Besaran Kupon Menjadi Tantangan SBN Ritel ke Depan

Kamis, 19 Juni 2025 | 06:28 WIB
Besaran Kupon Menjadi Tantangan SBN Ritel ke Depan
[ILUSTRASI. Penawaran SBN Ritel - Suasana di Treasury Bank Negara Indonesia, Jakarta, Selasa (20/5/2025). Pemerintah kembali membuka penawaran instrumen investasi berbasis syariah melalui penerbitan Sukuk Negara Ritel seri SR022 mulai 16 Mei 2025 hingga 18 Juni 2025. SBN ritel ketiga tahun ini tersebut ditawarkan dengan dua pilihan tenor yakni SR022T3 untuk jangka waktu 3 tahun dan SR022T5 untuk jangka waktu 5 tahun. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/20/05/2025]
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek Surat Berharga Negara (SBN) ritel masih cukup baik di sisa tahun. Meski begitu, sejak awal tahun ini jumlah permintaannya cenderung menurun. 

Pemerintah menyiapkan tujuh produk SBN ritel sepanjang 2025, dengan tiga di antaranya telah usai ditawarkan. Produk pertama di 2025, ORI027 berhasil menyerap permintaan terbesar sepanjang sejarah SBN elektronik dengan total penjualan sebesar Rp 37,36 triliun. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Penjualan Ekspor Jadi Harapan
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:18 WIB

Penjualan Ekspor Jadi Harapan

Dinamika harga komoditas tetap jadi faktor penting terhadap kinerja keuangan emiten-emiten produsen CPO

ENRG Siap Investasi US$ 200 Juta di Perusahaan Migas AS
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:15 WIB

ENRG Siap Investasi US$ 200 Juta di Perusahaan Migas AS

ENRG akan menginvestasikan US$ 200 juta atau melalui pembelian saham preferen konversi yang baru diterbitkan oleh HighPeak

Rupiah pada Kamis (8/10) Mencermati Risalah FOMC
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Rupiah pada Kamis (8/10) Mencermati Risalah FOMC

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah tutup di  Rp 17.887 per dolar AS, menguat tipis 0,07% secara harian.

Pengaruh Sentimen Eksternal
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:13 WIB

Pengaruh Sentimen Eksternal

Potensi berlanjutnya pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cukup terbuka lantaran tekanan eksternal yang kuat.

Menyisir Peluang dan Tantangan di Hulu-Hilir Pasir Silika
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Menyisir Peluang dan Tantangan di Hulu-Hilir Pasir Silika

Indonesia berpeluang mendulang manfaat dari peningkatan nilai tambah pasir silika jika mampu menyisir kendala dari hulu hingga hilir

Kepercayaan
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Kepercayaan

Kepercayaan sangat sulit dibangun, tapi sangat mudah hilang. Semoga pemerintah bisa mengelola kepercayaan dengan baik.

Hunian Premium Jadi Bantalan Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Hunian Premium Jadi Bantalan Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)

Realisasi marketing sales PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) diproyeksi bisa melampaui target di 2026

Rencana Kenaikan Batas PTKP Masih Dibahas
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Rencana Kenaikan Batas PTKP Masih Dibahas

Kementerian Keuangan masih melakukan pembahasan terkait rencana penyesuaian PTKP                    

Ekspor Nikel Diproyeksi Capai US$ 40 Miliar, Prospeknya Dihadang Tekanan Harga
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:40 WIB

Ekspor Nikel Diproyeksi Capai US$ 40 Miliar, Prospeknya Dihadang Tekanan Harga

Volume ekspor nikel turun 3,8%, tetapi nilainya justru meningkat hampir 17%, menunjukkan pengendalian supply berdampak terhadap harga.

Prospek Terang dari Unitlink Pasar Uang
| Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:40 WIB

Prospek Terang dari Unitlink Pasar Uang

Berdasarkan data Infovesta hingga September 2026, Infovesta Money Market Unit Linked Index menguat 0,41% secara bulanan 

INDEKS BERITA

Terpopuler