Operator Jalan Bebas Hambatan Bersiap Ikut Lelang BPJT

Rabu, 24 Juli 2019 | 05:00 WIB
Operator Jalan Bebas Hambatan Bersiap Ikut Lelang BPJT
[]
Reporter: Harry Muthahhari, Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali membuka lelang tujuh proyek jalan tol. Gayung pun bersambut. Sejumlah operator jalan bebas hambatan bersiap mengikuti proses lelang jalan tol yang ditawarkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tersebut.

Salah satu pengelola jalan tol, PT Waskita Toll Road (WTR), membidik sedikitnya dua dari tujuh ruas jalan tol yang dilelang. Direktur Utama WTR, Herwidiakto, menyebutkan pihaknya ingin berpartisipasi di sejumlah proyek jalan tol.

Anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) itu siap mengikuti tender jalan tol Balikpapan - Penajam Paser Utara. WTR juga berharap mendapatkan hak right to match lantaran mereka sebagai pemrakarsa proyek jalan tol itu.

Proyek jalan sepanjang 7,35 kilometer (km) ini akan menelan investasi Rp 15,53 triliun. Berdasarkan keterangan BPJT, ruas jalan tol Balikpapan - Penajam Paser Utara sudah masuk proses tender.

Selain itu, menurut Herwidiakto, WTR membidik tender ruas jalan tol Yogya - Bawen sepanjang 77 km. Alasannya, jalan berbayar tersebut merupakan penghubung lintas utara Jawa dan lintas Selatan, melalui Yogyakarta - Magelang dan Semarang.

Soal kesiapan pendanaan di proyek ruas tol Yogya - Bawen, WTR masih menunggu lantaran proyek jalan tol tersebut merupakan ruas solicited. Jadi, WTR masih menunggu desain dan data lain yang disiapkan pemerintah untuk menghitung nilai investasinya. "Untuk pembiayaan, kami cukup siap untuk porsi ekuitas 30% dan sisanya merupakan pinjaman dari perbankan," kata Herwidiakto kepada KONTAN, kemarin.

Evaluasi peluang

Bukan hanya WTR, pemain yang paling dominan di bisnis jalan tol, yakni PT Jasa Marga Tbk (JSMR), juga siap memanjangkan konsesi jalan bebas hambatan.

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga Tbk, Agus Setiawan, menyebutkan pihaknya memang berencana menambah konsesi jalan tol baru. "Karena bisnis kami di pengusahaan jalan tol, maka ekspansi ini akan mendukung keberlanjutan bisnis kami," ungkap dia kepada KONTAN, kemarin.

Manajemen JSMR memastikan akan mengikuti lelang dua proyek jalan tol, yakni ruas Gedebage - Tasikmalaya dan Akses Pelabuhan Patimban. Apalagi, JSMR memprakarsai kedua proyek itu, lantaran dinilai akan mendukung sistem jaringan jalan tol yang telah ada.

JSMR juga mengevaluasi potensi lima proyek jalan tol lainnya.

Hingga saat ini Jasa Marga memiliki konsesi jalan tol sepanjang 1.527 km. Dari jumlah tersebut, mereka telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 1.041 km.

Sementara CEO Toll Road Business Group Astra Infra, Kris Ade Sudiyono menyatakan mereka menyambut baik rencana Kementerian PUPR melanjutkan proyek jalan tol nasional. Kendati demikian, Astra Infra masih mengevaluasi berbagai peluang itu. Bagi kami, evaluasi kelayakan proyek tetap menjadi kriteria utama dalam menentukan apakah akan terlibat atau tidak, selain tingkat risikonya, kata dia.

Kris menilai, proyek yang digulirkan Kementerian PUPR bersifat proyek prakarsa, sehingga mengurangi minat investor strategis.

Bagikan

Berita Terbaru

Banjir Pasokan Saham Mengintai, Free Float 15% Uji Daya Tahan Pasar
| Senin, 13 April 2026 | 16:29 WIB

Banjir Pasokan Saham Mengintai, Free Float 15% Uji Daya Tahan Pasar

Meski timing dinilai kurang ideal, analis memandang kebijakan free float tidak dapat ditunda, karena hanya akan memperpanjang ketidakpastian.

Depresiasi Rupiah dan Menyusutnya Cadangan Devisa, Sinyal Lampu Kuning Ekonomi RI
| Senin, 13 April 2026 | 10:10 WIB

Depresiasi Rupiah dan Menyusutnya Cadangan Devisa, Sinyal Lampu Kuning Ekonomi RI

Mesin penyedot dolar AS di dalam negeri tak maksimal, sementara capital outflow dari pasar saham semakin masif.

 Negosiasi AS-Iran Mandek, Harga Emas Bersiap Terbang Menembus US$ 5.000?
| Senin, 13 April 2026 | 07:58 WIB

Negosiasi AS-Iran Mandek, Harga Emas Bersiap Terbang Menembus US$ 5.000?

Aksi borong emas makin masif dilakukan oleh bank-bank sentral global yang secara agresif menjadikannya sebagai alternatif cadangan devisa.

ESG Cikarang Listrindo (POWR): Menjual Setrum dari Operasi Ramah Lingkungan
| Senin, 13 April 2026 | 07:51 WIB

ESG Cikarang Listrindo (POWR): Menjual Setrum dari Operasi Ramah Lingkungan

Simak rencana bisnis Penyedia listrik PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) ke depan dengan operasi ramah lingkungan dan potensi pembagian dividen.

Perundingan AS-Iran Gagal, IHSG Dalam Ancaman, Technical Rebound bisa Patah
| Senin, 13 April 2026 | 07:36 WIB

Perundingan AS-Iran Gagal, IHSG Dalam Ancaman, Technical Rebound bisa Patah

Belum ada kabar gembira soal ekonomi domestik yang bisa menjadi katalis penopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Emiten Menara Cetak Pertumbuhan Laba Pada 2025
| Senin, 13 April 2026 | 07:12 WIB

Emiten Menara Cetak Pertumbuhan Laba Pada 2025

Tiga emiten menara telekomunikasi terbersar di Indonesia kompak mencetak pertumbuhan kinerja di sepanjang tahun 2025. 

Saham Emiten Merekah Saat Harga Emas Melemah
| Senin, 13 April 2026 | 07:05 WIB

Saham Emiten Merekah Saat Harga Emas Melemah

Mayoritas saham emiten emas berkilau dalam sepekan terakhir saat harga komoditas ini dalam tren melandai.​

IHSG Senin (13/4) Masih Disetir Tekanan Geopolitik
| Senin, 13 April 2026 | 07:01 WIB

IHSG Senin (13/4) Masih Disetir Tekanan Geopolitik

Negosiasi AS-Iran alot, Israel ikut menekan. Dinamika global bisa pengaruhi pergerakan IHSG hari ini.

Menjaga Kinerja Manufaktur di Masa Krisis
| Senin, 13 April 2026 | 07:00 WIB

Menjaga Kinerja Manufaktur di Masa Krisis

Menjaga kinerja industri manufaktur dalam negeri harus fokus pada pasar domestik sebagai penopang utama.​

Kenaikan Harga Dongkrak Kinerja Emiten Minyak dan Gas
| Senin, 13 April 2026 | 07:00 WIB

Kenaikan Harga Dongkrak Kinerja Emiten Minyak dan Gas

Eskalasi konflik Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak. Cari tahu emiten migas mana saja yang berpotensi cuan dari kondisi ini

INDEKS BERITA

Terpopuler