Pamor SBN Ritel Masih Akan Tinggi Meski Bunga Menurun

Minggu, 07 Desember 2025 | 07:00 WIB
Pamor SBN Ritel Masih Akan Tinggi Meski Bunga Menurun
[ILUSTRASI. Suasana dealing room transaksi Surat Berharga Negara (SBN) di Bank Negara Indonesia (BNI), Jakarta, Selasa (21/1/2025). Pemerintah akan kembali menerbitkan SBN ritel sepanjang 2025. Tahun ini Kementerian Keuangan menjadwalkan penawaran untuk 8 seri baru SBN ritel. Obligasi Negara Ritel (ORI) akan jadi jenis SBN ritel yang ditawarkan pertama kali tahun ini. Penawaran akan dilakukan pada 27 Januari hingga 20 Februari 2025. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Reporter: Chelsea Anastasia, Vendy Yhulia Susanto | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel tahun 2025 resmi berakhir, seiring tutupnya masa penawaran ST015 pada 3 Desember 2025. 

Direktur Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan mengatakan, pemesanan untuk ST015-T2 tenor 2 tahun sebesar Rp 11 triliun dengan jumlah investor 38.900 orang.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dana Asing di SBN Tembus Rp 918 Triliun, Naik 3 Bulan Beruntun
| Selasa, 08 September 2026 | 11:58 WIB

Dana Asing di SBN Tembus Rp 918 Triliun, Naik 3 Bulan Beruntun

Kepemilikan asing pada SBN yang dapat diperdagangkan mencapai angka tertinggi dalam setahun terakhir.

Porsi Kredit Himbara ke BUMN Kian Membesar
| Selasa, 08 September 2026 | 09:06 WIB

Porsi Kredit Himbara ke BUMN Kian Membesar

Besarnya konsentrasi eksposur pada satu pihak perlu dicermati karena dapat meningkatkan risiko bila pihak tersebut menghadapi masalah keuangan

Harga Pulp Mulai Stabil, Pabrik Karawang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Baru INKP
| Selasa, 08 September 2026 | 09:00 WIB

Harga Pulp Mulai Stabil, Pabrik Karawang Bakal Jadi Mesin Pertumbuhan Baru INKP

Prospek Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) kian cerah seiring beroperasinya pabrik Indah Kiat Karawang yang memproduksi kertas industri dan kemasan.

Menggadang Asa Asing Kembali ke Bursa
| Selasa, 08 September 2026 | 08:30 WIB

Menggadang Asa Asing Kembali ke Bursa

Dana asing perlahan mulai kembali ke saham-saham berkapitalisasi pasar besar atau big cap, terutama perbankan

TOBA Menjadi Saham Hijau Transisi Pertama di BEI
| Selasa, 08 September 2026 | 08:08 WIB

TOBA Menjadi Saham Hijau Transisi Pertama di BEI

Penetapan tersebut berlaku sejak 28 Agustus 2026, bertepatan dengan peluncuran perdana IDX Green Equity Designation. 

PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar
| Selasa, 08 September 2026 | 08:03 WIB

PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar

Pembagian dividen interim tersebut berdasarkan keputusan direksi yang telah memperoleh persetujuan dewan komisaris pada 3 September 2026.

Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Menjauhi Indonesia, Awas Nyangkut di Saham Kesehatan
| Selasa, 08 September 2026 | 08:00 WIB

Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Menjauhi Indonesia, Awas Nyangkut di Saham Kesehatan

Analis Menyarankan pelaku pasar mengalihkan fokus dari ke saham layanan kesehatan yang memiliki fundamental kuat.

Incar Tambahan Pelanggan, WIFI Genjot Ekspansi Jaringan
| Selasa, 08 September 2026 | 08:00 WIB

Incar Tambahan Pelanggan, WIFI Genjot Ekspansi Jaringan

Emiten infrastruktur telekomunikasi ini berencana melakukan ekspansi jaringan fixed wireless access (FWA) hingga 9.800 site pada tahun 2027. 

Dorong Bisnis Non-Batubara, PTBA Siapkan Proyek Hilirisasi
| Selasa, 08 September 2026 | 07:55 WIB

Dorong Bisnis Non-Batubara, PTBA Siapkan Proyek Hilirisasi

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan bisnis non-batubara dan produk turunannya bisa menyumbang 20% terhadap total pendapatan perusahaan.​

Bisnis Data Center Bergairah, Prospek Emiten Kawasan Industri Cerah
| Selasa, 08 September 2026 | 07:48 WIB

Bisnis Data Center Bergairah, Prospek Emiten Kawasan Industri Cerah

Ditopang tren bisnis data center, prospek kinerja emiten kawasan industri masih cerah hingga tahun 2027.​

INDEKS BERITA

Terpopuler