KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pupuk subsidi selama beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik karena menuai banyak masalah. Masalah itu mulai dari data yang tidak akurat, hingga lemahnya tata kelola penyaluran pupuk subsidi.
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin menilai, sumber masalah pupuk bersubsidi ini adalah terkait data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang banyak dimanipulasi tahun 2021 lalu, padahal sudah menggunakan sistem elektronik atau e-RDKK
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.