Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif Berlangganan Sekarang
Berita HOME

Pembangunan Pabrik Logam Tanah Jarang Terkendala Mesin dari China

Rabu, 05 Agustus 2020 | 19:14 WIB
Pembangunan Pabrik Logam Tanah Jarang Terkendala Mesin dari China

ILUSTRASI. Basis usaha PT Indonesia Mineral Tanah Jarang Industry di Tukak Sadai, Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) tersebut, telah memiliki pabrik seluas 4 hektare (ha). REUTERS/Yuriko Nakao/File Photo/File Ph

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia masih harus bersabar menanti realisasi pengembangan logam tanah jarang alias rare earth. Salah satu perusahaan yang siap mengembangkannya yakni PT Indonesia Mineral Tanah Jarang Industry, mengaku kesulitan mendatangkan mesin pengolah dari China lantaran pandemi Virus Corona (Covid-19).

Indonesia Mineral Tanah Jarang membeli mesin pengolah logam tanah jarang seharga US$ 5 juta. "Investasi memang belum besar karena kami masih akan percobaan dulu untuk mengolahnya," ungkap Jonatan Handojo, Pendiri dan Direktur PT Indonesia Mineral Tanah Jarang Industry kepada KONTAN, Rabu (5/8).

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
ATAU
Reporter: Anastasia Lilin Y
Editor: Anastasia Lilin Yuliantina
IHSG
4.945,79
2.13%
103,04
LQ45
760,32
2.75%
20,32
USD/IDR
14.951
0,01
EMAS
1.006.000
0,30%

Baca juga