Mudik Lebaran Dongkrak Penjualan Astra Otoparts (AUTO)

Rabu, 18 Maret 2026 | 11:14 WIB
Mudik Lebaran Dongkrak Penjualan Astra Otoparts (AUTO)
[]
Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mengungkapkan bahwa penjualan suku cadang otomotif (sparepart) akan terdongkrak pada momentum mudik Lebaran 2026.

Executive In Charge Marketing PT Astra Otoparts Tbk, Indra Nugraha mengatakan, peningkatan penjualan suku cadang pada end user AUTO berpotensi meningkat hingga 20% saat periode mudik.

Baca Juga: Astra Otoparts (AUTO) Mencetak Rekor Laba Bersih di 2025

"Peningkatan penjualan ini biasanya terjadi baik sebelum periode mudik maupun setelah mudik. Jadi dua momentum ini adalah golden moment untuk penggantian suku cadang," ucap dia seusai pelepasan Mudik Gratis Astra Otoparts 2026 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (17/3).

Indra mengungkapkan, suku cadang yang paling banyak diminati masyarakat sebelum maupun sesudah periode mudik Lebaran adalah baterai atau aki dan pelumas atau lubricants.

Selain aki yang diperlukan untuk starter kendaraan, menurut dia, pelumas juga banyak diborong untuk penggantian oli. Lebih lanjut, produk shock absorber (peredam kejut) menjadi suku cadang yang diincar para pemudik. "Karena orang menginginkan perjalanan jauh yang lebih nyaman. Kalau shock absorber sudah tidak bagus, biasanya mereka akan ganti," imbuh Indra.

Bukan hanya itu, dia menyatakan, brake (rem) juga banyak diminati para konsumen untuk memastikan faktor keamanan saat berkendara.

Dalam memandang prospek bisnis ke depan, manajemen AUTO optimistis kinerja operasional dan keuangan mereka akan bertumbuh terlepas tantangan di sektor otomotif nasional pada tahun ini.

Pasalnya, Indra bilang, penjualan mobil yang menurun menyebabkan para pengguna mempertahankan kendaraan yang telah dimiliki. Dia menilai, hal tersebut justru menjadi angin segar bagi perusahaan suku cadang yang melayani aftermarket (purna jual) seperti AUTO.

"Di saat penjualan unit itu turun, maka secara logis teman-teman akan mempertahankan (unit) yang lama. Seiring dengan hal ini, tentunya akan ada perawatan dan penggantian suku cadang," jelas Indra.

Untuk kinerja setahun penuh 2025, manajemen AUTO belum dapat membeberkan. "Namun, overall Astra Otoparts mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik, dari sisi revenue dan bottom line," tutur Indra.

Tahun ini, Astra Otoparts untuk pertama kalinya menggelar Program Mudik Gratis 2026. Ini adalah kolaborasi antara merek produk Astra Otoparts, yakni GS Astra, KYB dan Akebono yang menghadirkan fasilitas transportasi mudik bagi para mitra bisnis dan masyarakat. Sebanyak 22 unit bus diberangkatkan dari Balai Samudera, Kelapa Gading, dengan membawa 1.000 pemudik menuju sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Net Foreign Buy di Saham ADRO Hampir Rp 500 Miliar Sebulan, Apa yang Diburu Investor?
| Minggu, 07 Juni 2026 | 15:30 WIB

Net Foreign Buy di Saham ADRO Hampir Rp 500 Miliar Sebulan, Apa yang Diburu Investor?

Mengekor pergerakan asing memang bisa menjadi opsi, asalkan dibarengi dengan kedisiplinan tingkat tinggi.

Pasar Kripto Masih Tertekan, Ini Cara Aman Mengais Cuan Saat Bitcoin Anjlok
| Minggu, 07 Juni 2026 | 14:30 WIB

Pasar Kripto Masih Tertekan, Ini Cara Aman Mengais Cuan Saat Bitcoin Anjlok

Sejak pertengahan Mei hingga awal Juni 2026, ETF Bitcoin Spot mencetak net outflow hingga US$ 4,33 miliar.​

Alarm Bahaya Mesin Ekonomi: Kelas Menengah Terus Menciut, Pesona Investasi RI Meredup
| Minggu, 07 Juni 2026 | 13:30 WIB

Alarm Bahaya Mesin Ekonomi: Kelas Menengah Terus Menciut, Pesona Investasi RI Meredup

Keuntungan bonus demografi perlahan luntur jika tak diiringi dengan lonjakan kesejahteraan masyarakat.

Likuiditas Meluber, tapi Dunia Usaha Masih Ngerem Tarik Kredit Rp 2.527 Triliun
| Minggu, 07 Juni 2026 | 12:30 WIB

Likuiditas Meluber, tapi Dunia Usaha Masih Ngerem Tarik Kredit Rp 2.527 Triliun

Jika laju pertumbuhan kredit aktual terus melambat sementara beban biaya dana tetap mahal, NIM bank bisa tertekan.

Lingkaran Setan Utang Pemerintah Mahal: Saat Rupiah Tumbang dan Bunga SBN Terbang
| Minggu, 07 Juni 2026 | 11:30 WIB

Lingkaran Setan Utang Pemerintah Mahal: Saat Rupiah Tumbang dan Bunga SBN Terbang

Yield SBN diperkirakan bakal tertahan di atas level 7% demi mengawal daya tarik aset domestik di tengah depresiasi rupiah.

Harga TBS Sempat Anjlok Akibat Ekspor Satu Pintu, Kini Diklaim Berangsur Pulih
| Minggu, 07 Juni 2026 | 10:30 WIB

Harga TBS Sempat Anjlok Akibat Ekspor Satu Pintu, Kini Diklaim Berangsur Pulih

Beban petani bertambah berat dihantam harga pupuk yang terbang tinggi dan membuat margin kian menipis.

Skandal Oknum Bank Mantap Purwokerto, Dana Pensiunan Dirampok Lewat Investasi Bodong
| Minggu, 07 Juni 2026 | 09:07 WIB

Skandal Oknum Bank Mantap Purwokerto, Dana Pensiunan Dirampok Lewat Investasi Bodong

Para korban mematok target utama untuk menempuh jalur persuasif agar dana kerugian dapat kembali utuh.

Persepsi Pasar terhadap TPIA Mulai Berubah, tapi Risiko Sahamnya Belum Hilang
| Minggu, 07 Juni 2026 | 08:52 WIB

Persepsi Pasar terhadap TPIA Mulai Berubah, tapi Risiko Sahamnya Belum Hilang

Masa depan TPIA tidak lagi tergantung pada industri petrokimia global yang masih megap-megap akibat kelebihan pasokan dari China.

Harga Bitcoin Anjlok Dalam: Siap-siap Hadapi Level Krusial Ini!
| Minggu, 07 Juni 2026 | 07:15 WIB

Harga Bitcoin Anjlok Dalam: Siap-siap Hadapi Level Krusial Ini!

Bitcoin anjlok 19% YTD, namun OJK catat jutaan akun baru dan transaksi triliunan. Cek peluang rebound dari tekanan jual saat ini.

HRTA Membayar Loyalitas Para Pekerja dengan Debu Emas
| Minggu, 07 Juni 2026 | 06:15 WIB

HRTA Membayar Loyalitas Para Pekerja dengan Debu Emas

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengolah debu di pabrik yang mengandung emas untuk membiayai puluhan pekerja berangkat wisata religi.

 
INDEKS BERITA

Terpopuler