Berita Bisnis

Penyidikan Taspen Life Dipicu Produk KPD Beraset Dasar MTN Senilai Rp 150 Miliar

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:35 WIB
Penyidikan Taspen Life Dipicu Produk KPD Beraset Dasar MTN Senilai Rp 150 Miliar

ILUSTRASI. Stan perusahaan asuransi jiwa TASPEN LIFE saat pameran pasar keuangan rakyat di Jakarta (21/12/2014). KONTAN/Daniel Prabowo/21/12/2014

Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono triatmojo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gara-gara persoalan penempatan investasi pada produk kontrak pengelolaan dana (KPD) di PT Emco Asset Management, PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) harus berurusan dengan aparat Kejaksaan Agung. Produk KPD yang dikelola Emco sebagai manajer investasi, berisikan aset dasar berupa medium term note (MTN) yang diterbitkan PT Prioritas Raditya Multifinance.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak lewat siaran pers, Rabu (12/1), menyebut ada dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana investasi di tubuh anak usaha PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) pada periode 2017-2020. Guna menangani perkara ini, maka Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) pada 4 Januari 2022.
 
Sprindik ditandatangani oleh Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, dengan nomor Print-01/F.2/Fd.2/01/2022 tanggal 04 Januari 2022.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru