Panda Bond Butuh Kepercayaan Investor
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Rencana pemerintah menerbitkan surat utang berdenominasi yuan di pasar keuangan China alias Panda Bond pada Juni 2026 nanti dinilai masih memiliki prospek yang cukup menarik, di tengah tekanan kurs rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS). Tapi, pemerintah tetap diminta menjaga hubungan dengan investor Negeri Tirai Bambu dan memperbaiki kepastian regulasi di dalam negeri.
Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy Manilet menilai, instrumen Panda Bonds masih berpotensi diminati investor China, meski belakangan muncul keluhan dari Kamar Dagang dan Industri China terkait sejumlah kebijakan pemerintah Indonesia. Menurutnya, investor sektor riil dan investor pasar keuangan memiliki pertimbangan yang berbeda dalam melihat Indonesia.
