Pasti Dapat Suntikan Rp 828,52 Miliar, BNBA Urung Terdegradasi Jadi BPR

Rabu, 23 November 2022 | 10:25 WIB
Pasti Dapat Suntikan Rp 828,52 Miliar, BNBA Urung Terdegradasi Jadi BPR
[ILUSTRASI. Logo PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA). BNBA dipastikan akan memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp 3 triliun pada akhir 2022 seiring rencana rights issue 616 juta saham baru. DOK/BNBA]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar penting datang dari PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya memberikan restu bagi BNBA untuk melakukan penambahan modal. Efektif pernyataan pendaftaran rights issue BNBA telah diberikan pada 21 November 2022.

Kabar baik lainnya lagi, BNBA bisa dipastikan dapat memenuhi ketentuan modal inti minimum yang dipersyaratkan OJK. Pasalnya, BNBA telah memastikan diri mendapatkan komitmen suntikan dana segar hingga Rp 828,52 miliar dalam hajatan rights issue.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Menyiapkan Belanja Modal Rp 4 Triliun
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:20 WIB

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Menyiapkan Belanja Modal Rp 4 Triliun

Untuk rencana ekspansi, TBIG tetap fokus pada pertumbuhan organik, baik melalui pembangunan menara, fiber optik, maupun konektivitas

Sinyal Positif bagi Pebisnis Alat Berat
| Rabu, 10 Juni 2026 | 04:10 WIB

Sinyal Positif bagi Pebisnis Alat Berat

Pemerintah akan melakukan relaksasi RKAB batubara secara terukur dengan mempertimbangkan perkembangan harga komoditas global.

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)
| Selasa, 09 Juni 2026 | 15:03 WIB

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50% dalam RDG Mingguan pada 9 Juni 2026.

Kilau Emiten Emas Meredup Akibat Sentimen Global dan Domestik
| Selasa, 09 Juni 2026 | 14:00 WIB

Kilau Emiten Emas Meredup Akibat Sentimen Global dan Domestik

Meskipun bukan termasuk komoditas yang ekspornya diatur oleh PT DSI, namun emiten emas tetap ikut terseret isu ekspor satu pintu.

TLKM Sempat Tertekan di Tengah Kabar Dividen Rp 222 per Saham & Buyback Rp 4 Triliun
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

TLKM Sempat Tertekan di Tengah Kabar Dividen Rp 222 per Saham & Buyback Rp 4 Triliun

Pelemahan saham TLKM dipicu sentimen negatif dari kabar penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi di TLKM dan BRI.

Saham Batubara Terdiskon Dalam, Saatnya Berburu atau Menunggu?
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:36 WIB

Saham Batubara Terdiskon Dalam, Saatnya Berburu atau Menunggu?

Valuasi sektor batubara memang sudah jauh lebih murah dari rata-rata historis, tetapi belum mencapai level krisis seperti periode 2015-2016.

Timbang-Timbang Rencana Berobat ke Luar Negeri saat Rupiah Keok
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:31 WIB

Timbang-Timbang Rencana Berobat ke Luar Negeri saat Rupiah Keok

Fluktuasi nilai tukar rupiah bisa membuat biaya berobat ke luar negeri membengkak. Apakah berobat ke luar negeri tetap jalan?

Rapor Apik Obligasi Butuh Lebih dari Sekadar Intervensi
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:15 WIB

Rapor Apik Obligasi Butuh Lebih dari Sekadar Intervensi

Intervensi negara melalui Bond Stabilization Framework (BSF) hanya solusi jangka pendek untuk menahan gejolak di pasar obligasi.

Sentimen Negatif Dalam Negeri Terus Menaungi Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:35 WIB

Sentimen Negatif Dalam Negeri Terus Menaungi Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Dari dalam negeri, tekanan juga berasal dari derasnya arus keluar modal asing dan rupiah yang melemah hngga Rp 18.200 per dolar AS.

Itama Ranoraya (IRRA) Memperluas Jaringan Bisnis Alat Kesehatan
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:10 WIB

Itama Ranoraya (IRRA) Memperluas Jaringan Bisnis Alat Kesehatan

Pertumbuhan pesat industri alkes saat ini mencerminkan optimisme menuju kemandirian sektor kesehatan nasional.

INDEKS BERITA