi makin lama polemiknya menjadi semakin serius. Masuk di Bulan Agustus, menjelang ulang tahun ke-80 kemerdekaan negeri ini, pengibaran bendera merah putih pun seolah-olah mendapat "ancaman" boikot.

Bendera one piece pun bermunculan di mana-mana, rumah-rumah, bahkan di fasilitas umum seperti sekolah dan kantor desa. Ada saja orang mengibarkan bendera one piece, baik dikibarkan sendiri maupun berdampingan atau satu tiang dengan bendera merah putih.

Aksi ini ditanggapi dengan keras oleh Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan. Menurut Hasan, bendera merah putih bukan pilihan dan tidak boleh diganti dengan yang lain. Warga negeri ini boleh saja tidak suka pada pemerintah, tapi bendera nasional adalah prinsip yang tidak bisa ditawar.

Lebih keras lagi tanggapan dari Menko Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan yang menilainya sebagai penghinaan sejarah dan identitas bangsa. Budi pun mengingatkan tindakan ini bisa berujung pada sanksi hukum. Aksi iseng atau mungkin ikut-ikutan untuk sebagian orang ini dinilai Budi sebagai upaya sekelompok orang membangun kekecewaan sosial yang melemahkan semangat persatuan. 

Para pejabat di negeri ini mungkin sebaiknya lebih bijak melihat fenomena sosial yang terjadi. Kekecewaan sosial sebaiknya dijawab dengan sikap terbuka karena mengancam dan mengintimidasi tak akan pernah menyelesaikan akar permasalahan. Bendera one piece hanya satu simbol, yang mungkin akan berwujud simbol lain di masa depan.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Setahun Puasa, Emiten Prajogo Pangestu Ini Membagi Dividen, Jumlahnya US$ 8,5 Juta
| Jumat, 26 Juni 2026 | 10:40 WIB

Setahun Puasa, Emiten Prajogo Pangestu Ini Membagi Dividen, Jumlahnya US$ 8,5 Juta

BRPT bagi dividen setelah setahun puasa. Laba bersih 2025 melesat 767%, namun dividen hanya 1,7%. Pahami sebabnya.

Kinerja Saham Emiten Mind id Beda Arah, Simak Penyebabnya
| Jumat, 26 Juni 2026 | 10:33 WIB

Kinerja Saham Emiten Mind id Beda Arah, Simak Penyebabnya

Kinerja saham emiten Mind Id bergerak beda arah di 2026. Simak analisis pemicu kenaikan dan penurunan emiten-emiten anggota Mind Id.

Kebijakan Stimulus Ekonomi Bisa Bikin Kinerja Emiten Bertaji
| Jumat, 26 Juni 2026 | 09:40 WIB

Kebijakan Stimulus Ekonomi Bisa Bikin Kinerja Emiten Bertaji

Paket stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun diproyeksi akan menguntungkan sejumlah emiten yang terkait langsung dengan kebijakan ini.

Meracik Portofolio Saham Saat IHSG Tertekan
| Jumat, 26 Juni 2026 | 09:17 WIB

Meracik Portofolio Saham Saat IHSG Tertekan

Jurus meracik portofolio saham ketika volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia (IHSG) masih tinggi 

Stimulus Rp26,34 Triliun Dinilai Terlalu Kecil, Cuma Jadi Penahan Perlambatan Ekonomi
| Jumat, 26 Juni 2026 | 09:15 WIB

Stimulus Rp26,34 Triliun Dinilai Terlalu Kecil, Cuma Jadi Penahan Perlambatan Ekonomi

Efektivitas insentif industri sangat bergantung pada apakah penghematan biaya tersebut benar-benar diteruskan kepada konsumen.

Total Bangun Persada (TOTL) Berupaya Menjaga Profitabilitas
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:44 WIB

Total Bangun Persada (TOTL) Berupaya Menjaga Profitabilitas

Manajemen TOTL telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi risiko apabila tekanan nilai tukar berlanjut.

Investor Asing Menampung Saham ANTM Rp 192,5 Miliar Saat Harga Ambruk -11%
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:36 WIB

Investor Asing Menampung Saham ANTM Rp 192,5 Miliar Saat Harga Ambruk -11%

Tekanan jual dari investor domestik membuat harga saham ANTM ambruk tapi asing justru memanfaatkannya untuk akumulasi.

Tantangan Besar Memonetisasi Industri Gim
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:34 WIB

Tantangan Besar Memonetisasi Industri Gim

Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut nilai pasar gim Indonesia saat ini mencapai lebih dari US$ 2 miliar per tahun

Samudera Indonesia (SMDR) Memacu Perbaikan Kinerja
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:23 WIB

Samudera Indonesia (SMDR) Memacu Perbaikan Kinerja

Manajemen SMDR menilai permintaan jasa pengangkutan masih tetap tinggi, baik di pasar internasional maupun domestik.

Harga Emas Turun Terus dari Rekor Tertinggi, tapi Analis Belum Melihat Tren Bearish
| Jumat, 26 Juni 2026 | 07:14 WIB

Harga Emas Turun Terus dari Rekor Tertinggi, tapi Analis Belum Melihat Tren Bearish

Saham ANTM relatif lebih resilien karena memiliki diversifikasi bisnis dan skala operasi yang lebih matang.

INDEKS BERITA

Terpopuler