Parpol Mulai Menimang-nimang Kandidat Jakarta 1

Selasa, 18 Juni 2024 | 06:01 WIB
Parpol Mulai Menimang-nimang Kandidat Jakarta 1
[ILUSTRASI. Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda menjelaskan temuan survei Poltracking Indonesia mengenai kandidat calon Gubernur DKi Jakarta, di Jakarta, Kamis (15/9). Lembaga riset Poltracking Indonesia merilis hasil survei mengenai kandidat cagub DKI Jakarta berdasarkan popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas diantara 20 kandidat, dan nama Basuki Tjahaja Purnama unggul dengan 92,56 persen, Yusuf Mansur 79,49 persen, Tri Rismaharini 72,82 persen dan Anies Baswedan 71,79 persen, kemudian diikuti Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra dan lainnya. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ama/16]
Reporter: Aurelia Lucretie | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada November 2024, sejumlah partai politik (parpol) mulai kasak-kusuk mengelus jagoannya. Salah satu kontestasi yang menyedot perhatian parpol dan publik adalah Pilkada Jakarta.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta mulai mengusung calon orang nomor satu di Jakarta. DPW PKB telah mengusulkan nama Anies Baswedan untuk bertarung di Pilkada Jakarta. Anies adalah kandidat petahana.

"PKB DKI memutuskan Anies Baswedan menjadi calon tunggal untuk mencalonkan di 2024-2029 Pilkada Gubernur DKI Jakarta," ucap Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, belum lama ini.

Dia bilang, PKB membuka peluang bagi siapa saja untuk menjadi wakil mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, tak terkecuali Kaesang Pangarep, ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga putra bungsu Presiden Joko Widodo. PKB mengakui sudah ada komunikasi dengan PSI.

Sedangkan parpol anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) seperti Golkar dan Gerindra mengirim sinyal akan mengusung mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK). Namun untuk Jakarta atau Jawa Barat, Golkar masih menunggu hasil survei. "Nanti dilihat hasil surveinya," ungkap Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono kepada KONTAN, Minggu (16/6).

Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman juga meyakini RK mampu mengalahkan Anies di Pilkada Jakarta nanti. Dia berdalih, warga Jakarta menginginkan orang baru untuk memimpin Jakarta dan menimbang perolehan suara Anies di Jakarta pada Pilpres 2024 yang kalah tipis dari presiden terpilih, Prabowo Subianto. Adapun Partai Demokrat menyadari perolehan kursi di Jakarta. Juru bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra menyebutkan, kurang pas jika Demokrat mengajukan kursi gubernur bagi kadernya.

Dia membeberkan, DPD Demokrat Jakarta telah memberikan masukan untuk mencalonkan Mujiyono (kader Demokrat) sebagai calon wakil gubernur Jakarta. Pertimbangannya, pengalaman Mujiyono sebagai legislator.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, kecil kemungkinan muncul nama selain Anies dan RK untuk maju di Pilkada Jakarta. "Sentralnya masih Anies dan RK," kata dia.
 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Mengintip Praktik Riset Saham Pesanan, Cara Emiten Mempercantik Diri dengan Bayaran
| Selasa, 27 Januari 2026 | 19:17 WIB

Mengintip Praktik Riset Saham Pesanan, Cara Emiten Mempercantik Diri dengan Bayaran

Emiten yang meminta "jasa poles" lewat riset sekuritas biasanya sedang bersiap melakukan aksi korporasi, seperti penjualan saham atau akuisisi.

Cabut Izin Tambang Tak Pernah Cukup Menyelamatkan Lingkungan
| Selasa, 27 Januari 2026 | 18:00 WIB

Cabut Izin Tambang Tak Pernah Cukup Menyelamatkan Lingkungan

Agincourt Resources mendapat penghargaan PROPER 2024 Peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Temuan Minyak di Selat Malaka Jadi Katalis Baru ENRG, Ini Prospek ke Depan
| Selasa, 27 Januari 2026 | 17:52 WIB

Temuan Minyak di Selat Malaka Jadi Katalis Baru ENRG, Ini Prospek ke Depan

Melalui anak usahanya, ENRG melaporkan berhasil menemukan minyak dari salah satu sumur eksplorasi terbarunya di wilayah kerja Malacca Strait Riau.

Rumor DOGE Tembus US$ 3,66, Antara Hype dan Realita Pasar
| Selasa, 27 Januari 2026 | 17:23 WIB

Rumor DOGE Tembus US$ 3,66, Antara Hype dan Realita Pasar

Lonjakan ekstrem memang bukan hal baru bagi dogecoin (DOGE), sebab pada periode Juli 2020–Mei 2021, DOGE pernah melonjak lebih dari 30.000%.

BREN Masuk di LQ45 dan IDX80, Ini Daftar Saham-Saham Indeks Terbaru Mulai 2 Februari
| Selasa, 27 Januari 2026 | 15:15 WIB

BREN Masuk di LQ45 dan IDX80, Ini Daftar Saham-Saham Indeks Terbaru Mulai 2 Februari

BREN resmi masuk LQ45 mulai 2 Februari 2026, berpotensi buat IHSG dan LQ45 lebih sejalan. Cari tahu bagaimana dampaknya pada investasi Anda.

Didepak dari LQ45, Simak Prospek Saham ACES Menyambut Ramadan dan Lebaran
| Selasa, 27 Januari 2026 | 08:50 WIB

Didepak dari LQ45, Simak Prospek Saham ACES Menyambut Ramadan dan Lebaran

Manajemen PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) menargetkan penambahan toko baru secara bertahap dengan pendekatan yang lebih terukur.

Investasi Danantara Diklaim Memberikan Tenaga Tambahan Kepada Janu Putra (AYAM)
| Selasa, 27 Januari 2026 | 08:36 WIB

Investasi Danantara Diklaim Memberikan Tenaga Tambahan Kepada Janu Putra (AYAM)

Sebagai emiten berkapitalisasi menengah, dampak pertumbuhan kinerja terhadap harga saham AYAM akan jauh lebih eksplosif.

Tren Saham DEWA Turun, Perlu Pembuktian Kinerja Agar bisa Berbalik Arah
| Selasa, 27 Januari 2026 | 08:21 WIB

Tren Saham DEWA Turun, Perlu Pembuktian Kinerja Agar bisa Berbalik Arah

Pergerakan harga saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) belum mencerminkan akumulasi institusional yang solid.

Pergerakan Saham ULTJ Terdongkrak MBG, Resistance Krusial Belum Berhasil Dijebol
| Selasa, 27 Januari 2026 | 08:10 WIB

Pergerakan Saham ULTJ Terdongkrak MBG, Resistance Krusial Belum Berhasil Dijebol

Penambahan lini produksi baru telah masuk dalam rencana Ultrajaya (ULTJ) dan dijadwalkan mulai direalisasikan pada Maret 2026.

Saham BUMI Merosot Lagi, Investor Harap-Harap Cemas Menanti Kepastian MSCI
| Selasa, 27 Januari 2026 | 07:39 WIB

Saham BUMI Merosot Lagi, Investor Harap-Harap Cemas Menanti Kepastian MSCI

Jika PT Bumi Resources Tbk (BUMI) gagal masuk ke indeks MSCI, koreksi harga saham bisa semakin dalam.

INDEKS BERITA

Terpopuler