Pasar Saham Kembali Reli, Harga Emas Hari Ini Jatuh Ke Level US$ 1.480

Kamis, 07 November 2019 | 19:54 WIB
Pasar Saham Kembali Reli, Harga Emas Hari Ini Jatuh Ke Level US$ 1.480
[ILUSTRASI. Petugas menunjukkan emas batangan di Butik Emas Logam Mulia Mall Ambasador, Jakarta, Senin (24/6/2019).]
Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Setelah sempat menembus level US$ 1.490, harga emas hari ini (7/11) kembali jatuh ke kisaran US$ 1.480 per ons troi.

Harga emas hari ini kehilangan beberapa daya tarik sebagai safe-haven, setelah tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS)-China menghidupkan kembali reli di pasar saham.

Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan, China dan AS sepakat untuk membatalkan secara bertahap tarif yang mereka kenakan selama perang dagang yang berlarut-larut, tapi belum menentukan jadwal.

Baca Juga: Harga emas Antam stabil di level Rp 750.000, Kamis (7/11)

Mengacu Bloomberg pukul 19.41 WIB, harga emas hari ini di pasar spot turun 0,44% menjadi US$ 1.484,06 per ons troi. Sementara emas berjangka AS turun 0,53% ke level US$ 1.485,20.

"Ada kegembiraan atas perkembangan perdagangan AS-China dan itu mengurangi selera untuk aset safe-haven (emas)," kata Analis FXTM Lukman Otunuga kepada Reuters.

Kesepakatan perdagangan sementara kemungkinan akan mencakup janji AS untuk membatalkan tarif yang mereka jadwalkan berlaku 15 Desember nanti atas impor Cina senilai US$ 156 miliar, termasuk telepon seluler, laptop, dan mainan.

Baca Juga: Harga emas menguat 0,03% di level US$ 1.491,04 per ons troi

Perang tarif antara dua ekonomi terbesar di dunia itu selama 16 bulan terakhir telah mengguncang pasar keuangan dan meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Buntutnya, membantu harga emas naik hampir 16% tahun ini.

"Jika pembicaraan perdagangan melangkah lebih jauh ke arah yang positif, kita akan melihat lebih banyak tekanan pada emas," ujar Vandana Bharti, Vice President of Commodity Research SMC Comtrade.

"Jika harga emas jatuh di bawah US$ 1.480 per ons troi, kita akan melihat harga rendah baru di US$ 1.465," imbuh Bharti kepada Reuters.

Baca Juga: Harga emas stabil pagi ini, pasar mencari kejelasan negosiasi dagang AS-China

Optimisme kesepakatan perdagangan plus laporan keuangan yang sebagian besar positif dari sejumlah perusahaan, mendorong bursa saham Eropa ke level tertinggi dalam empat tahun.

"Meskipun pasar ekuitas terdorong lebih tinggi, lembaga-lembaga besar menyatakan keprihatinan atas ekonomi global," kata Otunuga yang menambahkan, suku bunga rendah di seluruh dunia dan perlambatan pertumbuhan global tetap memastikan dukungan  ata emes untuk sisa tahun 2019.

Komisi Eropa memperkirakan, ekonomi zona euro tahun ini kemungkinan tumbuh lebih lambat dari yang perkiraan sebelumnya, karena sengketa dagang global, ketegangan geopolitik, dan Brexit.

Baca Juga: BRMS Mulai Mendulang Emas premium

Bulan lalu, Federal Reserve memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya pada tahun ini untuk membantu mempertahankan pertumbuhan AS. Tapi, mengisyaratkan tidak akan ada pengurangan lebih lanjut kecuali perekonomian memburuk.

Bagikan

Berita Terbaru

Dari 12 Konsultasi Penurunan Klasifikasi Market oleh MSCI, Hanya Dua yang Selamat
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Dari 12 Konsultasi Penurunan Klasifikasi Market oleh MSCI, Hanya Dua yang Selamat

Penyesuaian investasi oleh investor asing sudah berlangsung bahkan sebelum keputusan akhir diambil MSCI.

Reformasi Pasar Modal Diuji, Transparansi dan Penegakan Hukum Jadi Sorotan MSCI
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Reformasi Pasar Modal Diuji, Transparansi dan Penegakan Hukum Jadi Sorotan MSCI

Arus modal asing tidak bisa menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan karena juga dipengaruhi suku bunga global, nilai tukar, dan geopolitik. 

Potensi Cuan Bank Menebal Usai GWM Turun, Saham Apa yang Paling Layak Dicermati?
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Potensi Cuan Bank Menebal Usai GWM Turun, Saham Apa yang Paling Layak Dicermati?

Penurunan giro wajib minimum (GWM) membuat Bank berpeluang mengurangi kebutuhan mencari pendanaan mahal.

Danantara Garap 8 Proyek Waste to Energy, Simak Peluang CDIA, BIPI, BNBR, dan OASA
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Garap 8 Proyek Waste to Energy, Simak Peluang CDIA, BIPI, BNBR, dan OASA

Fasilitas PSEL membutuhkan pasokan sampah yang memadai dan konsisten, baik dari sisi volume maupun karakteristiknya.

Terancam Turun Kasta ke Standalone Market, Investor Perlu Siaga
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Terancam Turun Kasta ke Standalone Market, Investor Perlu Siaga

Merespons ancaman dari penyedia indeks global MSCI, otoritas pasar modal mulai menindak pelanggaran. Efektif melunakkan sikap MSCI?

Prospek Kinerja FORE Dipengaruhi Produktivitas dan Kemampuan Menjaga Margin
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prospek Kinerja FORE Dipengaruhi Produktivitas dan Kemampuan Menjaga Margin

Investor perlui mencermati SSSG, produktivitas gerai anyar, fluktuasi daya beli masyarakat, serta kemampuan menjaga margin.

Efisiensi Berbasis ESG, Dari Pengelolaan Air Hingga Memangkas Emisi
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Efisiensi Berbasis ESG, Dari Pengelolaan Air Hingga Memangkas Emisi

Inisiatif keberlanjutan Japfa Comfeed Indonesia perkuat efisiensi operasional dan mendukung pertumbuhan kinerja keuangan

Mengurai Masalah Daur Ulang Kemasan UHT
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Mengurai Masalah Daur Ulang Kemasan UHT

Kemasan susu UHT praktis untuk dikonsumsi, tetapi lapisan kertas, plastik, dan aluminium membuatnya rumit didaur ulang. 

Sssst! Buku Bisa Menjadi Ruang untuk Bertemu
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Sssst! Buku Bisa Menjadi Ruang untuk Bertemu

Berawal dari kegemaran membaca, komunitas membaca buku lahir dan mempertemukan orang-orang dengan minat serupa. Buku men

 
Homeostasis Artificial Intelligence
| Minggu, 25 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Homeostasis Artificial Intelligence

AI kian canggih dan otonom. Mampukah peradaban menjaga keseimbangan di tengah peluang dan risiko yang mengiringinya?

INDEKS BERITA