Pelaku Pasar Lebih Optimistis, IHSG Bakal Menguat Hari Ini (14/11)

Senin, 14 November 2022 | 04:45 WIB
Pelaku Pasar Lebih Optimistis, IHSG Bakal Menguat Hari Ini (14/11)
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada awal pekan ini, Senin (14/11). Pada akhir pekan lalu, Jumat (11/11), IHSG ditutup menguat 122,36 poin atau 1,76% ke level 7.089,21. Meski begitu, investor asing masih tercatat keluar dengan net sell sebesar Rp 660,93 miliar. 

Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan, potensi penguatan pada awal pekan ini disokong optimisme pelaku pasar. Penyebabnya, pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dow Jones ditutup dengan kenaikan 3,70% ke level 33.715,37 pada Jumat (11/11). Sementara, bursa Nasdaq ditutup menguat 7,35% ke 11.114,15, dan indeks S&P 500 ditutup menguat 5,54% ke  posisi 3.956,37.

Selain itu, Cheril berpandangan, China yang merupakan mitra dagang utama Indonesia, memutuskan untuk melonggarkan kebijakan zero Covid. Ini bisa membuat harga komoditas menguat. 

Baca Juga: Kebijakan Suku Bunga Tidak Terlalu Agresif, IHSG Berpotensi Naik pada Senin (14/11)

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menambahkan, potensi penguatan IHSG masih akan didukung optimisme The Fed tidak akan terlalu agresif menaikkan suku bunga. "Sementara dari dalam negeri masih didorong musim rilis kinerja kuartal III 2022," kata dia.

Secara teknikal, Dennies menilai, candlestick IHSG membentuk higher high dan higher low. IHSG juga membentuk golden cross pada MA5 dan MA20, mengindikasikan potensi penguatan.

Dennies memprediksi, IHSG akan bergerak pada rentang 7.052-7.116. Bila tembus, rentang pergerakan IHSG jadi lebih luas, yakni 7.015-7.143.

Kalau Cheril memperkirakan, IHSG akan bergerak dengan support 7.055 dan resistance pada level 7.170. 

Saham yang menurut Dennies layak dibeli beberapa di antaranya WIKA, TOWR dan MDKA. Sementara Cheril merekomendasikan investor mencermati MDLN, TKIM, SMRA, ELSA dan MEDC. 

Baca Juga: Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik 25 Bps, IHSG Berpeluang Menguat

Bagikan

Berita Terbaru

SRTG Jual Lagi Kepemilikan di NRCA, Harga Saham dalam Tren Melemah
| Kamis, 22 Januari 2026 | 12:00 WIB

SRTG Jual Lagi Kepemilikan di NRCA, Harga Saham dalam Tren Melemah

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) kembali mengurangi kepemilikannya di emiten konstruksi PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA).

Sebelum Kabar Pencabutan Izin Martabe, Asing Sedang Akumulasi UNTR
| Kamis, 22 Januari 2026 | 10:36 WIB

Sebelum Kabar Pencabutan Izin Martabe, Asing Sedang Akumulasi UNTR

Manajemen Agincourt menegaskan menghormati setiap keputusan pemerintah, dan tetap menjaga hak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

OJK: Sebanyak 72% Pedagang Aset Keuangan Digital Masih Rugi
| Kamis, 22 Januari 2026 | 10:30 WIB

OJK: Sebanyak 72% Pedagang Aset Keuangan Digital Masih Rugi

Mayoritas pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih menghadapi tekanan kinerja di sepanjang 2025. 

Terungkap, Alasan Indokripto (COIN) Belum Pakai Dana Hasil IPO Rp 220,58 miliar
| Kamis, 22 Januari 2026 | 10:24 WIB

Terungkap, Alasan Indokripto (COIN) Belum Pakai Dana Hasil IPO Rp 220,58 miliar

Manajemen PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) memberikan klarifikasi terkait belum digunakannya dana dana hasil IPO.

Saham COIN Rontok di Awal 2026, Fundamental dan Prospek Jangka Panjang Masih Menarik
| Kamis, 22 Januari 2026 | 08:35 WIB

Saham COIN Rontok di Awal 2026, Fundamental dan Prospek Jangka Panjang Masih Menarik

Selain bagian dari strategi sell on news oleh investor, koreksi harga COIN tak lepas dari lesunya pasar aset kripto global. 

Pesan Pasar Saat Rupiah Anjlok : Purbaya dan Pemerintah Harus Lebih Prudent
| Kamis, 22 Januari 2026 | 08:21 WIB

Pesan Pasar Saat Rupiah Anjlok : Purbaya dan Pemerintah Harus Lebih Prudent

Sejak adanya kebijakan tersebut, sumber treasury tadi menyebut, investor di Singapura menganggap Indonesia tidak prudent.

Valuasi Saham 4 Bank Besar Berpotensi Pulih pada 2026, Simak Faktor Pendorongnya
| Kamis, 22 Januari 2026 | 07:46 WIB

Valuasi Saham 4 Bank Besar Berpotensi Pulih pada 2026, Simak Faktor Pendorongnya

Pertumbuhan laba bersih perbankan akan didorong oleh perluasan volume pinjaman, optimalisasi bauran pendanaan, dan pertumbuhan fee income.

Divestasi Saham NRCA, Saratoga Investama (SRTG) Kocok Ulang Portofolio Investasi
| Kamis, 22 Januari 2026 | 07:36 WIB

Divestasi Saham NRCA, Saratoga Investama (SRTG) Kocok Ulang Portofolio Investasi

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melakukan kocok ulang portofolio investasinya di awal tahun 2026. 

Net Sell Sudah Tiga Hari Beruntun, IHSG Anjlok, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 22 Januari 2026 | 07:31 WIB

Net Sell Sudah Tiga Hari Beruntun, IHSG Anjlok, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Net sell sejak awal pekan ini, saat Prabowo mengajukan keponakannya, Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Laju Saham Properti Tertahan Suku Bunga BI
| Kamis, 22 Januari 2026 | 07:29 WIB

Laju Saham Properti Tertahan Suku Bunga BI

Usai Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga acuan 4,75% dalam RDG Rabu (21/1), mayoritas saham emiten properti mengalami penurunan.

INDEKS BERITA

Terpopuler