Pengendali DEAL Jual 50 Juta Saham Dewata di Harga Rp 158 per Saham

Jumat, 10 Januari 2020 | 09:34 WIB
Pengendali DEAL Jual 50 Juta Saham Dewata di Harga Rp 158 per Saham
[ILUSTRASI. Jajaran Direksi dan Komisaris PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta (15/05/2019). KONTAN/Harry Muthahhari]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bimada Paramita Adhyana menjual 50 juta saham PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) pada Kamis (09/01).

Transaksi tersebut membuat kepemilikan perusahaan tersebut atas DEAL berkurang 4,45% menjadi tinggal 67,44%.

Meski demikian transaksi tersebut tidak mengubah posisi Bimada Paramita sebagai pemegang saham pengendali DEAL.

Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia pada Jumat dinihari (10/01), Direktur PT Dewata Freightinternational Tbk Nur Hasanah tidak menyebutkan pada harga berapa transaksi itu digelar.

Baca Juga: Garap Enam Proyek Baru, Dewata Freightinternational (DEAL) Bidik Pertumbuhan 100%

Pun tidak ada informasi soal identitas pembeli saham DEAL dalam transaksi tersebut.

Namun, berdasar data transaksi harian, kemarin berlangsung dua transaksi di pasar negosiasi.

Transaksi pertama sebanyak 50 juta saham dengan harga Rp 158 per saham senilai total Rp 7,9 miliar.

Erdhika Elit Sekuritas bertindak sebagai broker penjual dan Semesta Indovest sebagai perantara pembeli.

Transaksi kedua juga di harga Rp 158 per saham, namun dengan volume sebanyak 45 juta unit.

Baca Juga: Volume transaksi bursa merosot 47%, makin banyak saham bergerak di luar kebiasaan

Pada transaksi senilai RP 7,1 miliar tersebut, giliran Semesta Indovest yang menjadi perantara penjual saham DEAL.

Pembelinya menggunakan jasa broker Minna Padi Investama.

Tidak ada penjelasan soal alasan penjualan saham oleh Bimada Paramita.

Yang jelas, harga jual Rp 158 per saham itu jauh di bawah harga pasar DEAL hari itu yang ada rata-rata di Rp 186,4 per saham.

Bagikan

Berita Terbaru

Ekspor Perikanan Indonesia Turun
| Rabu, 18 Maret 2026 | 04:00 WIB

Ekspor Perikanan Indonesia Turun

Volume ekspor perikanan Indonesia periode hingga tengah Maret 2026 anjlok 41,35%, berimbas koreksi nilai ekspor 21,71% secara tahunan.

Merger BUMN Logistik Tuntas Semester Satu
| Rabu, 18 Maret 2026 | 04:00 WIB

Merger BUMN Logistik Tuntas Semester Satu

Keberhasilan restrukturisasi BUMN oleh Badan Pengelola Investasi Danantara tak diukur dari berkurangnya entitas bisnis.

Pasar Ngacir, Leasing Masih Pikir-Pikir
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45 WIB

Pasar Ngacir, Leasing Masih Pikir-Pikir

Kondisi ekonomi yang masih diliputi ketidakpastian, menahan perusahaan leasing untuk menggeber pembiayaan.

Lebih 25.000 Pekerja Masih Belum Terima THR Lebaran
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:35 WIB

Lebih 25.000 Pekerja Masih Belum Terima THR Lebaran

Kemenaker akan menindaklanjuti aduan terkait ketidakpatuhan perusahaan dalam memberikan THR kepada para pekerja.

 Ekspatriat Hanya Bisa Menjabat Posisi Strategis di Bank Maksimal 5 Tahun
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:25 WIB

Ekspatriat Hanya Bisa Menjabat Posisi Strategis di Bank Maksimal 5 Tahun

​OJK pangkas masa kerja TKA perbankan jadi 5 tahun, paksa percepatan alih pengetahuan dan buka jalan talenta lokal naik kelas.

Laju Pertumbuhan Kredit Mulai Melambat
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:20 WIB

Laju Pertumbuhan Kredit Mulai Melambat

​Kredit perbankan kembali melambat di awal 2026—permintaan seret meski likuiditas longgar, sinyal ekonomi masih tertahan.

Serba Sulit
| Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13 WIB

Serba Sulit

Ruang fiskal terbatas karena anggaran terkunci untuk program prioritas pemerintah seperti makan bergizi gratis yang memakan anggaran besar.

Platform E-Wallet Siap Panen Transaksi Saat Idulfitri
| Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50 WIB

Platform E-Wallet Siap Panen Transaksi Saat Idulfitri

Sejumlah platform dompet digital ikut menuai berkah dengan membukukan kenaikan transaksi via QRIS menjelang lebaran.

Lautan Luas (LTLS) Memperluas Lini Bahan Pangan
| Rabu, 18 Maret 2026 | 02:30 WIB

Lautan Luas (LTLS) Memperluas Lini Bahan Pangan

Untuk mencapai target, rencana ekspansi dan pengembangan bisnis LTLS antara lain segmen bahan makanan (food ingredients) dan pengolahan air.

Ekosistem Pembiayaan yang Terintegrasi
| Rabu, 18 Maret 2026 | 02:22 WIB

Ekosistem Pembiayaan yang Terintegrasi

Keberanian sebuah bangsa tak diukur dari banyaknya kebijakan yang dibuat, tetapi dari kemampuannya membangun sistem yang bertahan lintas generasi.

INDEKS BERITA

Terpopuler