Penjualan Mobil Tergelincir, Saham ASII, AUTO, dan DRMA Bakal Ikut Terseret?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan roda empat pada Mei 2026 terjerembap dibandingkan bulan sebelumnya, kendati volume penjualan secara tahunan sejatinya masih mencatatkan kenaikan. Penurunan ini merupakan imbas dari tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sekaligus tersandera oleh kepastian insentif kendaraan listrik yang masih buram.
Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil secara wholesales (pabrik ke diler) sepanjang Mei 2026 tercatat sebanyak 69.219 unit. Angka ini melesat 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 60.697 unit. Kendati demikian, secara bulanan (month on month), realisasi penjualan justru terkoreksi tajam -14,3% akibat pukulan ganda dari faktor makroekonomi dan kebijakan regulasi.
