Pelemahan Rupiah Ganjal Kelangsungan Bisnis Umrah

Selasa, 02 Juni 2026 | 04:35 WIB
Pelemahan Rupiah Ganjal Kelangsungan Bisnis Umrah
[ILUSTRASI. Pelaksanaan ibadah umrah di Masjidil Haram kini semakin nyaman dengan hadirnya fasilitas mobil listr (KONTAN/Siti Masitoh)]
Reporter: Zendy Pradana | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kecemasan melanda para pelaku usaha Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dalam beberapa waktu terakhir. Mereka memproyeksikan jumlah calon jemaah umrah pada tahun ini akan menurun sebagai imbas kenaikan harga tiket pesawat dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Ketua Bidang Humas dan Media DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Abdullah Mufid Mubarok, mengatakan situasi saat ini sangat berat bagi PPIU di Indonesia. "Tentu pelemahan nilai tukar rupiah ini berdampak pada kenaikan harga hotel dan layanan di Arab Saudi," kata dia kepada KONTAN, Senin (1/6).

Baca Juga: Aktivitas Umrah Tetap Berlanjut

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Tekanan Ganda Mengadang Unitlink Saham
| Selasa, 02 Juni 2026 | 05:35 WIB

Tekanan Ganda Mengadang Unitlink Saham

Kinerja unitlink saham akan semakin berat setelah kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin pada bulan lalu

Kredit Investasi Masih Jadi Motor Pertumbuhan
| Selasa, 02 Juni 2026 | 05:30 WIB

Kredit Investasi Masih Jadi Motor Pertumbuhan

Kredit investasi mampu tumbuh mencapai 19%, namun trennya melambat jelang akhir tahun.                   

Bankir Masih Menunggu Momentum Penuhi Ketentuan Free Float
| Selasa, 02 Juni 2026 | 05:30 WIB

Bankir Masih Menunggu Momentum Penuhi Ketentuan Free Float

Membeli saham bank saat ini bisa jadi peluang emas. Aturan free float 15% BEI akan memaksa puluhan bank melepas saham ke publik.

Mulai Hari Ini, Selasa (2/6), ERAA Eksekusi Buyback, Siapkan Dana Rp 100 Miliar
| Selasa, 02 Juni 2026 | 05:24 WIB

Mulai Hari Ini, Selasa (2/6), ERAA Eksekusi Buyback, Siapkan Dana Rp 100 Miliar

PT Erajaya Swasembada (ERAA) akan melakukan buyback saham. Temukan detail perubahan aset dan ekuitas emiten ini. 

DHE SDA Dongkrak Likuiditas Himbara
| Selasa, 02 Juni 2026 | 05:00 WIB

DHE SDA Dongkrak Likuiditas Himbara

Aturan baru DHE SDA berlaku 1 Juni, perbankan Himbara diproyeksi terima likuiditas valas. Hitungan potensi dana hingga US$2,2 miliar per bulan.

Dana Antah-Berantah
| Selasa, 02 Juni 2026 | 04:38 WIB

Dana Antah-Berantah

Ketidakjelasan status Danantara ini adalah pangkal soal yang membuat setiap jawaban hukum terasa setengah pasti.

Pelemahan Rupiah Ganjal Kelangsungan Bisnis Umrah
| Selasa, 02 Juni 2026 | 04:35 WIB

Pelemahan Rupiah Ganjal Kelangsungan Bisnis Umrah

Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dapat menyebabkan kenaikan biaya keberangkatan umrah hingga 10%

Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham di Awal Juni, Selasa (2/6)
| Selasa, 02 Juni 2026 | 04:35 WIB

Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham di Awal Juni, Selasa (2/6)

​Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 11,92% sepanjang Mei ke posisi 6.127,38. Penurunan IHSG disertai net sell asing.

Trisula International (TRIS) Bidik Kinerja Positif Tahun Ini
| Selasa, 02 Juni 2026 | 04:20 WIB

Trisula International (TRIS) Bidik Kinerja Positif Tahun Ini

Tantangan utama industri tekstil saat ini berasal dari persaingan yang semakin ketat dengan sejumlah negara produsen besar.

Pelemahan Rupiah Memperberat Ujian Multifinance
| Selasa, 02 Juni 2026 | 04:15 WIB

Pelemahan Rupiah Memperberat Ujian Multifinance

Depresiasi mata uang Garuda mengancam pertumbuhan penyaluran pembiayaan multifinance, sekaligus mengerek risiko kredit macet.

INDEKS BERITA