Penyaluran Minyak Goreng Digeber Maret ini

Senin, 06 Maret 2023 | 07:00 WIB
Penyaluran Minyak Goreng Digeber Maret ini
[]
Reporter: Lailatul Anisah, Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mulai memetakan wilayah pendistribusian minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan berlabel Minyakita. Upaya itu dilakukan untuk mengamankan pasokan minyak goreng di pasaran agar merata di seluruh daerah.

"Langkah itu juga dilakukan untuk menstabilkan harga Minyakita di pasaran," kata Maino Dwi Hartono, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada KONTAN, kemarin.

Berdasarkan pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga minyak goreng curah per 3 Maret di level Rp 15.550 per liter. Sementara Minyakita di kisaran Rp 15.000 per liter.

Agar harga bisa turun, penyaluran Minyakita jelang puasa akan lebih dimasifkan. Bapanas telah menugaskan BUMN pangan ID Food dan Bulog untuk mempercepat penyaluran Minyakita. Saat ini, kedua BUMN pangan itu sudah mulai menyalurkan Minyakita yang diproduksi sembilan perusahaan.

Namun, Bapanas mengaku belum tahu pasti berapa jumlah yang sudah terdistribusikan. "Kesepakatannya akan dimulai Maret, dari rapat terakhir beberapa pabrik perusahaan itu sudah mulai menyalurkan sebagian lewat Bulog dan ID Food," kata Maino.

Baca Juga: Bapanas: Harga Bahan Pangan Cukup Terkendali

ID Food sendiri sudah menyalurkan sebanyak 12.049.152 liter minyak goreng  curah rakyat (MGCR) buat memenuhi kebutuhan puasa dan Lebaran. "Itu (pasokan minyak goreng curah) sampai dengan 3 Maret 2023 melalui anggota holding," ujar Maino.

Pasokan minyak goreng  sebanyak itu dipenuhi oleh tiga perusahaan yang bermitra dengan ID Food. Ketiganya adalah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan total penyaluran 1 juta liter. Kemudian PT Rajawali Nusindo sebanyak 10 juta liter, dan PT GIEB Indonesia sebanyak 917.533 liter minyak goreng curah.

Sebelumnya, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan bersama produsen minyak goreng bersama dengan ID Food dan Perum Bulog untuk membahas komitmen penyaluran Minyakita jelang puasa dan Lebaran.

Pertemuan itu menghasilkan komitmen dari sembilan perusahaan untuk menyalurkan minyak goreng ke BUMN pangan sebanyak 29 juta liter per bulan. Komitmen itu terdiri dari 18 juta liter minyak goreng curah dan 11 juta liter  minyak goreng kemasan.

Bagikan

Berita Terbaru

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI
| Minggu, 30 November 2025 | 16:45 WIB

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI

Perbankan di Indonesia meningkatkan kepemilikan SRBI hingga Rp 601,9 T pada Okt 2025, akibat lesunya permintaan kredit korporasi. 

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional
| Minggu, 30 November 2025 | 06:35 WIB

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional

Harga beras kembali menjadi sorotan. Hukum pasar tak berlaku. Saat produksi beras nasional surplus hampir 4 juta ton tah

 
Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis
| Minggu, 30 November 2025 | 06:31 WIB

Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis

Gaya hidup praktis dan murah makin digemari masyarakat. Hal ini menjadi peluang bisnis bagi pengusaha binatu atau laundry koin.

 
Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau
| Minggu, 30 November 2025 | 06:30 WIB

Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau

IWIP ingin menjadikan Kawasan Industri Weda Bay sebagai pusat industri hijau terintegrasi. Simak strateginya.​

Efek Kemilau Emas
| Minggu, 30 November 2025 | 06:27 WIB

Efek Kemilau Emas

​Lonjakan harga emas yang terjadi belakangan membuat banyak orang harus bersaing mendapatkan emas batangan.

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia
| Minggu, 30 November 2025 | 06:15 WIB

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia

Bank asing melihat peluang besar dari kelas menengah produktif Indonesia yang semakin melek investasi. 

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal
| Minggu, 30 November 2025 | 06:00 WIB

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal

Pemerintah sedang gencar memberantas tambang ilegal. Dan, ada ribuan penambangan tanpa izin. Kenapa sulit diberantas?

Kepemilikan SBN: Asing Cabut, Bank Menyokong Pasar Obligasi
| Minggu, 30 November 2025 | 05:55 WIB

Kepemilikan SBN: Asing Cabut, Bank Menyokong Pasar Obligasi

Dana asing keluar dari SBN hingga November 2025. Bank, reksadana, dan asuransi justru tingkatkan kepemilikan. 

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre
| Sabtu, 29 November 2025 | 19:56 WIB

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre

Pelajari saham-saham IPO BEI 2025 yang menguat signifikan seperti COIN (3.470%) dan RATU. Intip potensi RLCO dan Super Bank (SUPA).

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia
| Sabtu, 29 November 2025 | 16:50 WIB

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia

Tity Antonius Auwyang, insinyur sipil, sukses membangun Sony Trading Australia, mendistribusikan ribuan produk Indonesia ke pasar Australia.

INDEKS BERITA

Terpopuler