Pemulihan Huruf K

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:10 WIB
Pemulihan Huruf K
[ILUSTRASI. TAJUK - Haris Hadinata (KONTAN/Indra Surya)]
Harris Hadinata | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tidak bisa dipungkiri, bila melihat data-data, ekonomi Indonesia tumbuh cukup baik. Karena mencatatkan pertumbuhan 5,29% di kuartal II-2026, total pertumbuhan ekonomi di paruh pertama tahun ini mencapai 5,45%. 

Nah, dalam beberapa kesempatan terpisah, saya bertemu dengan beberapa orang yang berada di lingkaran otoritas pembuat kebijakan makroekonomi juga pelaku yang mendorong ekonomi. Orang-orang tersebut tentu optimistis terhadap prospek ekonomi ke depan.

Menariknya, setelah pembicaraan mulai ngalor-ngidul, orang-orang tersebut sempat berucap "Yah, dalam kondisi ekonomi seperti ini" atau "Situasi ekonomi lagi begini" atau kalimat lain yang nadanya menyiratkan ekonomi sedang susah.

Jadi, sebenarnya bagaimana, sih, ekonomi saat ini? 

Di semester satu lalu, Knight Frank kembali merilis The Wealth Report, laporan yang berisi data dan insight mengenai perkembangan kekayaan dan orang superkaya dunia. Yang menarik dari laporan tahun ini, Indonesia diprediksi menjadi negara dengan pertumbuhan orang superkaya tercepat di dunia.

Di 2031, populasi ultra high net worth individual asal Indonesia diprediksi tumbuh 81,7%, tertinggi dibanding seluruh negara yang disurvei. Tidak heran, banyak bank yang rajin mengembangkan bisnis wealth management di Indonesia.

Tapi, di saat yang sama, World Bank Indonesia mencatat pekerja kelas menengah turun tajam. Menurut laporan yang dipublikasikan Juni lalu, jumlah pekerja yang memperoleh pendapatan kelas menengah telah menurun tajam, dari 14,5% pada tahun 2018 menjadi lebih dari 7% pada tahun 2025.

Data yang sangat kontradiktif dari dua lembaga ini bisa jadi sama-sama benar. Artinya, yang terjadi adalah, orang yang kaya semakin kaya, sementara yang pas-pasan jadi miskin, dan yang miskin makin miskin.

Banyak ekonom yang sudah mewanti-wanti, Indonesia berpotensi jatuh ke dalam pemulihan berbentuk huruf K (K-shaped recovery). Ini pemulihan di mana satu kelompok membaik, sedang kelompok lain bergerak turun atau tertinggal.

Jadi tidak aneh kalau belakangan ramai orang yang masuk desil 10, tapi merasa hidupnya tidak sejahtera. Bisa jadi ini karena ketimpangan yang melebar, di mana hanya sedikit orang yang benar-benar sejahtera di desil tersebut, sementara yang lain kesejahteraannya menurun. 

Kalau ini yang terjadi, artinya pembagian desil kurang pas jadi acuan untuk membuat kebijakan.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Ekonomi Sulit, Prospek Asuransi Properti Masih Berat
| Kamis, 10 September 2026 | 21:26 WIB

Ekonomi Sulit, Prospek Asuransi Properti Masih Berat

Pada semester I-2026, AAUI mencatat pendapatan premi asuransi properti tergelincir 13,6% secara tahunan menjadi hanya Rp 15,51 triliun

Redemption Berlanjut, Unit Penyertaan Reksadana Anjlok 30 Miliar Dalam 5 Bulan
| Kamis, 10 September 2026 | 15:11 WIB

Redemption Berlanjut, Unit Penyertaan Reksadana Anjlok 30 Miliar Dalam 5 Bulan

Data OJK menunjukkan, total dana kelolaan reksadana pada Agustus 2026 mencapai Rp 656,90 triliun, naik tipis dibandingkan Juli 2026.​

Kepemilikan SRBI Tembus Rekor, Porsi Dana Asing Hampir 28% dari Outstanding
| Kamis, 10 September 2026 | 13:02 WIB

Kepemilikan SRBI Tembus Rekor, Porsi Dana Asing Hampir 28% dari Outstanding

Kepemilikan investor asing pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menembus Rp 294,66 triliun pada Agustus 2026

Jelang Rebalancing GDX dan GDXJ, AMMN Diprediksi Masuk, PSAB Keluar
| Kamis, 10 September 2026 | 12:00 WIB

Jelang Rebalancing GDX dan GDXJ, AMMN Diprediksi Masuk, PSAB Keluar

Jika benar masuk, analis memperkirakan AMMN akan mendapat bobot 1,03% di Global Junior Gold Miners Index (GDXJ)​.

Dividen Melesat, Ekspansi Terhambat
| Kamis, 10 September 2026 | 10:05 WIB

Dividen Melesat, Ekspansi Terhambat

Pembagian dividen BUMN yang terus meningkat berpotensi menggerus fleksibilitas keuangan perusahaan negara

ITMG Membidik Peluang di Sektor Mineral Strategis
| Kamis, 10 September 2026 | 10:02 WIB

ITMG Membidik Peluang di Sektor Mineral Strategis

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuka peluang diversifikasi dengan memperluas portofolio ke mineral strategis.

Ketidakpastian Aturan Pajak dan Regulasi Mengganjal Laju EBT
| Kamis, 10 September 2026 | 09:12 WIB

Ketidakpastian Aturan Pajak dan Regulasi Mengganjal Laju EBT

Pemerintah mengkaji insentif baru pengganti tax holiday yang sudah habis tahun lalu, bagi pengembang energi bersih

Mayapada Hospital (SRAJ) Alokasikan Rp 1 Triliun untuk Ekspansi Layanan
| Kamis, 10 September 2026 | 09:08 WIB

Mayapada Hospital (SRAJ) Alokasikan Rp 1 Triliun untuk Ekspansi Layanan

PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) atau Mayapada Healthcare menyiapkan belanja modal (capex) sekitar Rp 1 triliun pada 2026. 

Harga Tembaga Rally Hingga Mencapai Rekor, AMMN Lebih Diuntungkan Dibanding MDKA?
| Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Tembaga Rally Hingga Mencapai Rekor, AMMN Lebih Diuntungkan Dibanding MDKA?

Potensi re-rating masih terbuka jika harga tembaga bertahan tinggi dan kemudian tercermin pada laba, cash flow, serta progres produksi.

Strategi WTON Mencari Margin Lebih Baik
| Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Strategi WTON Mencari Margin Lebih Baik

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mulai mengubah strategi untuk memperbaiki profitabilitas di tengah tekanan industri konstruksi. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler