Pasar Ritel Farmasi Indonesia Berpotensi Bukukan US$ 10,11 Miliar di Tahun 2021

Selasa, 13 Agustus 2019 | 07:40 WIB
Pasar Ritel Farmasi Indonesia Berpotensi Bukukan US$ 10,11 Miliar di Tahun 2021
[ILUSTRASI. PT Phapros Tbk]
Reporter: Amalia Fitri, Andy Dwijayanto | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan industri farmasi di tanah air terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Riset Frost and Sullivan memperlihatkan, market value segmen farmasi Indonesia diperkirakan mencapai US$ 10,11 miliar pada tahun 2021.

Sedangkan segmen suplemen makanan diproyeksikan mencapai US$ 1,8 miliar pada tahun depan, melonjak 466% dibandingkan realisasi tahun lalu senilai US$ 318 juta.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk, Pasar Saham Terjun Bebas, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:53 WIB

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk, Pasar Saham Terjun Bebas, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini

Bank Indonesia berpotensi naikkan suku bunga 25 basis poin. Keputusan ini bisa berdampak pada pasar saham.

 Bank Digital Pacu Pengguna Aktif Agar Terus Cuan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:40 WIB

Bank Digital Pacu Pengguna Aktif Agar Terus Cuan

​Bank digital mencatat lonjakan nasabah, tetapi kini fokus utama bergeser ke bagaimana membuat pengguna lebih aktif bertransaksi

Haji Isam Effect, Saham PACK Terbang Melawan Arus IHSG yang Terjungkal Berulang Kali
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:35 WIB

Haji Isam Effect, Saham PACK Terbang Melawan Arus IHSG yang Terjungkal Berulang Kali

Pola kenaikan tajam harga saham setelah masuknya Haji Isam sebelumnya juga terjadi pada PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).

Ketidakpercayaan Tinggi, IHSG Menanti Keputusan BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ketidakpercayaan Tinggi, IHSG Menanti Keputusan BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Diprediksi suku bunga acuan BI naik sebesar 25 basis poin menjadi 5%. Keputusan ini berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar saham.

Rupiah Menanti Pengumuman Hasil RDG Bank Indonesia
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:30 WIB

Rupiah Menanti Pengumuman Hasil RDG Bank Indonesia

Rupiah kembali melemah ke level terburuk dengan melemah 0,21% secara harian menjadi Rp 17.706 per dolar Amerika Serikat (AS).

Saham SIDO: Kinerja Awal Tahun Anjlok, Analis Prediksi Ruang Pemulihan Terbuka
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:29 WIB

Saham SIDO: Kinerja Awal Tahun Anjlok, Analis Prediksi Ruang Pemulihan Terbuka

Laba SIDO Q1-2026 turun 36%, namun analis melihat pelemahan sementara. Potensi pemulihan di semester kedua 2026 diprediksi kuat, mengapa demikian?

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Jadi Pemicu Utama Amblesnya IHSG
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:27 WIB

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Jadi Pemicu Utama Amblesnya IHSG

Wacana badan khusus pengelola ekspor komoditas strategis memicu panic selling di IHSG. Saham komoditas jadi korban utama. Apa dampaknya?

Masyarakat Kelas Bawah Terpaksa Kembali Makan Tabungan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:20 WIB

Masyarakat Kelas Bawah Terpaksa Kembali Makan Tabungan

​Kelas menengah bawah mulai menguras tabungan di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat dan daya beli yang melemah

Ketidakpastian Tinggi, Bank KBMI 3 Tetap Punya Kemampuan Naik Kelas
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:20 WIB

Ketidakpastian Tinggi, Bank KBMI 3 Tetap Punya Kemampuan Naik Kelas

​OJK melihat bank KBMI 3 tetap berpeluang naik kelas ke KBMI 4 meski ketidakpastian ekonomi masih tinggi

Investor Reksadana: Ini Strategi Cuan di Tengah Pasar Lesu
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:15 WIB

Investor Reksadana: Ini Strategi Cuan di Tengah Pasar Lesu

Pasar finansial sedang lesu, tapi reksadana tetap bisa untung. Simak strategi adaptif dan jenis reksadana yang paling direkomendasikan.

INDEKS BERITA