Berita Bisnis

Serapan Pasar yang Lemah dan Koreksi Harga Proyek Lama Menekan Penjualan TOD Baru

Selasa, 10 November 2020 | 14:53 WIB
Serapan Pasar yang Lemah dan Koreksi Harga Proyek Lama Menekan Penjualan TOD Baru

ILUSTRASI. Sejumlah pengembang proyek TOD mencatatkan marketing sales yang tidak optimal karena serapan proyek baru masih lemah sedangkan proyek lama koreksi harga. KONTAN/Baihaki

Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penurunan pasar properti akibat pandemi Virus Corona (Covid-19) juga terjadi pada segmen hunian berbasis moda transportasi atau transit oriented development (TOD). Selain serapan pasar proyek baru yang masih lemah, tantangan lain datang dari proyek secondary yang dijual dengan harga lebih miring.

Hingga kuartal III 2020, realisasi penjualan proyek TOD di South Quarter, Intiland Tower dan Kebon Melati besutan PT Intiland Development Tbk (DILD) masih mini. Meski tidak mengungkapkan besaran nilai, manajemen perusahaan meyakini penyebabnya adalah Covid-19.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru